Kamis, 11 Desember 2025

Gagal Literasi, 15 Siswa SMK Giri Pendawa Kena Mental Saat Hadiri Diklat Bela Negara

Tabanan, 11 Desember 2025 — Sebanyak 15 siswa SMK Giri Pendawa—terdiri dari 9 siswa putra dan 6 siswa putri—mengalami kekecewaan setelah kegiatan Diklat Bela Negara yang seharusnya dilaksanakan pada 11–13 Desember 2025 di Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, dinyatakan dibatalkan mendadak.

Keberangkatan para siswa tersebut merupakan tindak lanjut surat DPD RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, M. Wedasteraputra Suyasa, Nomor 01102024/-B.66/DPD.MPR.RI/Bali/X/2025 tanggal 5 Desember 2025, terkait pelaksanaan Program Bela Negara bekerja sama DPD RI dengan TNI AD.

Rombongan dipimpin oleh Waka Kesiswaan, I Made Agus Suciarta, didampingi I Gede Arta Sunyana, berangkat menggunakan bus elf pada pukul 06.30 Wita setelah dilepas langsung oleh Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta di depan lobi sekolah.

Namun setibanya di Rindam sekitar pukul 10.00 Wita, mereka diterima Koordinator Diklat Bela Negara, Kowirul, yang menyampaikan bahwa kegiatan hari itu dibatalkan karena senator AWK berhalangan hadir. Ia menegaskan kegiatan akan dijadwalkan ulang pada 19–21 Desember 2025.

“Pembatalan ini sudah saya share di grup. Saya kira semua anggota sudah membaca,” ujar Kowirul. Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya Pak Agus menyampaikan rencana pembayaran pada hari ini, dan ia mengira kedatangan rombongan adalah hanya untuk keperluan tersebut,pungkasnya.

Saat dihubungi melalui telepon, Pak Agus mengakui kekecewaannya karena dirinya tidak membaca pesan pembatalan tersebut.

Akibat kelalaian itu, rombongan mengalami kerugian sekitar Rp 2 jutaan, terdiri dari biaya sewa bus sekitar Rp 1,4 juta dan konsumsi, serta biaya lainnya.

“Itulah pentingnya literasi,” ujar Pak Agus sambil tertawa kecut.

Rombongan siswa tiba kembali di sekolah pada pukul 15.16 Wita. Beberapa siswa mengalami pusing hingga muntah setelah perjalanan panjang tersebut.

Mendengar hal tersebut, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kelalaian tidak membaca pesan sejak kemarin akibat kesibukan persembahyangan keliling, Kepala SMK Giri Pendawa langsung menyampaikan bahwa kerugian tersebut akan ditanggung secara pribadi.

Salah satu siswa menanggapi keputusan itu dengan mengatakan,“Beliau menunjukkan figur pemimpin yang bertanggung jawab. Lupa itu manusiawi, tapi beliau luar biasa karena mau bertanggung jawab.”bisiknya diacungi jempol oleh siswa lainnya (manixs).

Pelepasan siswa menuju Rindam oleh Kepala Sekolah

Kemacetan di jalan menuju Kediri

 
Wajah Ceria menuju lokasi

Mendengar pembatalan setelah di lokasi
Perjalanan Pulang

Nyampe Sekolah (belum tempur sudah ngutah,ha ha ha)



Chet Kepala Sekolah di WA Group sekolah,sebagai tanggungjawab moral 
sebagai seorang pemimpin sejati.






Senin, 08 Desember 2025

DIKLAT BELA NEGARA DAN KANTIN MENJADI SOROTAN DALAM RAPAT AKHIR SEMESTER GANJIL SMK GIRI PENDAWA.

Gatra Humas,09 Desember 2025,Bertempat di ruang guru, pada Selasa 09 Desember 2025 mulai pukul 10.30 Wita, SMK Giri Pendawa melaksanakan Rapat Rutin dan Penetapan Nilai Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026. Rapat dibuka oleh Waka Humas I Wayan Suiji, yang menyampaikan bahwa perte-muan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi program rutin, penetapan nilai, serta membahas beberapa program dadakan.

Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, dalam arahannya menyampaikan puji syukur atas kelancaran program selama semester ini. Beliau mengapresiasi kerja sama guru dan pegawai, serta mengajak seluruh pihak untuk terus mengevaluasi kekurangan demi perbaikan ke depan. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan penerimaan guru baru Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali hasil rekrutmen yayasan.

Agenda pokok mengenai penetapan nilai disampaikan oleh Waka Kurikulum GNR Mataram. Ia menekankan agar pemberian nilai menyesuaikan standar semester sebelumnya, dengan harapan adanya peningkatan khususnya pada mata pelajaran produktif. Program lain tetap mengikuti rencana kerja yang telah disusun.

Waka Humas memaparkan perkembangan kegiatan familiarisasi yang laporannya belum tuntas serta menjelaskan kronologi dua siswa yang bermasalah akibat sering berpindah tempat training. Isu terkait siswa yang tidak mengikuti training namun memperoleh sertifikat juga dibahas. Permasalahan tersebut telah ditangani oleh Koordinator PKL bersama tim PKL, kesiswaan, dan kepala sekolah, dengan keputusan memberikan kesempatan bagi siswa terkait untuk memperbaiki proses PKLnya.

Waka Kesiswaan I Md. Agus Suciarta menyampaikan adanya program dadakan berupa pembangunan kantin sekolah yang diinisiasi bersama Waka Sarpras sebagai bentuk kegiatan kewirausahaan OSIS. Selain itu, sekolah berencana mengirim 15 siswa mengikuti kegiatan Bela Negara selama tiga hari di Rindam Dodiklat Kediri, Tabanan, dengan biaya Rp500.000 per siswa ditambah pembelian peralatan dan biaya transportasi antar jemput siswa diperkirakan menelan biaya 10 juta lebih yang bersumber dari kas yayasan. Peserta terdiri dari siswa bermasalah maupun anggota OSIS yang berminat,diharapkan dikirim siswa yang mampu mentransfer pengetahuan yang didapat selama diklat.

Waka Sarpras GNR Adi Sandi Putra menginformasikan perkembangan terkait mobiler dan penempatannya, termasuk bantuan Smart TV yang akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.

Kaprodi Perhotelan Dewa Pt. Suaba melaporkan persiapan PKL kedepan serta rencana orientasi siswa kelas XI pada Januari mendatang untuk persiapan PKL di kelas XII nanti. Sementara itu, pelaksanaan UKKS dan UKKN direncanakan berlangsung pada bulan Februari 2026 yang akan datang.

Dalam sesi tanya jawab, dibahas mengenai kelengkapan nilai dari masing-masing wali kelas. Terdapat tiga wali kelas yang belum siap menyampaikan nilai sehingga kepala sekolah menetapkan nilai dengan catatan ketiga kelas tersebut harus segera menuntaskan pengisian nilai.

Masalah lain yang mendapat perhatian adalah ketidakhadiran siswa yang mencapai hingga 49 kali. Siswa dengan jumlah ketidakhadiran melebihi standar akan dipanggil bersama orang tua atau walinya, termasuk siswa yang menunggak kewajiban.

Pengelola koperasi sekolah juga mempertanyakan mekanisme pengelolaan kantin kepada pihak inisiator,karena diminta memberikan teknis pengelolaan kantin oleh kepala sekolah, agar program kantin dapat menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang baik bagi siswa. Semua pengelolaan diharapkan mengikuti prinsip manajemen kewirausahaan serta dalam membina OSIS tetap mengacu pada Permendikbud No. 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan sebagai dasar pembinaan OSIS,pungkasnya.(Manixs).

                        Beberapa dokumen rapat




 
Kepala sekolah Km.Sumarta...sebenarnya saya tidak dapat menetapkan nilai,karena 3 wali tidak hadir dan belum tuntas tugasnya,karena itu  nilai saya tetapkan namun nilai yang belum selesai untuk segera ditindak lanjuti,terimakasih.




Selasa, 02 Desember 2025

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah SMK Giri Pendawa Tahun 2025.

Gatra Humas,2 Desember 2025— SMK Giri Pendawa hari ini melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun 2025 dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali. Acara berlangsung di Laboratorium Restoran sekolah dimulai pada pukul 08.30 WITA.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Penilai yang dipimpin oleh Ida Bagus Widiasa Keniten, serta jajaran undangan lainnya seperti Ketua Komite Jro Kt Sutawa, Sekretaris Yayasan Gusti Ngurah Mataram, para wakil kepala sekolah, ketua program keahlian, guru-guru, staf tata usaha, orang tua siswa, dan perwakilan siswa.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah, I Komang Sumarta, yang memaparkan tentang profil sekolah, berbagai kemajuan yang dicapai, serta hambatan dan tantangan yang masih dihadapi SMK Giri Pendawa dalam pengembangan mutu pendidikan dan kompetensi peserta didik.

Dalam sambutannya, Ida Bagus Widiasa Keniten menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan melalui wawancara dengan berbagai pihak, mulai dari ketua komite, pihak yayasan, guru, siswa, hingga staf tata usaha untuk sinkrunisasi data. Diakhir penilaian Keniten menyampaikan beberapa poin penting sebagai bahan refleksi untuk peningkatan mutu sekolah.

Beberapa saran yang disampaikan antara lain:

Pengembangan kompetensi tenaga pendidik,agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.

Peningkatan keterampilan berbahasa asing bagi siswa, terutama dalam kemampuan komunikasi lisan sebagai kebutuhan dasar di dunia pariwisata.

Penyempurnaan laporan keuangan setiap kegiatan agar lebih cepat disusun setelah kegiatan selesai.

Program magang guru ke Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) untuk meningkatkan keterampilan praktis sehingga proses pembelajaran dan kompetensi siswa selaras dengan perkembangan industri pariwisata.

Menurut IB Keniten, masukan ini diharapkan dapat memperkuat arah pengembangan sekolah ke depan. “Guru-guru di sini perlu dimagangkan ke DU/DI agar skill-nya meningkat sehingga pembelajaran dan kompetensi siswa dapat mengikuti perkembangan pariwisata,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah ini ditutup pada pukul 11.40 WITA, dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme dari seluruh peserta.(mangsu).




Beberapa dokumentasi saat Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)
SMK Giri Pendawa 021225.(doc.Ngoerah Sandhi)