Upacara bendera adalah salah satu program wajib di SMK Giri Pendawa yang dilaksanakan setiap hari senin dan hari hari besar nasional lainnya,upacara bendera ini bukan hanya sekedar ritual saja,upacara bendera memiliki makna yang dalam untuk memupuk rasa nasionalisme dalam diri kalian sehingga bisa lebih mencintai bangsa dan negara Indonesia ini,ujar Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd dalam amanatnya selaku pembina serangkaian upacara bendera senin pagi ini.
Lebih lanjut Sumarta menyampaikan bahwa upacara bendera tidak hanya berdiri menghormati bendera merah putih saja tapi mari kita camkan maknanya,makna upacara bendera adalah mendidik dan menum-buhkan kedisiplinan kalian,mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur bersimbah darah dalam mere-but kemerdekaan,menumbuhkan jiwa patriotoisme dan cinta tanah air,menumbuhkan karakter gotong ro-yong,nilai nilai religius,pengamalan nilai-nilai Pancasila dan lain lain,tetapi yang menjadi tujuan utama-nya adalah untuk menanamkan semangat patriotisme pada diri kalian sebagai generasi muda penerus bangsa ini,sehingga persatuan dan kesatuan bangsa ini semakin tegak,karena apa ? karena melalui Upacara ini kalian akan bersikap tertib serta disiplin,meningkat dalam kemampuan leadership dan yang tidak kalah penting adalah semangat kerjasama dan memupuk kekompakan diantara kalian.ini penting ungkapnya.
Saya tekankan kepada anak anak,akhir-akhir ini,masalah demokrasi,sangat luas sekali diberikan kebebasan oleh pemerintah,banyak orang bisa saja mencacimaki ,kadang presiden dicacimaki,pemimpin dicacimaki,nah sehingga kebiasaan kebiasaan itulah yang saya bilang,kalau pintar anak-anak lantas mencacimaki,inilah bom waktu nak,negeri ini akan menjadi apa,orang baik yang bekerja dia dicacimaki, tentu kesabaran manusia ada batasnya,karena itu janganlah anak anak belajar mencacimaki orang,tapi kalau mau mengkritik atau mengomentari silahkan,karena ini negara demokrasi,baik melalui media sosial atau secara langsung,misalnya anak-anak sekolah di SMK Giri Pendawa,anak-anak boleh mengkritik, usul-saran boleh ke guru,saya bahkan ke yayasan itu bagus silahkan,tetapi jangan mencacimaki,karena mencacimaki itu adalah pekerjaan orang yang tidak bermoral,kadang dilakukan oleh orang pintar yang moralnya rendah , mereka tidak memiliki kompetensi sosial,kompetensi kepribadian dan kompetensi spiritual. Bapak tidak ingin anak-anak hanya pintar, tetapi kami orang tua kalian ingin menjadikan kalian anak yang cerdas berkarakter,beraklak mulia yang memiliki kompetensi itu tadi. Kalau orang pintar tidak memiliki aklak,maka Indonesia ini akan berkeping keping, brantakan, hancur,demikian juga di masyarakat dan Rumah Tangga. Untuk itu bapak dan kami semua selaku orang tua kalian,marilah kita belajar dan belajar utamanya belajar menghargai orang lain sehingga merekapun akan menghargai kita bila kita bisa menghargai mereka,pungkasnya.
Upacarapun seperti biasa diakhiri dengan pembacaan doa dan laporan Pemimpin Upacara.(manix)
Amanat Pembina Upacara
Pengibaran Bendera Merah Putih
Peserta upacara dari guru dan pegawai,yang lain sedang bertugas ANBK
Pembacaan naskah Pancasila oleh Pembina Upacara
Petugas pengibar bendera dan pembawa acara serta doa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar