Rabu, 31 Juli 2024

HUKUMAN PELAKU BULLYING BERDASARKAN KUHP DAN UU PERLINDUNGAN ANAK.

Kasus bullying masih kerap terjadi di kalangan anak-anak mulai dari SD, SMP, hingga SMA SMK , terhadap teman sekolah mereka sendiri. Ironisnya, bullying kerap kali terjadi di lingkungan sekolah, terutama di kalangan anak-anak dan remaja,ungkap Komang Sumarta Kepala SMK Giri Pendawa ,ketika memberikan pengarahan dipagi hari kepada siswanya di lapangan upacara. Sumarta juga mengungkapkan bahwa tentang pelaku pembullyan dan pelanggaran berat, tidak segan segan bapak keluarkan dan kembalikan kepada orang tuanya,karena sudah tidak dapat dibina lagi,anak seperti itu perlu mendapat pendidikan khusus. Anak anakku bapak berharap kepada kalian jangan meniru prilaku temanmu yang kurang baik,jadilah diri sendiri,dalam konsep pembelajaran yang baik kalian ambil yang kurang baik jangan diikuti, apalagi bully membully,bapak paling tidak suka pada prilaku seperti itu,kita disini adalah keluarga besar,kita harus saling mendukung,jangan suka merendahkan orang,hukum karma itu instan,hati hati anaku. Bahkan dalam Tempo.Co pernah dimuat prihal perundungan bahwa sanksi nya cukup berat baik dalam KUHP  maupun Undang Undang tentang Perlindungan Anak,itu sangat berat.ujar Sumarta menegaskan.

Kutipan Tempo.Co. Reporter : , Editor     : S. Dian Andryanto

Kamis, 22 Februari 2024 20:06 WIB

Perundungan (preventingbullying.promoteprevent.org) adalah perilaku agresif yang berulang-ulang di mana seseorang atau sekelompok orang yang memiliki posisi berkuasa dengan sengaja mengintimidasi, menganiaya, atau memaksa seseorang dengan maksud untuk menyakiti orang tersebut secara fisik atau emosional. Tindakan bullying bisa bersifat fisik atau verbal. Perilaku tersebut berulang, atau berpotensi terulang, seiring berjalannya waktu.

Menurut UNICEF, anak-anak yang melakukan intimidasi biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, misalnya anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer.

Anak-anak yang paling rentan menghadapi risiko lebih tinggi untuk ditindas. Seringkali anak-anak tersebut adalah anak-anak dari komunitas yang terpinggirkan, anak-anak dari keluarga miskin, anak-anak dengan identitas gender yang berbeda, anak-anak penyandang disabilitas atau anak-anak migran dan pengungsi. 

KUHP merupakan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mengatur tentang tindak pidana umum di Indonesia. Dilansir dari an-nur.ac.id, ada beberapa pasal dalam KUHP yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku bullying atau diskriminasi, antara lain:

Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan fisik terhadap korban, seperti memukul, menendang, menjambak, mencubit, mencakar, dan lain-lain. Pelaku akan dijerat pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan. 

Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan fisik secara bersama-sama dengan orang lain terhadap korban. Pelaku diancam maksimal 5 tahun 6 bulan pidana penjara.

Pasal 335 KUHP tentang pengancaman. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan psikis terhadap korban, seperti mengancam akan membunuh, melukai, atau merugikan korban atau keluarganya. Pelaku mendapat acamana maksimal 9 bulan pidana penjara atau denda Rp4.500.

Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan psikis terhadap korban dengan cara menyebarluaskan pernyataan-pernyataan yang tidak benar dan merugikan nama baik korban. Jika terlibat, pelaku bullying akan mendapat ancaman maksimal 9 bulan pidana penjara atau denda Rp4.500.

Pasal 311 KUHP tentang fitnah. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan psikis terhadap korban dengan cara menuduh korban melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum tanpa bukti yang cukup. Pelaku perbuatan bullying ini mendapat ancaman maksimal 4 tahun pidana penjara. 

Pasal 281 KUHP tentang pelecehan seksual. Pasal ini dapat diterapkan apabila pelaku bullying melakukan kekerasan seksual terhadap korban, seperti menyentuh bagian tubuh sensitif tanpa persetujuan, memaksa melakukan hubungan seksual atau tindakan seksual lainnya, dan lain-lain. Pelaku akan dikenakan sanksi maksimal 9 tahun pidana penjara. 

 

Hukuman Berdasarkan UU Perlindungan Anak

Dikutip dari fh.esaunggul.ac.id, menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Anak dibawah umur memiliki hak dan perlindungan khusus dalam hukum, karena mereka dianggap belum memiliki kemampuan dan tanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Undang-undang khusus yang mengatur perlindungan anak dari kekerasan, yaitu UU No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. UU ini melarang setiap orang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak. UU ini juga mengatur beberapa bentuk kekerasan terhadap anak yang telah disebutkan sebelumnya, seperti kekerasan fisik, psikis, seksual, ekonomi, dan sosial budaya.

Selain itu, UU ini juga mengatur beberapa sanksi pidana bagi pelaku kekerasan terhadap anak, antara lain:

1.    Pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp72 juta untuk kekerasan ringan.

2.   Pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 juta untuk kekerasan berat yang menyebabkan luka.

3.   Pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar untuk kekerasan berat yang menyebabkan kematian.

4.     Pidana ditambah sepertiga apabila yang melakukan kekerasan tersebut adalah orang tua anak. 

Nah itulah anak anakku resiko kalian kalau melakukan perundungan terhadap siapapun terutama teman temanmu dan sanksi moralnya jangan sampai ketika kalian merundung temanmu waktu sekolah,bisa jadi setelah dewasa nanti temanmu lebih sukses dari pada kamu,suatu saat temanmu yang kamu bully bisa jadi direktur sedangkan pembully bisa jadi kulinya,nah bayangkan betapa malunya ketika waktu itu kalian ingat saat kamu membullynya dulu. Takdir tidak ada yang tahu, untuk itu berbuatlah kebaikan,maka karma kebaikan akan mengikutimu,maka hidupmu akan beruntung dan berbahagia karena apa yang kamu buat itulah hasil yang akan kalian nikmati. Camkan itu ok,anak anakku ? pungkasnya.(manixs)

Senin, 29 Juli 2024

STRATEGI INOVATIF SEKOLAH SWASTA UNTUK MEMBANGUN KEUNGGULAN

Dalam situasi pendidikan yang semakin kompetitif, sekolah swasta dihadapkan pada tantangan yang semakin rumit untuk tetap relevan dan unggul dalam persaingan yang ketat. Untuk mencapai keunggulan, sekolah-sekolah swasta perlu mengadopsi strategi inovatif yang mampu beradaptasi dengan perubahan dinamis dalam dunia pendidikan. Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi beberapa poin penting yang dapat menjadi panduan bagi sekolah swasta dalam membangun keunggulan dan menghadapi persaingan yang ketat.

Ketika berada di garis depan persaingan pendidikan, sekolah swasta harus mengembangkan langkah-langkah strategis yang dapat memberikan nilai tambah bagi siswa mereka. Menghadapi perubahan dalam tuntutan dan harapan masyarakat terhadap pendidikan, sekolah swasta perlu menjadi agen inovasi yang berani dan progresif.


1. Mengidentifikasi Kebutuhan Siswa

 

Memahami alasan di balik pemilihan sekolah swasta oleh para siswa menjadi langkah awal yang penting dalam membangun keunggulan. Beberapa alasan umum termasuk ukuran kelas yang lebih kecil, pendekatan pendidikan yang lebih personal, kurikulum yang lebih luas, fasilitas yang lebih baik, atau fokus pada nilai-nilai agama tertentu. Dengan melakukan penelitian dan melakukan survei kepada siswa dan orang tua, sekolah swasta dapat mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang apa yang mendorong mereka untuk memilih sekolah swasta dan bagaimana sekolah dapat memenuhi harapan mereka.

Selain alasan pemilihan sekolah swasta, sekolah juga harus memahami harapan dan preferensi siswa terhadap pengalaman pendidikan mereka. Apakah mereka mencari lingkungan yang mendukung dan inklusif? Apakah mereka menginginkan program akademik yang menantang dan beragam? Atau mungkin mereka memiliki minat khusus dalam bidang tertentu, seperti seni, olahraga, atau ilmu pengetahuan. Dengan memahami preferensi ini, sekolah swasta dapat mengembangkan program yang relevan, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga mampu memenuhi harapan mereka dan memberikan pengalaman pendidikan yang memuaskan.

Upaya untuk memahami audiens sekolah swasta juga dapat melibatkan keterlibatan aktif dengan siswa dan orang tua. Membuka saluran komunikasi yang terbuka, seperti mengadakan pertemuan dengan siswa, mengadakan forum diskusi dengan orang tua, atau melakukan survei secara berkala, dapat membantu sekolah swasta untuk secara terus-menerus mendapatkan masukan dan umpan balik dari mereka yang langsung terlibat dalam proses pendidikan. Dengan demikian, sekolah dapat mengidentifikasi kebutuhan yang mungkin berubah seiring waktu dan merespons dengan cepat untuk memenuhi ekspektasi siswa dan orang tua.

 

2. Berinvestasi dalam Pengembangan Kurikulum

 

Mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran adalah langkah penting dalam mengembangkan kurikulum yang inovatif. Dalam era digital saat ini, teknologi menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa, memperluas akses ke sumber daya pendidikan, dan mendorong pembelajaran yang adaptif dan kolaboratif. Dengan memanfaatkan perangkat lunak pendidikan, aplikasi, dan alat teknologi lainnya, sekolah swasta dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang menarik, interaktif, dan relevan dengan dunia modern.

 

Selain mengintegrasikan teknologi, penting juga untuk mempromosikan keterampilan kritis dan kreatif dalam kurikulum. Mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir analitis, mengambil keputusan yang tepat, dan memecahkan masalah kompleks menjadi keterampilan yang sangat penting dalam dunia yang terus berubah. Melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan pemikiran kritis, kreativitas, dan inovasi, sekolah swasta dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.

 

Pembelajaran yang mendorong pemikiran kritis dan kreatif tidak hanya memberikan keunggulan bagi siswa dalam menghadapi dunia yang terus berubah, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pemikir yang inovatif dan solutif. Melalui pendekatan pembelajaran yang mempromosikan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi, sekolah swasta dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang diperlukan untuk memahami kompleksitas masalah, mengidentifikasi kelemahan dalam pemikiran, dan merumuskan solusi yang baik dan efektif.

 

Selain itu, penting juga untuk memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan berpikir di luar batas konvensional. Kurikulum yang mengintegrasikan aktivitas seni, proyek kreatif, dan tugas-tugas terbuka dapat mendorong siswa untuk berpikir kreatif, mengeksplorasi ide-ide baru, dan menemukan solusi inovatif. Dengan memberikan kesempatan untuk berimajinasi, bereksperimen, dan menghadapi tantangan kreatif, sekolah swasta dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan kreatif yang berharga, seperti pemecahan masalah yang unik, adaptabilitas, dan kemampuan berpikir di luar batas.

 

3. Menciptakan lingkungan yang inklusif.

 

Penting untuk membangun budaya sekolah yang positif yang mendorong kerjasama, penghargaan, dan saling mendukung. Melalui nilai-nilai yang kuat dan praktek-praktek yang inklusif, sekolah swasta dapat menciptakan lingkungan dimana setiap individu merasa diterima dan dihargai. Dengan mendorong kepedulian dan empati, serta mempromosikan sikap saling menghargai, sekolah swasta dapat menciptakan atmosfer yang aman dan nyaman bagi siswa, orang tua, dan staf pengajar.

 

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang berdaya tarik dan inklusif. Sekolah swasta dapat menyediakan beragam kegiatan yang mencakup minat dan bakat siswa, sehingga semua siswa merasa didukung dan dihargai. Dari klub olahraga, klub seni, sampai kelompok sosial dan lingkungan, kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif, menjalin hubungan sosial, dan mengembangkan keterampilan di luar lingkungan akademik.

 

Komunikasi yang efektif antara sekolah, siswa, orang tua, dan staf pengajar sangat penting untuk membangun hubungan yang kuat dan meningkatkan kepuasan semua pemangku kepentingan. Sekolah swasta dapat mengadakan pertemuan rutin dengan orang tua untuk membahas perkembangan siswa, menyediakan saluran komunikasi yang mudah diakses, dan menjawab pertanyaan atau kekhawatiran yang mungkin timbul. Selain itu, berbagi informasi melalui surat elektronik, situs web sekolah, dan media sosial juga dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif.

 

Melibatkan siswa, orang tua, dan staf pengajar dalam pengambilan keputusan sekolah dapat memperkuat partisipasi dan ikatan komunitas. Sekolah swasta dapat membentuk komite orang tua atau siswa, melibatkan mereka dalam perencanaan acara atau kebijakan sekolah, dan mengadakan pertemuan terbuka untuk mendengarkan masukan dan ide mereka. Dengan mendorong partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan, sekolah swasta dapat menciptakan lingkungan yang partisipatif dan memperkuat rasa kepemilikan terhadap sekolah.

 

Penutup

 

Dalam tulisan ini, kita telah mengeksplorasi beberapa poin penting yang dapat menjadi panduan bagi sekolah swasta dalam membangun keunggulan dan menghadapi persaingan yang ketat. Dengan mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi siswa, sekolah swasta dapat mengembangkan program yang relevan dan menarik bagi siswa. Melalui pengembangan kurikulum yang menggabungkan pendekatan inovatif dan praktik terbaik, sekolah swasta dapat mempromosikan keterampilan kritis dan kreatif yang penting dalam dunia yang terus berubah. Selain itu, menciptakan lingkungan yang inklusif dan berdaya tarik dengan memperkuat budaya sekolah yang positif, mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan membangun komunikasi yang efektif dengan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan hubungan dan kepuasan mereka.

 

Dalam upaya untuk mencapai keunggulan, sekolah swasta harus menjadi agen inovasi yang berani dan progresif. Dengan mengadopsi strategi inovatif dan terus beradaptasi dengan perubahan dinamis dalam dunia pendidikan, sekolah swasta dapat tetap relevan dan unggul di tengah persaingan yang sengit. Dengan memperhatikan poin-poin penting yang telah dibahas, sekolah swasta dapat terus membangun keunggulan dalam pendidikan dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi siswa, orang tua, dan staf pengajar mereka. Melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang kuat, sekolah swasta dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri dan berhasil.

Semoga !!!

manixs/Sumber:https://www.kompasiana.com/yudiyuda8644/64a969d0e1a16750a6587b92/strategi-inovatif-sekolah-swasta-untuk-membangun-keunggulan?page=all#section1

Minggu, 28 Juli 2024

SERU NAMUN HARU DALAM RAPAT ORANG TUA SISWA

Dalam menghadapi tahun ajaran baru 2024/2025,Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta, S.Pd,M.Pd setelah rapat pemantapan program dengan yayasan kemarin,hari ini Jumat 25 Juli 2024 pukul 08.30 mengundang orang tua/wali siswa kelas X untuk diajak berdiskusi dalam melaksanakan program kerja sekolah tahun ini.

Pertemuan di aula sekokah dihadiri oleh 90% orang tua wali murid,karena banyak diantara mereka menyampaikan ijin karena persiapan Tumpek Landep esok hari,rapat kemudian dibuka oleh Waka Humas I Wayan Suiji diawali dengan doa,kemudian memperkenalkan personil pendukung di SMK Giri Pendawa sesuai struktur organisasi,baru kemudian dilanjutkan pemaparan program kerja oleh kepala sekolah mulai dari penyampaian sejarah sekolah,sarana prasarana,kepemilikan dan kerjasama dengan pemilik tanah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan,jumlah siswa kelas X,XI dan XII, prestasi sekolah,Tata tertib, pengembalian siswa ke orang tuanya karena tidak bisa dibina,Pembiayaan dan lain lain. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan pembiayaan oleh Waka Humas dengan pikiran sedikit seru,ia mulai menayangkan slide dari pembiayaan rutin SPP,Pemeliharaan LAB,OSIS,Koperasi, Petiga Sanaan dan Uang Pakaian,suasana sedikit riuh,dari yang tadinya sepi tertib cukup menyimak pidato terdahulu,tampak orang tua berbisik diskusi dengan teman temannya sehingga suasana agak riuh. Usai penayangan slide, Waka Humas kemudian melanjutkan acara, kepada Ketua Yayasan untuk memberikan sambutan.

Ketua Yayasan Drs.I Ketut Sudana,M.Si  kemudian memberikan sambutan, pada intinya menegaskan sejarah yayasan dan ucapan terimakasih kepada orangtua siswa yang telah mempercayakan anaknya untuk dididik di sekolah kami,dan harapan kami 145 yang masuk sekarang,3 tahun lagi semuanya mendapat ijasah dengan kompetensi sesuai bidangnya.Anak bapak ibu adalah BMW artinya setelah tamat disini bisa Bekerja,bisa Melanjutkan dan bisa berWirausaha membuka lapangan kerja baru sesuai dengan bidangnya,ucapnya dengan semangat,mengajak hadirin untuk meyadnya dan berinvestasi kepada putra putrinya melalui pendidikan,karena pendidikan sangat berguna dalam kelangsungan hidup anak anak kita kedepannya,ujar Sudana.

Setalah sambutan maka acara berikut adalah tanya jawab,kepada bapak ibu para wali murid kelas X,kalau ada yang belum jelas dan atau ada usul saran untuk kami,maka waktu sepenuhnya kami persilahkan untuk ibu bapak menyampaikan pertanyaan atau usul saran ucap waka humas. sekitar 5 menit diberi kesempatan,namun tidak ada yang bertanya hanya diam, Waka Humas selanjutnya bertanya,bagaimana bapak ibu ada yang ingin didiskusikan,kalau tidak kami anggap bapak setuju untuk mengeksekusi keputusan rapat ini,bagaimana setuju...setujuuu dijawab kompak oleh peserta rapat dan mikropun diketok sebagai tanda rapat sudah dapat keputusan. Rasa haru menyelimuti suasana hati kami karena semua orang tua siswa setuju dan selanjutnya ucapan terimakasih dilontarkan oleh waka humas ,kepada bapak ibu,kami mohon maaf apabila ada penyambutan dan perkataan kami kurang berkenan dihati,terimakasih sekali lagi mari kita tutup dengan paramasanti Om Santi Santi Santi Om,ucap Waka Humas (manixs)

Suasana rapat orang tua siswa tertib

Kepala Sekolah menyampaikan program

Ketua Yayasan memberikan sambutan

 

RAPAT YAYASAN MENYIKAPI TAHUN AJARAN BARU

Dalam rangka mempersiapkan rapat dengan orang tua siswa Yayasan Giri Pendawa mengadakan rapat intern yang dihadiri oleh sebagaian anggota,karena aadanya kesibukan dan tugas dinas yang tidak dapat diwakilkan,seperti bendahara yayasan I Komang Warsa,S.Pd,M.Si,M.Pd sedang tugas dinas ke Bandung.

Pada kesempatan tersebut ketua Yayasan Drs. I Ketut Sudana,M.Si membuka acara rapat yang bertempat di Restaurant SMK Giri Pendawa meminta kepala sekolah untuk memaparkan program yang akan dilaksanakan di tahun ajaran 2024/2025 agar disampaikan secara detail rencana kerja dan anggaran biayanga sehingga dapat didiskusikan dan disepakati nantinya,ujar Sudana.

Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd menanggapi hal tersebut dengan menyampaikan RAKS dan dana Bos serta perencanaannya yang dibantu detilisasinya oleh Waka Kurikulum I Gst Ngr,mataram,S.Pd,M.Si ,terungkap dalam rancangan tersebut,akan memungut dana komite atau SPP sebesar Rp.100.000,- sesuai yang disosialisasikan oleh tim PPDB kemaren ke sekolah sekolah SMP,kemudian Rp.45.000,- untuk dana pemeliharaan laboratorium serta Rp.5.000,- untuk kegiatan OSIS,itu biaya rutin,sedangkan biaya lainnya adalah petigasanaan sebesar Rp.180.000,- selama 3 tahun untuk masing masing orang tua siswa. juga yang tidak kalah penting untuk implementasi Pendidikan Kewirausahaan warga sekolah wajib sebagai anggota Koperasi Sekolah Giri Amertha dengan Simpanan Pokok Rp.25.000 sekali setor dan Simpanan Wajib Rp.5.000,- tiap bulan,terakhir sesudah tamat dana simpanan di Koperasi dapat diambil oleh masing-masing anggota sesuai besaran setoran dan pembagian SHUnya. Semua pungutan itu ditangani oleh bidang masing masing. Disisi lain kami juga ingin mengapresiasi teman teman guru dan pegawai karena penghasilan mereka jauh dibawah UMR dan belum pernah ada peningkatan,karena itu kami ingin meningkatkan sedikitnya 10% dari penghasilan mereka sebagai wujud penghargaan,walaupun nilainya sangat sangat kecil.papar Sumarta.

dalam arena diskusi apa yang dipaparkan oleh kepala sekolah secara umum disetujui,bahkan kalau memungkinkan lebih dari 10% dengan mengakuisisi pos pos lain,kasihan mereka,pengabdiannya sudah tinggi tetapi kita belum menghargai secara wajar,ujar Ngk.Putu Suarjana,S.Pd,M.Pd salah seorang perintis pendiri yayasan yang baru datang langsung dari Kuta dalam mengikuti diklat,langsung kesekolah. Suarjana juga mengusulkan agar mekanisme pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan yakni 15% ke Yayasan,kalau merubah itu berarti harus membuat keputusan,walaupun dananya sedikit 15% itu harus dijalankan,perkara sudah masuk ke yayasan diambil lagi untuk kepentingan sekolah itu tidak masalah,ujarnya. Namun kesimpulannya pengelolaan dana keuangan yang dipungut,masuk dulu ke bendahara yayasan,kemudian dari sekolah mengamprah ke yayasan dan disetorkan 15% ke yayasan dan 5 % ke dana suka duka. masalah kenaikan gaji disetujui 10% (manixs)

Ketua Yayasan saat membuka rapat

Pemaparan Program Kerja oleh Kepala Sekolah

 
Suasana diskusi untuk mengambil keputusan.


Kamis, 18 Juli 2024

SMK GIRI PENDAWA GELAR MPLS BERNUANSA BRAHMACARYA

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Giri Pendawa tahun ini lebih hikmat dari tahun sebelumnya,mengingat jumlah siswa yang masuk sampai saat ini berjumlah 153 orang dengan rincian Jurusan Tata Boga 29 orang,124 0rang memilih Kompetensi Perhotelan. Sedangkan tema yang kami usung adalah Membentuk Generasi Yang Unggul,Produktif,Kompetitip dan Berwawasan Budaya dengan Berlandaskana Semangat Brahmacarya,ujar I Nyoman Pande Setiawan,A.Md  disela sela pembukaan MPLS Senin kemarin. Dipilihnya tema tersebut menurut Pande tiada lain karena MPLS adalah pengenalan lingkungan sekolah, maka visi misi sekolah adalah salah satu arah tujuan sekolah yang wajib dikenal oleh siswa, maka dari itu memakai tema yang merupakan visi sekolah saya kira relevan dan dapat mendekatkan siswa baru dengan sekolah secara prinsip. Penambahan kata brahmacarya tentunya sejalan dengan tingkatan kehidupan siswa yang sedang menuntuk ilmu, skill dan juga pengalaman ,ungkap Pande. Ditanya mengenai harapannya,secara pribadi ia mengungkapkan agar  siswa SMK GP bisa menjadi pionir dalam pengembangan diri, terutama di dalam keluarganya masing2, tidak hanya terkait ekonomi tapi juga lebih pada pemahaman akan "keluarga" dan peningkatan padangan hidup kedepan terutama persaiangan dalam menghadapi tantangan  jaman. Harapan lain tentu  munculnya Generasi yang mampu merepresantikan SMK GP di mata masyarakat luas, terutama kepada adikadiknya di SMP yang nantinya akan menjadi calon siswa di SMK Giri Pendawa pada tahun tahun mendatang. Media Promosi terbaik Kita adalah Mulut Siswa dan alumni kita . sehingga pada merekalah kita titipkan padangan masyarakat tentang SMK Giri Pendawa kedepannya,tambah Pande.

Disinggung mengenai pengembangan sekolah,Pande memaparkan tidak banyak hal yang perlu dikembangkan lagi di SMK GP. Segalanya sudah ada di jalan tepat. Mungkin hanya diperlukan Civitas yang menjadikan SMK GP sebagai skala prioritas, bukan second choice, apalagi hanya sebagai tempat singgah.  karena tidak ada hal bisa menjadi terbaik jika kita yang di dalamnya  masih menjadikannya pilihan kesekian  . SMK Tidak pernah kekurangan orang-orang  hebat, cerdas, kreatif. hanya KURANG nya pihak yang memberikan waktunya untuk sekolah tercinta kita,pungkas pria yang bernama lengkap I Nyoman Pande Setiawan,A.Md,lahir di Pule,23 Nopember 1986,seorang karyawan swasta,yang tak kalah hebat juga dipercaya sebagai staf admin di Desa Adat Pule,sedangkan di Desa Dinas Pempatan, Kecamatan Rendang didaulat sebagai anggota LPM,serta sebagai Ketua KPMD (Kelompok Pemberdayaan masyarakat Desa),(manixs).


 
Pande bersama keluarga kecilnya

 
Kebahagiaan seorang   bapak adalah bisa memeluk kehangatan istri dan anak


Sabtu, 13 Juli 2024

SARASWATI MOMEN RENUNGKAN SYUKUR ATAS ILMU PENGETAHUAN

Saraswati yang datang setiap 210 hari sekali adalah pelaksanaan hari raya yang dilandasi oleh rasa syukur kepada Ida Hyang Widhi Waca yang telah melimpahkan rakhamatNya, sehingga kita menjadi orang yang beradab karena diturunkannya ilmu pengetahuan melalui manifestasi Dewi Saraswati. Itulah sebabnya perayaan ini umumnya dilaksanakan di sekolah sekolah,perkantoran,dan di pura pura lainnya. Dengan dikaruniai pengetahuan maka laksanakanlah secara serius dalam kalian menempa ilmu di sekolah ini,maka dengan demikian kalian akan menjadi orang yang pintar ,memiliki skill dan kompeten dalam keilmuannya,maka kalian akan memiliki personal brending,itu artinya kalian akan menjadi orang yang makmur karena uang akan mencarimu,banyak orang yang akan membutuhkan dan hargamu mahal. Untuk itu melalui moment perayaan Saraswati ini sekali lagi bapak ingatkan pada anak anaku sekalian,belajarlah dengan sungguh sungguh,karena SMK berbeda jauh dengan SMA apalagi SMP,disini diperlukan pemahaman,mental dan ketrampilan yang lebih, sebagai bekal hidup kalian nanti. ujar Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd,Kepala SMK Giri Pendawa dalam dharma wecananya pada rerainan Saraswati kemarin Sabtu 13 Juli 2024.

Upacara hari ini dilaksanakan secara sederhana yaitu pekeling yang dipimpin oleh dane Gusti Mangku Sandi Adi Putra,SE,sementara yang hadir adalah kepala sekolah,waka kesiswaan dan pendamping,waka humas dan pendamping,kaprodi TB,Oprator dan beberapa stap pegawai serta siswa kelas XII,XI dan X yang baru. Upacara kali ini juga dirangkaikan dengan matur piuning dalam rangka pelaksanaan MPLS tahun ajaran 2024/2025 yang akan dimulai senin besok,ujar Wayan Suiji Waka Humas disela sela pembagian tirta wangsuhpada. Suiji juga mengharapkan melalui tonggak perayaan Saraswati kali ini ia berharap semangat warga sekolah dapat meningkat,karena doanya sudah terkabulkan yakni mendapat siswa kelas X sejumlah 147 orang dari target yang direncanakan sebesar 100 orang. Ini harus kita pertanggungjawabkan secara vertikal kehadapan Hyang Widhi karena kita berdoa dan secara horizontal kepada masyarakat khususnya orang tua siswa,pungkasnya. Dipihak lain Dewa Putu Suarya,SE kaprodi TB dengan rasa optimisme mari kita bersemangat,agar kepercayaan masyarakat semakin meninghkat, kita harus punya brending,untuk kepentingan itu saya juga akan berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan agar kita mendapatkan bantuan mobiler dan lainnya untuk menunjang pembelajaran,dalam waktu dekat mungkin beliau akan berkunjung ke sekolah kita. Disisi lain mengenai anak anak yang bermasalah dalam trening,kedepan kita harus gojlok lebih disiplin agar protes dari pihak hotel tidak terulang kembali pada tahun kedepannya ,terutama disiplin dan attitude mereka,tujar Suarya.(manixs).

Suasana rainan Saraswati

 
Ajik Mangku Sandi sedang muput didampingi Kepala Sekolah,kaprodi TB,Humas dan Kesiswaan

Kepala Sekolah saat memberikan dhawma wecana

Vidio pelaksanaan rahinan Saraswati.