Selasa, 24 Juni 2025

PASRAMAN KILAT WIDYA GIRI SMK GIRI PENDAWA RESMI DIBUKA

Gatra Humas,25 Juni 2025 Pasraman Kilat Widya Giri SMK Giri Pendawa yang mengangkat tema "Remaja Hindu Berkarakter, Cerdas, dan Berdharma dalam Era Digital" resmi dibuka,diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, I Gst. Ngurah Gde Adnyana. Dalam laporannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta, khususnya para remaja Hindu siswa kelas XI SMK Giri Pendawa yang bisa tetap hadir dan antusias mengikuti kegiatan ini meskipun sedang dalam masa liburan sekolah. Adnyana juga memberikan himbauan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber dengan sungguh-sungguh. Para peserta diharapkan tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mencatat dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, baik terkait adat, budaya, maupun agama, dalam kehidupan bermasyarakat.

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Yayasan atas karena atas dukungan dana dan moral yang telah memungkinkan terlaksananya kegiatan Pasraman ini. Kegiatan yang diaawali dengan persembahyangan bersama di padmasana ,dijadwalkan berlangsung selama empat hari ke depan,pungkasnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, yang mengapresiasi kerja keras panitia dalam merealisasikan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pelaksanaan Pasraman Kilat ini sejalan dengan Surat Edaran dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali, serta dilandasi oleh Peraturan Gubernur Provinsi Bali terkait pendidikan berbasis budaya dan agama.

Setelah secara resmi membuka kegiatan, Kepala Sekolah juga turut menyampaikan materi pembuka yang bertajuk "Wawasan Kebangsaan dan Agama Hindu di Era Modern". Dalam materi tersebut, beliau menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan terhadap empat pilar kebangsaan, yaitu:

  1. Pancasila

  2. Bhineka Tunggal Ika

  3. Undang-Undang Dasar 1945

  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Lebih lanjut, disampaikan pula pentingnya peran generasi muda Hindu dalam pembangunan bangsa. Generasi muda diajak untuk menjadi umat Hindu yang bangga dengan jati dirinya, berdaya saing di tingkat global, serta mampu merevitalisasi nilai-nilai luhur agama Hindu dalam menghadapi tantangan di zaman modern.

Pasraman yang dihadiri oleh Bendesa Alitan MDA Kecamatan Rendang yang juga memberi materi,para Wakasek,Kaprodi dan para guru pegawai dengan semangat kebersamaan dan antusiasme para peserta, diharapkan Pasraman Kilat ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter remaja Hindu yang kuat, cerdas secara intelektual, dan berdharma dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah era digital yang terus berkembang.(manixs)



Persembahyangan bersama sebelum pasraman

Karena hujan  sembahyang terpaksa di loby Lab TB

Laporan ketua panitia I Gst.Ngurah Gede Adnyana


Sambutan Kepala Sekolah I Komang Sumarta dalam pembukaan pasraman

Peserta pasraman

Peserta pasraman

Kepala sekolah memberikan materi wawasan kebangsaan dan hindu di era modern




Senin, 23 Juni 2025

PELANTIKAN PENGURUS OSIS 2025/2026,SEDERHANA TAPI SIAP LAHIRKAN PEMIMPIN TELADAN

Gatra Humas, Sabtu (21 Juni 2025) – Pelantikan pengurus OSIS SMK Giri Pendawa masa bakti 2025/2026 yang mengambil tema "Berprestasi Lewat Aksi Nyata ,Banggakan Orang Tua" berlangsung secara sederhana namun penuh makna di ruangan kelas sederhana. Momen ini menandai dimulainya perjalanan baru bagi para siswa terpilih untuk mengemban amanah sebagai pemimpin organisasi siswa intra sekolah.

Waka Kesiswaan I Made Agus Suciarta, selaku koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa pelantikan dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran. Dana yang ada akan lebih difokuskan untuk mendukung berbagai program nyata OSIS ke depan.

“Kegiatan ini kita buat sederhana karena ingin mengalokasikan anggaran untuk mendukung aksi nyata OSIS setelah pelantikan. Kami ingin mereka menjadi pemimpin yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu terlibat dalam aksi sosial, berkolaborasi dengan objek wisata di sekitar sekolah, dan memiliki jiwa wirausaha,” ungkapnya.

Beliau berharap para pengurus OSIS baru agar menjadi teladan bagi teman-temannya dan menjadi kebanggaan baik orang tua di rumah maupun di lingkungan sekolah, karena mampu membawa nama baik sekolah melalui sikap, tindakan, dan tanggung jawab yang diemban.

Sementara itu, Kepala Sekolah I Komang Sumarta dalam sambutannya menegaskan bahwa pengurus OSIS merupakan siswa-siswi pilihan. Dalam prosesi pelantikan, para pengurus diminta mengucapkan Janji OSIS sebagai bentuk kesiapan mereka melaksanakan tugas tambahan sekaligus meraih pengalaman belajar di bidang kepemimpinan.

“Organisasi OSIS ini bukan organisasi sembarangan. Keberadaannya diakui secara resmi melalui SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 26 Tahun 1992. Kalian adalah orang-orang terpilih dari sekian banyak siswa di sekolah ini. Karena itu, jadilah contoh yang baik. Jangan sampai setelah memegang jabatan justru menjadi sombong dan arogan,” tegas beliau.

Ia juga mengingatkan pentingnya mawas diri, terutama di era media sosial yang rawan dengan perilaku arogan dan saling menghakimi.

“Lihat di media sosial, banyak orang mudah mencaci dan menghakimi tanpa introspeksi diri. Jangan sampai kalian seperti itu. Jadilah pemimpin yang rendah hati, bijak, dan sadar akan tanggung jawab,” pesannya.

Rangkaian pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pengalungan name tag kepada pengurus inti, serta penyerahan panji OSIS oleh Kepala Sekolah kepada Ketua OSIS terpilih, Ni Putu Dina. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus OSIS, guru pembina, dan pihak sekolah.

Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi OSIS masa bakti 2025/2026 untuk melaksanakan program kerja dengan semangat kepemimpinan, kerja sama, dan pengabdian kepada sekolah dan masyarakat.(manixs)


ANEKA REKAMAN PERISTIWA PELANTIKAN



                                       

                                       

Laporan koordinator kegiatan OSIS,I Made Agus Suciarta

      


SATU GUGUR DALAM RAPOTAN KENAIKAN KELAS TP.2024/2025.

Gatra Humas, 21 Juni 2025 – SMK Giri Pendawa menggelar acara kenaikan kelas Tahun Pelajaran 2024/2025 yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah. Acara ini menjadi momen penting bagi seluruh siswa dan guru setelah melewati proses pembelajaran selama dua semester.

Kepala Sekolah SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian akhir proses pembelajaran selama satu tahun ajaran. Ia menegaskan bahwa nilai yang tercantum dalam rapor merupakan hasil nyata dari proses belajar siswa itu sendiri.

“Hari ini adalah proses akhir, yakni penilaian dari kegiatan yang anak-anak lakukan di semester 1 dan semester 2 TP 2024/2025. Apapun hasilnya di rapor nanti — rendah, sedang, atau tinggi — itu adalah nilai kalian sendiri. Bapak ibu guru hanya menulis dan menyesuaikan dengan situasi riil di kelas,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya dilihat dari ulangan tertulis, melainkan juga dari aspek kualitatif seperti kehadiran dan sikap selama di sekolah. Oleh karena itu, bisa saja nilai ulangan tinggi, namun nilai akhir di rapor terlihat berbeda karena faktor lainnya.

“Penilaian guru tidak hanya dari tes tertulis, tetapi juga ada penilaian kualitatif. Jadi jangan sampai menyalahkan orang lain atas hasil yang kalian terima,” tegasnya.

Sementara itu, Waka Kurikulum Nyoman Pande turut menyampaikan rekapitulasi prestasi siswa selama satu tahun pelajaran. Dalam pemaparannya, beliau menyebutkan beberapa siswa yang berhasil meraih prestasi akademik maupun non-akademik dan memberikan apresiasi atas dedikasi serta semangat belajar mereka seperti yang tertuang dalam keputusan kepala sekolah sebagai juara umum dengan rincian:

1.Juara Umum Kelas X adalah Ni Luh Buncing Putri Kembar Kls.Perhotelan 1 (I),Ni Putu Ayu Indah Lestari Kls.Tata Boga (II),I Kadek Ari Sutrisna Kls Perhotelan 2 (III).

2.Juara Umum Kelas XI adalah I Komang Adi Muliawan Kls.Tata Boga.(I),Ni Kadek Wartini kls Perhotelan(II),Ni Kadek Diah Gita Lestari kelas Tata Boga (III)

Acara kemudian diakhiri dengan pengumuman kenaikan kelas dan dinyatakan satu orang tidak naik kelas karena tidak memenuhi syarat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah-hadiah,juara umum,juara kelas,juara mading dan juara kebersihan kelas.(manixs)


Pengarahan Kepala Sekolah I Komang Sumarta dalam  acara Rapotan kenaikan kelas 24/25


 Penyerahan hadiah oleh Waka Humas I Wayan Suiji

Penyerahan hadiah juara umum oleh kepala sekolah

 
Foto bersama para juara



NI PUTU DINA KETUA OSIS SMK GIRI PENDAWA YANG BARU SIAP WUJUDKAN SEKOLAH YANG AKTIF DAN BEBAS BULLYING

Gatra Humas,24 Juni 2025 – Ni Putu Dina,Besakih Kangin, siswi kelas XI Tata Boga (TB) SMK Giri Pendawa, resmi terpilih sebagai Ketua OSIS periode 2025/2026 setelah melalui proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis. Siswi kelahiran 23 April 2009 ini merupakan alumni dari SMPN 3 Rendang, dan kini dipercaya memimpin organisasi siswa untuk masa bakti mendatang.

Proses pemilihan ketua OSIS berlangsung melalui debat terbuka, di mana Dina bersaing secara sehat dengan Ari dan beberapa kandidat lainnya. Dalam sesi debat, Dina menyampaikan visi dan misi yang kuat serta relevan dengan kebutuhan sekolah dan perkembangan zaman.

Salah satu rencana utamanya ke depan adalah mengembangkan media sosial sebagai sarana promosi sekolah, serta meningkatkan kedisiplinan siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan kenakalan remaja.

Di bidang kewirausahaan, Dina ingin mengembangkan program TEFA (Teaching Factory) dan koperasi sekolah. Ia berharap seluruh siswa bisa terlibat aktif dalam kegiatan organisasi, termasuk koperasi, sebagai sarana pembelajaran perekonomian dan semangat berwirausaha.

"Melalui OSIS, saya ingin semua siswa belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan. Koperasi sekolah bisa menjadi tempat belajar nyata tentang ekonomi dan entrepreneur," ujarnya.

Terkait dengan penanganan pelanggaran siswa, Dina menegaskan bahwa OSIS akan bertindak sesuai bidang masing-masing. "Kami akan mengajak dan memberi pandangan agar siswa tidak melanggar aturan. Jika tidak bisa dinasihati, kami akan melaporkannya ke guru yang bersangkutan," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua anggota OSIS agar setiap program kerja berjalan maksimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. “Mohon dukungan dan kerja sama seluruh warga sekolah. Semoga kita bisa membangun OSIS yang aktif dan membawa dampak positif bagi sekolah. Rahayu,” tutup Dina.(manixs)

Dina ketua OSIS SMK Giri Pendawa yang baru


Kamis, 19 Juni 2025

SMK GIRI PENDAWA GELAR REVEW KURIKULUM TP. 2025/2026.

Gatra Humas, 20 Juni 2025 — SMK Giri Pendawa resmi membuka kegiatan review kurikulum satuan pendidikan untuk tahun ajaran 2025/2026 pada Jumat (20/6). Acara ini dibuka langsung oleh Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, dihadiri oleh para guru, panitia, serta narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, I Komang Sumarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan narasumber yang telah berkontribusi hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti arahan narasumber dengan sungguh-sungguh. “Mohon ikuti dengan baik arahan narasumber agar semua paham dan mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran,” tegasnya.

Narasumber utama dalam kegiatan ini, Ida Bagus Keniten, selaku Pengawas SMK Provinsi Bali, menekankan pentingnya kurikulum sebagai dasar dalam melaksanakan seluruh kegiatan di sekolah. “Apa yang terjadi dan dilaksanakan di sekolah harus tertulis jelas dalam kurikulum. Sesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta aturan terkini, khususnya Permendikbud No. 10 Tahun 2025 tentang Kurikulum PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah,termasuk juga agar buat peraturan sekolah atau sejenis SOP tiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya peraturan akademik” ujarnya.

Ida Bagus Keniten juga menyinggung fenomena menurunnya nilai rapor yang seharusnya dijadikan refleksi untuk perbaikan ke depan. “Penurunan nilai rapor jangan diabaikan, tetapi harus digunakan sebagai bahan evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

Salah satu peserta, I Wayan Suiji, mengajukan pertanyaan terkait strategi dalam meningkatkan nilai rapor pendidikan. Menjawab hal tersebut, Ida Bagus Keniten menyarankan agar setiap guru dalam pembelajarannya menyampaikan tujuan pembelajaran dengan jelas, melakukan refleksi, serta membangun kerja sama yang baik antar warga sekolah. “Kurangi jam kosong, pastikan seluruh kegiatan terstruktur dan sesuai alur yang telah dirancang dalam kurikulum. Dengan begitu, seluruh warga sekolah akan memahami dan menjalankan kegiatan pendidikan dengan optimal,juga agar ditambahkan tentang pengurangan sampah plastik dan teba modernnya sesuai dengan perda provinsi Bali terkini” paparnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi SMK Giri Pendawa untuk menyempurnakan dokumen kurikulum sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan lapangan kerja, demi mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja dan dunia industri.(manixs)


Nara sumber diterima waka humas di ruang kepala sekolah.

Peserta rivew kurikulum

Acara Pembukaan Revew Kurikulum TP.2025/2026

Nara sumber Ida bagus Keniten saat memberikan materi


Salah Satu Materi tentang Pembelajaran Mendalam




Kamis, 12 Juni 2025

BAHAGIANYA I MADE JUNAEDI BERSAMA NI NYOMAN WETI JUGA KEBAHAGIAAN WARGA SMK GIRI PENDAWA

GATRA HUMAS, 28 Mei 2025 — Kabar bahagia datang dari keluarga besar SMK Giri Pendawa. Salah satu staf kami, sdr. I Made Junaedi, dan istrinya,  Ni Nyoman Witi, telah dikaruniai seorang putra pertama yang lahir pada hari Kamis, 22 Mei 2025, di RSU Amlapura melalui proses operasi sesar. Bayi laki-laki yang lahir dengan berat 2,7 kg tersebut diberi nama I Gede Restu Megantara.

Sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, Kepala SMK Giri Pendawa,  I Komang Sumarta, bersama jajaran guru dan staf sekolah, menjenguk keluarga sdr Made Junaedi di rumahnya di kawasan panorama sawah Selat. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik untuk keluarga muda tersebut.

"Kami segenap keluarga besar SMK Giri Pendawa turut berbahagia atas kelahiran putra pertama dari sdr Made Junaedi. Semoga I Gede Restu Megantara tumbuh menjadi anak yang suputra — berbakti, cerdas, dan membawa keberkahan bagi keluarga, bangsa, dan negara," ujar I Komang Sumarta.

Kehadiran putra pertama ini tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Made Junaedi serta seluruh rekan kerja di SMK Giri Pendawa. Semoga sang buah hati tumbuh sehat, penuh cinta, dan menjadi kebanggaan kedua orang tua.(manixs).

Kepsek Km.Sumarta saat memberi ucapan selamat pada Md.Junaedi

Waka Sarpras bersama pendampingnya berheappy ria


Selasa, 10 Juni 2025

KOPSEK GIRI AMERTHA MENGGELAR RAT,RAIH SHU 31 JUTA LEBIH

Gatra Humas, 10 Juni 2025 — Koperasi Sekolah Giri Amertha SMK Giri Pendawa sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024/2025 pada Selasa, 10 Juni 2025. Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh pengelola koperasi, I Wayan Suiji, koperasi berhasil mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp31.334.361.Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh para anggota koperasi. “Semua ini tercapai berkat dukungan seluruh anggota. RAT merupakan forum tertinggi koperasi, tempat kita menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus menyusun program kerja ke depan. Terima kasih kepada seluruh anggota dan tentunya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Lebih lanjut,Suiji juga memaparkan rencana kerja koperasi ke depan yang dinamakan Dasa Karya, yaitu sepuluh program andalan koperasi. Salah satu program unggulan tersebut adalah menunjuk dan melibatkan siswa sebagai pengurus dan pengawas koperasi, serta pendirian warung mini yang dikelola langsung oleh siswa, sebagai bentuk pembelajaran kewirausahaan secara nyata di lingkungan sekolah. Dengan terlaksananya program ini,maka akan menambah kesejahtraan para anggota khususnya anggota aktif yang berjumlah 25 orang dari 42 anggota yang tercatat,yang tidak aktif membayar simpanan wajib,umumnya mereka pernah bertugas di SMK namun sekarang sudah berhenti yang lainnya anggota yayasan yang tidak bertuagas di sekolah. Harapan saya selaku pengelola agar rasa fanatisme anggota sebagai pemilik sekaligus pelanggan kopsek ini ,agar semakin ditingkatkan, sedangkan untuk rencana pembangunan warung kita akan komunikasikan dengan orang tua siswa,juga simpanan pokok dan wajib murid baru akan ditingkatkan sesuai keputusan orang tua siswa dalam sosialisasi nati,ungkap Suiji.

Sementara itu, I Komang Sumarta, kepala SMK Giri Pendawa secara eksopesia sebagai ketua Dewan Penasehat, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan koperasi. “Saya sangat bersyukur memiliki teman seperti sdr. Wayan Suiji yang mampu mengelola koperasi secara profesional atas dasar pengalamannya di dunia perkoperasian. Terima kasih kepada beliau dan semua anggota koperasi. Mohon dukungan kita semua untuk kelanjutan program-program koperasi ke depan,” tuturnya.

Dalam ruang tanyajawab salah satu anggota Gst.Ngr.Mataram menanyakan prihal SHU dibagi sebagai saham untuk pembangunan warung koperasi sehingga tidak kena iuran untuk membangun dan kedua anggota jangan kena finalti saat tidak bisa/lambat membayar pinjaman serta ke tiga kalau bisa belikan trening untuk 17an nanti,pungkas Mataram.Hal tersebut langsung ditanggapi oleh pengelola bahwa pembagian SHU tidak bisa begitu saja dibagi secara merata pada anggota, pembagian SHU ada mekanismenya sesuai dengan ketentuan AD/ART Koperasi,kami bertugas sesuai regulasi dan mekanisme yang ada,yang kedua langkah yang kami lakukan dengan mengenakan bunga 1,5% dari saldo pokok pinjaman itu sudah keputusan RAT 2 tahun lalu,kami tinggal mengaplikasikan, tolong diingat itu bukan keputusan saya pribadi,kalau keputusan tidak tegas dilaksanakan,aturan tidak jalan cepat atau lambat koprasi ini akan bangkrut atau stagnan seperti pernah kita alami,untuk itu rekan rekan jangan salahkan saya,aturan anda yang buat,ketika melanggar kena sangsi,jangan ribut dibelakang,apalagi berpraduga bahwa itu terlalu begini begitulah,maaf ya kita sepakat dengan aturan,kalau mau merubah harus dengan mekanisme rapat anggota bahkan kalau mendesak bisa diadakan Rapat Luar Biasa. Kemudian untuk usulan yang ketiga tentang trening langsung saya eksekusi,saudari wayan Peby tolong carikan rekanan pilih warna sesuai kesepakatan teman-teman tapi ingat karena ini orang banyak jangan protes atau nghambul kalau warna idamannya tidak terkabulkan,ini keputusan bersama cari suara terbanyak ya bu Peby,begitu jawab Suiji.Kemudian karena sudah tidak ada yang bertanya atau mengajukan usul lagi,maka rapat ditutup dengan pengesahan LPJ dan Rencana Kerja menjadi Program Kerja 2025/2026.

RAT yang dihadiri oleh anggota koperasi berlangsung dengan penuh antusiasme serta semangat kekeluargaan.Diharapkan koperasi Giri Amertha terus berkembang menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah,diakhir acara dilaksanakan  penyerahan apresiasi kepada 7 anggota yang berpartisipasi aktif di Simpanan 4 orang sdr. W.Suiji,Gd,Suarnata,M.Agus Suciarta dan Bu Wulan sedangkan di Pinjaman Dewa Suarya,Ngakan Ariawan dan Dekjun. Acara kemudian diakhiri dengan megibung bersama.(manixs)

Ketua Wanhat/Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta saat memberi arahan 
setelah laporan dari pengelola koperasi I Wayan Suiji


Anggota peserta Rapat Anggota Tahunan Kopsek Giri Amertha

Ucapan selamat pada penabung terbanyak 1 sd 4

Ucapan selamat kepada peminjam berprestasi

Pengelola mendapat apresiasi dari Wanhat sebagai penyimpan terbanyak


Menikmati gibungan produksi made in Kantor

Makan megibung bersama usai rapat

Dewan Penasehat

 
Duplikasi kegiatan RAT







SMK GIRI PENDAWA GELAR RAPAT AKHIR TAHUN AJARAN 2024/2025,SEMUA NAIK ...

Gatra Humas, 10 Juni 2025 – Menjelang berakhirnya Tahun Ajaran 2024/2025, SMK Giri Pendawa mengadakan Rapat Akhir Tahun yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, I Wayan Suiji, yang menyampaikan pentingnya refleksi dan evaluasi sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan di tahun berikutnya. Rapat hari ini merupakan rapat gabungan yakni rapat akhir tahun pelajaran dan sebentar lagi dilanjutkan dengan Rapat Akhir Tahun Kopsek Giri Amertha SMK Giri Pendawa,ujarnya.

Rapat yang menjadi momen penting dalam pengambilan keputusan kenaikan kelas siswa kelas X dan XI ini dihadiri oleh guru guru, staf, serta jajaran wakil kepala sekolah dan kepala program keahlian. Dalam sambutannya, Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru, pegawai, wakil kepala sekolah, dan kepala program keahlian atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam mendidik serta membimbing siswa. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas-tugas pendidikan secara tepat waktu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, I Gusti Ngurah Mataram, kemudian menyampaikan laporan hasil evaluasi akademik siswa berdasarkan masukan dari wali kelas. Dalam laporannya, disebutkan bahwa secara umum seluruh siswa kelas X dan XI memenuhi syarat untuk naik ke jenjang berikutnya. Namun, terdapat satu kasus khusus, yakni seorang siswa kelas XI jurusan Tata Boga bernama Winata, yang tidak pernah hadir selama tengah semester ini, tidak mengikuti Ulangan Akhir Semester, serta tidak mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL),lapornya.

Kasus tersebut mendapat perhatian serius dari peserta rapat salah satunya dari I Made Agus Suciarta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan,menurutnya sudah berulangkali dikonfirmasi melalui sambungan whatshaap maupun telpon tetapi tidak pernah diangkat,dihubungi orang tua untuk datang ke kantor tidak datang dan pendekatan melalui temannya dicari kerumahnya dia menyatakan bosan masuk dan akan berhenti,menurut saya karena begitu kasusnya sudah mengabaikan ketentuan dan yang bersangkutan masih tercatat di sekolah kita,maka kesimpulannya ia tidak naik kelas,ujar Agus. 

Setelah dilakukan diskusi dan mempertimbangkan berbagai masukan, Kepala Sekolah memutuskan bahwa seluruh siswa dinyatakan naik kelas kecuali Winata diputuskan tidak naik kelas. Keputusan ini diambil karena Winata dianggap tidak memenuhi syarat akademik dan administratif yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Dengan berakhirnya rapat ini, diharapkan SMK Giri Pendawa dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di tahun ajaran mendatang serta memastikan seluruh peserta didik mendapatkan pendampingan yang maksimal dalam proses belajar mengajar.(manixs)

GNR Mataram Waka Kurikulum memberikan laporan

Kepala Sekolah memberikan arahan dalam rapat Kenaikan Kelas TP.2024/2025



Senin, 09 Juni 2025

SMK Giri Pendawa Kembalikan Premi Jamsostek Siswa PKL Karena Tidak Ada Tindak Lanjut dari Pihak Terkait

Gatra Humas,07 Juni 2025 – Pada awal tahun ajaran ini, SMK Giri Pendawa telah menerima sosialisasi dari pihak penyelenggara asuransi BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar di stadion Dipta Gianyar terkait kewajiban siswa SMK yang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Sosialisasi tersebut menyebutkan bahwa selama masa praktik atau "trening" selama enam bulan, setiap siswa diwajibkan mengikuti program Jamsostek dengan total pembayaran premi sebesar Rp108.000 per siswa,dengan tambahan tanggungan dua bulan ,sebulan sebelum pembayaran premi dam sebulan setelah masa berlaku berakhir.

Pihak Jamsostek saat itu menyampaikan bahwa kewajiban ini didasarkan pada Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang PKL, yang mengamanatkan perlindungan jaminan sosial bagi peserta didik yang melaksanakan praktik kerja. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali Kasi Kurikulum yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan juga menegaskan kewajiban tersebut.

Mewakili Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, I Wayan Suiji, telah menindaklanjuti hal ini dengan menyosialisasikan informasi tersebut kepada seluruh orang tua/wali siswa yang putra putrinya akan trening. Pungutan data dan pembayaran premi pun telah dilakukan secara lengkap sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang disampaikan.

Namun, permasalahan mulai muncul ketika pihak Jamsostek Karangasem  yang menjanjikan tindak lanjut dan pendampingan lebih lanjut tidak kunjung datang ke sekolah meskipun telah dihubungi puluhan kali. "Kami sudah menghubungi mereka sekitar 16 kali melalui WA dan telepon, terakhir mereka janji akan segera hubungi kembali, tetapi hingga saat ini tidak ada kabar," ujar I Wayan Suiji.

Mengingat siswa sudah mulai menjalani PKL dan tidak adanya kejelasan perlindungan dari pihak Jamsostek, Waka Humas berinisiatif untuk berkonsultasi dengan Kepala Sekolah dan pengawas sekolah. Berdasarkan hasil pertimbangan bersama, akhirnya diputuskan untuk mengembalikan seluruh uang premi yang telah dikumpulkan kepada siswa secara utuh.

“Kami khawatir jika terjadi sesuatu pada siswa selama PKL, karena secara legal mereka belum terlindungi, dan dari pihak Jamsostek juga tidak ada kejelasan. Maka, keputusan terbaik adalah mengembalikan agar tidak ada masalah lebih lanjut,” tambah I Wayan Suiji.

Pihak sekolah berharap ke depan koordinasi antara instansi penyelenggara program seperti Jamsostek agar menindak lanjuti secara serius sesuai dengan hasil sosialisasinya dan sekolah lebih pasti dan nyaman dalam menjalankan kegiatan ,kalau tidak serius lebih baik jangan sosialisasi.(manixs)

Berikut secrinsoot percakapan kami mulai 9 Mei 2025






Rabu, 04 Juni 2025

PELEPASAN SISWA PKL SMK GIRI PENDAWA: TEMPA DIRI UNTUK MENAKLUKKAN DUNIA PARIWISATA

Gatra Humas, 4 Juni 2025

SMK Giri Pendawa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dan siap kerja melalui kegiatan Pelepasan Siswa untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Juni 2025, bertempat di pelataran  utama sekolah di depan Padmasana. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, serta turut didampingi langsung oleh Pengawas SMK Provinsi Bali, Bapak Ida Bagus Keniten.

Sebanyak puluhan siswa dari  program keahlian Perhotelan dan Tata Boga dilepas secara resmi untuk melaksanakan PKL di berbagai unit usaha dan instansi yang bergerak di bidang pariwisata, sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka serta amanat Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang PKL.

Dalam arahannya, Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, menekankan pentingnya sikap disiplin dan tanggung jawab selama masa PKL. Ia mengibaratkan pengalaman PKL sebagai proses penempaan diri yang akan membentuk siswa menjadi pribadi unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Anak-anakku semua,kalian di ibaratkan sedang masuk ke kawah Candradimuka. Kalian akan belajar bukan hanya secara teknis, tetapi juga membentuk sikap, karakter, dan daya tahan. Dunia industri, khususnya pariwisata, menuntut kalian untuk tangguh, adaptif, kreatif dan memiliki etika serta etos kerja yang tinggi. Karena itu gunakan waktu PKLmu untuk membekali diri sebaik-baiknya, karena kalian sedang bersiap untuk menjadi insan yang diharapkan mampu menaklukkan dunia pariwisata,” ujar Komang Sumarta.

Lebih lanjut, Sumarta juga mengingatkan agar para siswa mematuhi peraturan di tempat PKL serta menjunjung tinggi nama baik sekolah,diri sendiri dan keluarga.

Sementara itu, Pengawas SMK Provinsi Bali, Bapak Ida Bagus Keniten, dalam amanatnya menyampaikan betapa pentingnya membangun sikap positif dan spiritualitas selama menjalani PKL. Beliau mengingatkan bahwa selain kompetensi, dunia kerja sangat menghargai sikap menghormati orang lain dan kemampuan menjaga relasi interpersonal.

“Yang paling utama dalam dunia pariwisata adalah attitude, yakni bagaimana kita menghargai orang lain,menghormati senior maupun teman sejawat. Juga jangan pernah lupakan doa. Hari ini kalian dilepas dengan upacara dan doa bersama sebagai permohonan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Disamping itu jangan lupa komunikasikan juga selalu keberadaan kalian kepada orang tua. Ketika orang tua merasa tenang, doa mereka akan menyertai perjalanan kalian,” Bapak juga begitu,tadi baru sampai di sekolah ini,bapak sudah telpon istri, bu ajik sudah di SMK Giri Pendawa,sehingga keluarga tenang dan nyaman dan ketenangan itulah sumber kebahagiaan hidup.pesan beliau.

Acara pelepasan ditutup dengan kegiatan persembahyangan bersama di pura sekolah sebagai bentuk permohonan restu dan perlindungan spiritual. Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai prosesi pelepasan yang juga dihadiri oleh para Waka,Kaprodi,guru dan staf pegawai.

SMK Giri Pendawa terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri serta membekali peserta didik dengan kompetensi teknis, karakter, dan nilai-nilai budaya yang kuat. Melalui program PKL ini, diharapkan siswa dapat menyerap pengalaman nyata di dunia kerja dan mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten dan berdaya saing di era global.(manixs/Humas SMK Giri Pendawa)

Bapak Ida Bagus Keniten Pengawas Provinsi Bali memberikan motivasi dan nasehat 
kepada peserta PKL di SMK Giri Pendawa

Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta saat memberikan arahan

Bapak Ida Bagus Keniten ketika memberi motivasi 
penyemangat pada siswa PKL.

Paraa Waka,Kaprodi,Guru dan staf pada acara pelepasan PKL




Minggu, 01 Juni 2025

SMK GIRI PENDAWA MENANAMKAN NILAI LUHUR PANCASILA MELALUI UPACARA BENDERA

Gatra Humas, 2 Juni 2025 – Suasana pagi di SMK Giri Pendawa tampak berbeda dari biasanya. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan hadir di lapangan upacara dengan mengenakan pakaian adat Bali. Perpaduan warna-warni kain tradisional dan semangat nasionalisme menciptakan suasana yang khidmat sekaligus mencerminkan identitas budaya bangsa dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025 kemarin.

Upacara dilaksanakan secara tertib dan penuh makna yang secara regulasi dilandasi Surat Edaran Kepala BPIP No. 5 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila No.3 Tahun 2025 tentang Pedoman Peringatan hari Lahir Pancasila Tahun 2025. Selanjutnya pada upacara tersebut bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMK Giri Pendawa, Bapak I Komang Sumarta, menyampaikan amanat yang sarat akan nilai sejarah dan pesan moral. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungkan kembali makna Pancasila sebagai dasar negara yang lahir dari kandungan ibu nusantara yang sudah berabad abad  nilai nilai luhur pancasila itu dikandungnya ditambah dengan semangat perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, tetapi merupakan dasar negara yang hidup, yang harus kita amalkan dalam setiap aspek kehidupan. Ia lahir dari pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 di sidang BPUPKI, dan menjadi pondasi utama dalam membangun bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ungkap beliau di hadapan seluruh peserta upacara.

Beliau juga menekankan bahwa Pancasila memiliki hakekat sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara, terlebih bagi generasi muda saat ini yang hidup di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, di era yang penuh tantangan ini, penting bagi siswa untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam sikap sehari-hari.

“Sebagai pelajar, kalian adalah penerus perjuangan bangsa. Tunjukkan semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan dalam kehidupan sekolah dan masyarakat.Amalkan nilai nilai Pancasila seperti sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa,jangan pagi pagi ambil beras se gelas lalu biar kelihatan sembahyang beras itu ditempelkan didahinya,itu tidak benar,itu berbohong pada Tuhan,jangan seperti itu,amalkan nilai Pancasila itu dengan benar dan Itulah cara kita menghidupkan Pancasila,” tambahnya.

Penampilan para peserta upacara dengan busana adat Bali menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya menunjukkan rasa hormat terhadap hari besar nasional, tetapi juga sebagai bentuk nyata pelestarian budaya lokal dalam bingkai kebangsaan. Tradisi dan nasionalisme berpadu harmonis dalam satu panggung yang sarat makna.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara, dan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Janji Siswa dibacakan oleh dua orang siswa. Seluruh rangkaian berjalan dengan penuh khidmat dan tertib, mencerminkan kedewasaan dan rasa hormat peserta terhadap makna upacara.

Sebagai penutup, doa bersama dipanjatkan demi kedamaian dan kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga media edukatif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter pada seluruh warga sekolah.

Dengan mengangkat tema nasional tahun ini, “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045,” SMK Giri Pendawa menegaskan komitmennya untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pondasi penting dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(manixs)

Petugas pengibar bendera

Guru dan staf mengikuti upacara

Kepala Sekolah selaku pembina upacara saat memberi hormat

Pelaksanaan Upacara ada beberapa siswa tidak berpakaian adat karena pemberitahuannya mendadak
dan kemungkinan mereka tidak melihat pemberitahuan di HPnya sehingga tidak tahu informasi