Kamis, 24 November 2022

GURU BERINOVASI WUJUDKAN MERDEKA BELAJAR

Kurikulum Merdeka Belajar yang digaungkan pemerintah melalui Kementerian Dikbud Ristek RI tiga tahun lalu,tampaknya belum terwujud sepenuhnya dari tujuan.Untuk itu peran serta dari berbagai kalangan dari dunia pendidikan khususnya guru sangat diharapkan. Berbagai program pendukung Merdeka Belajar sudah diluncurkan seperti Flatform Merdeka Mengajar astungkara sudah diikuti oleh lebih dari1,6 juta guru yang mau mencoba hal-hal baru,yang tidak takut untuk berinovasi,yang sadar dan paham bahwa sudah tiba waktunya untuk bertransformasi.

Tidak kalah pentingnya program Guru Penggerak yang bertujuan untuk menghasilkan generasi baru kepemimpinan pendidikan di Indonesia,mereka adalah guru yang menomorsatukan murid dalam setiap keputusannya,yang mampu menjadi mentor bagi guru guru lainnya dan berani melakukan terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya.  Sekarang sudah 5.000 guru penggerak yang diharapkan dapat mendorong inovasi di dunia pendidikan menuju Indonesia maju.

Demikian halnya dengan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam prajabatan berorientasi pada praktik pengalaman lapangan,mengedepankan metode inkuiri dan membiasakan guru melakukan refleksi. Inovasi lainnya adalah perkuliahan PPG jauh lebih terintegrasi dengan sekolah,kampus dan masyarakat melalui sistem digital. Semua ini bertujuan untuk melahirkan para pendidik sejati yang profesional dan adaptif,yang terus memprioritaskan kebutuhan peserta didik dan yang selalu bersemangat untuk berkolaborasi dalam berinovasi. Seklumit sambutan mendikbudristek tersebut dibacakan oleh I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd Kepala SMK Giri Pendawa ,selaku pembina dalam upacara bendera memperingati hari guru ke 77 di lapangan upacara tadi pagi.

Sumarta yang juga Klian Pura Dalem Kupa menyampaikan bahwa dalam rangka peringatan hari guru tahun ini juga diselenggarakan pemilihan guru paporit oleh para siswa sehingga diserahkan piagam dan apresiasi berdasarkan Surat Keputusan Kepala SMK Giri Pendawa No.:421.3/054/SMK.GP/XI/2022, tanggal 25 November 2022, yang berhasil dipilih oleh siswa sebagai guru paporit adalah :

1.Putu Darma Suci,S.Pd

2.I Made Agus Suciarta,S.Pd

3.I Gusti Ngurah Wirya Sudewa,SS.

4.I Gusti Ngurah Adi Sandi Putra,SE

5.Luh Eka Mega Suryani,S.Pd

Usai upacara dan penyerahan penghargaan,segenap siswa yang hadir menyampaikan ucapan selamat hari guru kepada para pendidiknya.

Sementara itu dalam agenda lanjutan bertempat di restaurant giri langon kepala sekolah didampingi waka humas mengadakan rapat dengar pendapat dengan orang tua siswa yang nunggak kewajiban pembayaran uang sekolah anaknya, yang berdasarkan data petugas ada yang sama sekali belum membayar sejak kelasX,sehingga tunggakannya cukup besar. Mengkordinasikan masalah tersebut bagian humas memanggil orang tua siswa yang hadir sekitar 45 %,ini berarti kesadaran dan tanggungjawab orang tua siswa terhadap pemenuhan kewajibannya relatif masih rendah,berbagai alasan dikemukakan namun sekolah tetap memberi toleransi sebagai rasa kemanusiaan.Memang ada beberapa menyampaikan alasan bahkan seorang ibu sampai menangis menceritakan kisah hidupnya yang ditinggal suami sehingga ia seorang diri mengurus anaknya,pihak sekolah berharap agar keadaannya disampaikan kepada klian diansnya untuk dibantu memperoleh KIP/KIS agar anaknya dibantu oleh pemerintah dalam melanjutkan pendidikannya.(by.Manixs).

 

I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd Kepala SMK Giri Pendawa selaku pembina upacara 
membacakan sambutan Mendikbudristek  paada hari guru ke 77 tahun 2022.
Penyerahan penghargaan guru paporit pilihan siswa
 
Guru-guru Penerima penghargaan bersama Kepala Sekolah
Guru-guru menerima ucapan selamat hari guru dari siswa
Foto bersama para guru dalam hari Guru ke 77
Kepala Sekolah rapat dengar pendapat dengan orang tua siswa yang nunggak uang komite












Selasa, 15 November 2022

RAPAT PENYAMAAN PERSEPSI DALAM BIMBINGAN PEMBUATAN LAPORAN PRAKERIN

Prakerin adalah kegiatan praktek kerja industri yang wajib dilakukan oleh anak-anak SMK Giri Pendawa sebagai persyaratan kelulusan mereka dalam menyelesaikan pendidikannya. Kegiatan prakerin dianggap selesai apabila sudah membuat laporan dan diujikan oleh tim pengujinya. Dalam pembuatan laporan,sis-wa dibimbing oleh guru pembimbing sesua Buku pedoman Praktek Kerja Industri yang dikeluarkan oleh SMK Giri Pendawa melalui Wakasek Humas, namun berdasarkan pengalaman,kami selaku tim penguji banyak menemukan laporan yang dibuat siswa berbeda dari pedoman  yang ada,pembimbing kadang membimbing tidak berdasarkan acuan yang diberikan,untuk itu hari ini mari kita samakan persepsi agar laporan Prakerin SMK Giri Pendawa memiliki standar yang sama,hal tersebut diungkapkan oleh I Gst.Ngurah Adi Sandi Putra ,SE ketua prakerin SMK Giri Pendawa tahun 2022/2023,dalam acara Rapar Penyamaan Persepsi dalam Bimbingan Pembuatan Laporan.

Rapat yang dibuka oleh KepalaSMK Giri Pendawa yang diwakili Wakasek Humas Drs.I Wayan Suiji, menyampaikan apresiasinya kepada ketua prakerin yang telah menginisiasi sehingga acara ini bisa terlaksana. Pedoman dan atau petunjuk teknis prakerin khususnya tentang pembuatan laporan sudah kami berikan ,sayangnya banyak teman-teman pembimbing tidak mempedomaninya,sehingga hasilnya berbeda-beda terutama di Bab III tidak menguraikan secara detil kegiatan yang dilakukan siswa selama melaksanakan prakerin di lapangan,juga tentang bukti-bukti pendukung lainnya banyak yang melakukan copy paste. Mulai hari ini mari kita sepakati laporan yang standar sekolah kejuruan yang memiliki spesifikasi tersendiri untuk diterapkan agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi. Yang kita utamakan proses pelaksanaan kegiatan selama di lapangan agar tercermin dan tersaji dengan baik, ungkap wakasek humas.

Usai penyajian dan model pelaporan yang disajikan oleh ketua panitia,setelah pemaparan dan diskusi maka disepakati bentuk laporan yang terdahulu disempurnakan dan diharapkan kepada guru-guru pembimbing mengikuti pedoman penyusunan laporan yang dikeluarkan oleh panitia.(manixs)

 

Senin, 31 Oktober 2022

BERSATU DALAM BINGKAI PERINGATAN SUMPAH PEMUDA

Nuansa kesederhanaan namun tetap bersatu bertekad membangun SMK Giri Pendawa itulah yang tercermin dalam wajah-wajah warga Giri Pendawa dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda yang ke 94,Jumat 28 Oktober 2022,kemarin.

Hari Sumpah Pemuda yang dirangkai dengan Bulan Bahasa dilaksanakan dengan berbagai kegiatan,diawali dengan persembahyangan bersama pada saat pembukaan,dilanjutkan dengan kerja bakti,penataan taman dan lomba-lomba .

Pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94 dilaksanakan upacara bendera dengan pembinanya Drs.I Wayan Suiji Wakasek Humas SMK Giri Pendawa. Suiji dalam amanatnya membacakan sambutan Menpora RI yang pada initinya mengucapkan puji syukur  ke hadirat  Tuhan Yang Maha Kuasa, atas rahmat dan karunia-Nya, bahwa pada hari ini 28 Oktober 2022 kita bersama memperingati  hari sumpah pemuda yang Ke-94, dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa”. Peringatan hari sumpah pemuda adalah upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 memberikan pelajaran kepada kita bagaimana menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama, ras dan kultur, serta berbagai kepentingan menjadi kekuatan, bukan sebagai faktor yang melemahkan.

Sejarah telah menjelaskan bahwa, pilihan pemuda waktu itu telah menjadi tonggak kuat menuju kemerdekaan.

Peran pemuda dalam memelopori membangun visi kebangsaan dengan Sumpah Pemuda 1928 yang diikuti dengan rangkaian pergerakan-pergerakannya telah mengantarkan kepada proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Peran pemuda telah tercatat dengan tinta emas sepanjang masa.

Saudara-saudara sekalian, peringatan hari sumpah pemudaini selalu memilik arti penting karena ancaman-ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu ada bersamaan dengan cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia.

Tema peringatan  hari sumpah pemuda saat ini adalah “Bersatu Bangun Bangsa”.

Tema ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan, dengan ketangguhan dan persatuan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia.

Tema ini menjadi pengejawantahan nilai agung Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian dan yang akan datang.

Inilah yang menjadi tekad kita untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan mewujudkan cita-cita pada saat ini dan sepanjang masa.

Semangat untuk selalu bersungguh-sungguh membangun Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur secara dinamis sesuai konteks lingkungan strategis yang selalu berubah.

Pemuda hari ini adalah tokoh-tokoh yang akan berperan pada masa yang akan datang.

Apa yang dilakukan oleh pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Mandat pemuda saat ini adalah menjadikan nilai-nilai persatuan di atas segala-galanya. Memandang keberagaman sebagai anugerah yang berharga untuk dirangkai menjadi kekuatan yang luar biasa menggapai kejayaan Indonesia.

Pemuda bukan hanya menjadi pelaku penting membangun ketangguhan bangsa dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, tetapi juga menjadi tulang punggung untuk kejayaan bangsa sepanjang masa.

Saudara-saudara sekalian, pembentukan ketangguhan bangsa melalui pembentukan karakter mulia dan pengembangan kompetensi dalam berbagai ranah keahlian dan dipadukan dengan senantiasa mengasah kreativitas dan inovasi adalah pekerjaan utama yang tidak boleh diabaikan oleh para pemuda Indonesia.

Hanya bangsa yang tangguh yang mampu menjaga eksistensi bangsa dan memenangkan persaingan dalam kancah global yang semakin keras.

Jika kita melihat kondisi pemuda Indonesia saat ini, maka terdapat optimisme yang penuh harapan, di samping masih terdapat beberapa tantangan yang tidak ringan.

Kita patut bersyukur, melihat pemuda Indonesia telah menunjukan banyak capaian prestasi di berbagai bidang yang membanggakan, baik pada level
nasional maupun pada level internasional.

Hal ini menjadi modal untuk membangun keunggulan Indonesia di masa yang akan datang, namun kita juga khawatir bahwa pemuda Indonesia masih menghadapi ancaman pengangguran dan keterpurukan dalam tindakan destruktif yang tidak menguntungkan.

Terhadap situasi tersebut, maka upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda menjadi kreatif, inovatif, kolaboratif dan mandiri serta berkarakter mulia perlu dikembangkan, agar pemuda dapat menghadapi situasi yang tidak menguntungkan dan mampu mencapai prestasi tinggi.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, bermula dari Titik Nol Ibu Kota Nusantara, kami mengajak seluruh elemen bangsa menghimpun kekuatan dan semangat untuk bergerak, mendorong pemuda Indonesia untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada demi membangun kejayaan sepanjang masa.

Kerja-kerja kolaboratif antar pihak perlu dikembangkan, karena upaya pembangunan pemuda tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau parsial. Pembangunan kepemudaan membutuhkan orkestrasi yang sinkron dan harmoni.

Saudara-saudara sekalian, akhirnya, marilah kita jadikan momentum peringatan hari sumpah pemuda yang Ke-94 ini sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kita bersama membangun bangsa.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita bersama untuk mampu membangun persatuan bangsa dan menggapai cita-cita kejayaan Indonesia.

Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, om santi santi om
ttd

Menpora

ZAINUDIN AMALI

Usai membacakan sambutan menpora Suiji menegaskan bahwa melalui tema tersebut mari kita segenap elemen sekolah bersatu membangun sekolah kita dengan menghimpun kekuatan dan semangat untuk bergerak, mendorong kalian sebagai pemuda Indonesia untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada demi membangun kejayaan Giri Pendawa sepanjang masa.

Kerja-kerja kolaboratif antar pihak perlu dikembangkan, dalam upaya pembangunan pemuda tidak bisa dilakukan secara  parsial ,tapi membutuhkan kerja keras dan komperhensif dari berbagai stake holder terkait.Bagi kalian anak-anak SMK Giri Pendawa harus bersatu menghadapi tantangan kedepan karena Ancaman,Gangguan,Hambatan dan Tanrangan semakin kuat melanda kehidupan kalian,lebih-lebih diprediksi resesi ekonomi dunia akan semakin nyata,banyak Negara maju yang tumbang akibat keterbatasan sumberdaya dan terlilit hutang yang mengakibatkan Negara itu bangkrut.

Untuk itu pada momen peringatan hariSumpah Pemuda ini,bapak mengingatkan kalian sebagai pemuda harus tangguh menghadapi AGHT tadi,lebih-lebih persaingan semakin kuat akibat bonus demografi yang terjadi di Indonesia,karena itu kalian harus bekali diri dengan kompetensi dan harus punya prinsip “kerja keras,kerja cerdas,kerja tuntas dan kerja iklas” astungkara berhasil,pungkasnya.

Selesai apel,acara penutupan diisi dengan pengumuman juara dan penyerahan hadiah yang disampaiakan oleh I Made Agus Suciarta,S.Pd dan Putu Darma Suci,S.Pd,keduanya selaku pendamping kesiswaan dengan kwalifikasi:

1.      Lomba Mejejaitan Pejati  sebagai :

Juara 1(satu) nilai: 785 dari kelas XII TB 1

Juara II(dua)   nilai     : 755 dari kelas X TB

Juara III(tiga nilai       :725 dari kelas XII TB2

2.      Lomba menyanyikan Lagu Indonesia Raya:

Juara I(satu) nilai        : 450 dari kelas XII TB1

Juara II(dua) nilai       : 440 dari kelas XII TB2

Juara III(tiga) nilai      : 395 dari kelas XII AP

3.      Lomba 9K :

Juara I(satu) nilai        : 350 dari kelas XII TB1

Juara II(dua) nilai       : 290 dari kelas XII TB2

Juara III(tiga) nilai      : 285 dari kelas XII AP

4.      Lomba Karaoke :

Juara I(satu) nilai        : 470 dari kelas XII TB1

Juara II(dua) nilai       : 415 dari kelas XII AP

Juara III(tiga) nilai      : 705 dari kelas XII TB2 PUTRI

5.      Lomba Puisi :

Juara I(satu) nilai        : 510 dari kelas XII TKJ

Juara II(dua) nilai       : 495 dari kelas XII TB1

Juara III(tiga) nilai      : 490 dari kelas X TB

6.      Lomba Puja Tri Sandya:

Juara I(satu) nilai        : 966 dari kelas XII TB1

Juara II(dua) nilai       : 944 dari kelas XII TB2

Juara III(tiga) nilai      : 908 dari kelas X  AP

 

Hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat penghargaan diserahkan oleh Kepala Sekolah melalui Waka Humas,pendamping Waka Kesiswaan dan pendamping Waka Sarpras.(manixs)

Apel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 94
Dewan Guru beserta staf.
Peserta upacara
Drs.I Wayan Suiji Waka Humas dalam penyerahan penghargaan lomba Pejatian.
Putu Darma Suci,S.Pd,Pendamping Waka Kesiswaan
Gnr.Gede Adnyana,S.Pd Pendamping Waka Sarpras. bersama 
I Made Agus Suciarta,S.Pd,Pendamping Waka Kesiswaan











 

Jumat, 28 Oktober 2022

SARASWATI AKTUALISASIKAN KONSEP REMANG-REMANG PAGI

SMK Giri Pendawa yang dipimpin I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd,dalam merayakan rahina Saraswati pada panglong ping roras sasih Kapat icaka 1944,Sabtu Umanis Watugunung,22 Oktober 2022 diisi dengan dharma wecana dengan menghadirkan juara 1Tokoh Bahasa Nasional,Wakatum  BPD se Indonesia, sekaligus Guru Ajeg Bali,juga sebagai Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi Kabupaten Karangasem,Bandesa Alit MDA Kecamatan Rendang dan masih seabreg jabatan social lainnya yakni I Komang Warsa,S.Pd,M.Pd,M.Si

Pada kesempatan tersebut Komang Warsa yang juga Bendesa Adat Alasngandang,memaparkan tentang Saraswati sebagai salah satu “ibu” dari tiga Ibu (Trining ibu) yang patut dihormati dan dimuliakan dalam kehidupan umat manusia.

Ibu yang pertama adalah ibu kandung (ibu rupaka),karena lewat perantaraan dan pengorbanan beliaulah kita terlahir di dunia,tanpa ibu kita tidak akan ada,setelah kita dilahirkan (seperti dikisahkan dalam lakon Watugunung yang diawali dengan Watugunung Runtuh, pada Minggu Klion Watugunung) selanjutnya dengan perjuangan antara mati dan hidup bagai air di daun talas,maka hari  Senin kemarin disebut soma umanis candung/candung watang.Setelah lahir, kita bisa merangkak maka Selasa Paingnya disebut Paid-paidan,terus kita dipelihara dengan kasih oleh ibu bapak kita,maka hari Rabu Pon Watugunung  disebut Urip Kelatas/Buda Pon Bangun Urip.,esoknya Kamis Wage disebut dengan Penegtegan karena ibu kita membekali pengetahuan dasar kehidupan,mulai dari berkomunikasi/bahasa,bertingkah-laku,sehingga kita sadar dengan jati diri sebagai manusia,tidak cukup sampai disana kita bertumbuh dengan perjuangan atau pengredanan orang tua,maka hari Jumat Klionnya disebut dengan Pengredanan.

Setelah bertumbuh lebih besar kita dititipkan pada guru untuk diturunkan ilmu pengetahuan, maka Sabtu Umanis disebut rahinan Saraswati,Pengetahuan didapat,maka kita jadi cerdas cair mengalir pengetahuan kita maka Minggu pahing Sinta disebut Banyu Pinaruh/banyu pinaweruh, kepintaran yang mengalir/mencair dan bila hal itu difungsikan dengan baik maka kita akan sukses kaya makmur,penuh berisi maka Senin Ponnya disebut Soma Ribek dan Selasa Wagenya disebut Sabuh Mas, karena dengan semua itu kita akan mendapat kemuliaan,terkenal,termahsyur. Namun demikian jangan lupa kita pagari diri dengan ketaatan yang kuat,kebenaran dan kebajikan ditandai dengan perayaan Buda klion Pagerwesi.

Ibu yang kedua adalah ibu pertiwi adalah tanah tempat kita berpijak dan melangsungkan kehidupan yang patut juga kita hormati dan muliakan, sedangkan ibu  yang ketiga adalah Ibu Saraswati yang bermakna mengalir terus menerus artinya pikiran kita agar cerdas berpengetahuan harus terus belajar dan belajar,diinisiasi dengan pengetahuan baru sehingga muncul istilah long life education.

Widya dana sarwa dana predanem,ilmu pengetahuan bernilai tertinggi dibandingkan dengan dana atau sedekah lainnya karena bisa merubah kegelapan menjadi terang seperti remang-remang pagi,dari gelap disinari perlahan remang-remang dan semakin terang,jangan remang-remang senja karena tadinya terang akhirnya menjadi gelap.

Anugrah Ibu Saraswati yang berupa pengetahuan akan bisa mengimplementasikan remang-remang pagi apabila dimanfaatkan untuk kebaikan,mencerahkan pikiran untuk menata hidup. Dengan demikian pikiran kita perlu di frame ibaratnya kita pakai destar ke pura hari ini,tujuannya untuk mem-frame pikiran kita untuk pokus kepadaNya yang dilandasi dengan satyam,siwam,sundaram.Karena pikiran adalah kekuatan terdahsyat dalam diri kita,maka perlu di-frame kalau tidak akan menjadi remang-remang senja contohnya teroris. Untuk itu mari kita tanamkan Rasa guna Budi Tepet pada diri kita masing-masing,astungkara rahayu kepanggih pungkasnya.

Usai dharma wecana pengenter persembahyangan Gusti Aji Mangku  Sandi Adi Putra SE menutup rangkaian persembahyangan dengan paramasanti. Acara diakhiri dengan ngelayub nunas boga yang dikordinir oleh IGNR Gde Adnyana selaku kordinator seksi konsumsi,rahayu.(manix).

 
Pelaksanaan Ranina Saraswati





 

Kamis, 20 Oktober 2022

MOMEN SARASWATI DALAM BALUTAN 7 K

Program 7 K (Keamanan,Kebersihan,Keimanan,Kekeluargaan,Kerapihan,Kerindangan dan Keindahan) yang diluncurkan oleh Kepala SMK Giri Pendawa melalui Tim Pokja 7K yang dimotori oleh Waka Kesiswaan I Komang Warsa,S.Pd,M.Si,M.Pd dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah No.:0070/005.a/SMK.GP/VII/2022 tanggal 15 Juli 2022,dalam momen perayaan hari suci Saraswati tahun ini dilaksanakan dengan semangat persatuan dan  kebersamaan dalam membangun jati diri Giri Pendawa.

Kegiatan 7K bidang Keamanan pagi ini diisi dengan pencerahan dari kepolisian dan Koramil yang diberikan oleh I Wayan Suartana dan I Komang Artana,Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Nongan.

I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd ,Kepala SMK Giri Pendawa dalam arahan pembukaan menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran para babin dalam mengantisipasi kamtibmas di wilayah Desa Nongan khususnya SMK Giri Pendawa,harapan saya agar disekolah ini aman dan prilaku anak-anak kami bisa menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat,karena itu  motipasi dan arahan dari bapak-bapak babin sangat ber guna utk membuka wawasan hukum kamtibmas sehingga sekolah ini bebas dari tangan usil dan prilaku tidak terpuji dari oknum yang tidak bertanggungjawab,ujarnya.

Sementara itu I Wayan Suartana Babinkamtibmas Desa Nongan menegaskan bahwa, barang siapa yang melakukan tindakan kejahatan mengambil barang orang lain yang bukan miliknya maka ia bisa diganjar hukuman 2 tahun penjara,karenanya kalau kalian  terlanjur mengambil barang temanmu lebih baik kembalikan secara jentel akui secara kesatria dan kalian bisa kembalikan pada salah satu guru yang kalian percaya ,keamanan dan kerahasiaan pasti dijamin,kalau tidak, maka kalian bisa dilaporkan,karena yang namanya barang hidup seperti HP kalau sudah masuk ranah hukum akan diselidiki oleh Tim cibercream,maka HP itu akan mudah dilacak dan kalian pasti akan ditangkap.ungkapnya. Selanjutnya I Komang Artana babin Desa Nongan menegaskan tentang tata tertib keamanan yang patut dilaksanakan agar terhinadar dari jerat hukum,seperti menyebarkan konten-konten radikalisme,sara,terorisme,tata tertib dijalan,pencurian dll disampaikan dengan semangat jiwa korsa yang mantap. Giat pagi ditutup oleh Kepala Sekolah didampingi wakasek bidang kesiswaan dan Putu Darma Suci,S.Pd selaku pendamping kesiswaan sekali lagi menegaskan dan menyimpulkan bahwa keamanan adalah penentu kenyamanan hidup dimanapun kalian berada,maka tolong kalian implementasikan wejangan dari bapak-bapak tadi agar hidup kalian nyaman,bila kalian terbiasa berprilaku kriminal maka cepat atau lambat hukuman akan menjeratmu dan akhirnya dijeruji besi sebagai tempat mangkalmu,camkan itu ,untuk kalian semua,pungkasnya.

Bidang 7K yang lain juga dilaksanakan ,seperti kebersihan dilaksanakan oleh seluruh siswa/I mulai halaman padmasana,bangunana kantor dan lingkungan sekolah. Untuk bidang keimanan hari ini diselenggarakan lomba membuat banten pejati dan lamak serta tamiang. Bidang Kekeluargaan sekaligus terlaksana karena dalam tim kerja akan terwujud kerjasama sebagai landasan kekeluargaan dan keakraban dikalangan warga sekolah Karena membaur antara guru,siswa dan TU dalam mengerjakan tugas masing-masing. Kerapihan ditampilkan dengan menata banten,menata alat-alat upakara,Gamelan/Tabuh
dan busana sehingga Nampak rapi dan Indah untuk menyambut Saraswati esok hari. Pohon tinggi dan bunga taman dibersihkan dari gulma dan ranting kering sehingga tampak rindang dan asri. (manix)

Pengarahan Kepala Sekolah
Panitia Saraswati

 
Ni Km Tria Indiraswari wakil ketua OSIS

                                                Putu Darma Suci,S.Pd. Pembina OSIS

 
I Komang Wedana,S.Pd,Ketua Panitia Saraswati
 
I Komang Warsa,S.Pd,M.Si,M.Pd.Wakasek Kesiswaan



 

 
Seka Gong Giri Kencana,SMK.Giri Pendawa





 

Senin, 05 September 2022

TUMPEK UYE MOMENTUM TEBARKAN CINTA KASIH SEMESTA

Menindak lanjuti intruksi Gubernur Bali nomor 10 tahun 2022 tanggal 12 Agustus 2022 tentang Pelaksanaan rahina Tumpek Uye yang jatuh pada hari Sabtu Klion wara Uye,27 Agustus 2022,SMK Giri Pendawa melaksanakan sesuai dengan intruksi gubernur yang berlandaskan visi nangun sat kertih loka Bali khususnya dalam aspek Danu Kertih sebagai pelestarian palemahan khususnya danau sebagai penampungan air sekaligus sumber air kehidupan,ungkap wayan Desi Bawantara dalam darma wecananya disela-sela nunas tirta wangsuhpada dalam perayaan hari suci Tumpek Uye,sebagai implementasi cinta kasih terhadap binatang peliharaan.

Pelaksanaan hari Tumpek Uye diawali dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Gusti Mangku Sandi Putra yang diikuti oleh segenap pimpinan dan jajaran sivitas SMK Giri Pendawa yang dinakhodai oleh I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd.

Sumarta dalam arahannya menyampaikan betapa pentingnya memaknai Tumpek sebagai hari kasih sayang kepada segenap makluk hidup ciptaan Tuhan,karena merekalah kita bisa bertahan hidup di dunia ini sampai saat ini,bayangkan saja kalau bumi ini tidak ada makluk hidupnya,pasti bagai neraka panas beringas dan ganas,pungkasnya.

Guru Ajeg Bali I Komang Warsa sebagai waka kesiswaan sekaligus Ketua Panitia Tumpek Uye menyampaikan laporannya,bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Intruksi Gubernur Bali nomor 10 tahun 2022 sekaligus kami sikapi dengan rencana aksi sekaligus kami eksekusi hari ini adalah sebagai berikut:

1.       Pelaksanaan                       : hari ini Sabtu Klion Uye,27Agustus2022

2.       Penanggungjawab              : I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd.(Kepala Sekolah)

3.       Koordinator                        : I Wayan Suiji (Wakasek Humas)

4.       Ketua    Panitia                  : I Komang Warsa,S.Pd,M.si,M.Pd.(Waka Kesiswaan)

5.       Agenda Kegiatan              :

a.       Bersifat Niskala         : mengadakan persembahyangan bersama di Padmasana,ngotonin ikan di kolam dan ngotonin burung terus dilepas.

b.      Bersifat sekala           : memberikan pemahaman tentang pentingnya pelestarian lingkungan melalui darma wecana,pembersihan selokan air(jelinjingan),bersih-bersih sampah plastic, penataan taman dll.

Demikian ungkap Komang Warsa.(humas/manixs)

 


                                Ngotonin dan melepas burung salah satu kegiatan Tumpek Uye