SMK Giri Pendawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian Tingkat Sekolah (UKKS) yang digelar mulai kemarin dan akan berlangsung hingga 12 Februari mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh dua jurusan unggulan, yakni Tata Boga dan Perhotelan, dengan pelaksanaan yang dirancang mendekati standar dunia industri.
Jurusan Tata Boga melaksanakan UKKS selama dua hari, sementara jurusan Perhotelan melaksanakan uji kompetensi selama empat hari. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dan profesional, mulai dari tahap persiapan, proses kerja, hingga pelayanan langsung kepada tamu undangan.
Kepala Program Studi Tata Boga, Dewa Putu Suarya, S.E., yang bertindak sebagai penguji di area dapur (kitchen), menyampaikan bahwa secara teknis pelaksanaan UKKS tingkat sekolah berjalan dengan lancar. Ia menjelaskan bahwa siswa mampu menjalankan seluruh tahapan kerja dengan baik, mulai dari preparation (preparasi) bahan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan di restoran.
Menurutnya, kesiapan siswa tidak terlepas dari pengalaman yang mereka peroleh saat mengikuti training atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri, yang kemudian dimantapkan kembali melalui praktik intensif di sekolah.
“Saya yakin seluruh proses berjalan dengan baik. Puncaknya nanti adalah Uji Kompetensi Keahlian Nasional (UKKN) yang akan diuji langsung oleh instruktur eksternal dari PHRI,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Program Studi Perhotelan, Drs. Dewa Putu Suaba, yang juga merupakan guru senior di SMK Giri Pendawa, menyatakan bahwa siswa-siswa jurusan Perhotelan telah siap menghadapi baik UKKS maupun UKKN. Menurutnya, seluruh siswa telah dibekali keterampilan kerja yang mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) perhotelan sesuai standar hotel.
“Anak-anak perhotelan pada prinsipnya sudah siap diuji, baik pada UKKS maupun UKKN. Selama ini kami membekali mereka dengan keterampilan dan etika kerja sesuai SOP hotel, sehingga mereka memahami betul bagaimana standar pelayanan yang harus diterapkan di dunia kerja,” tegasnya.
Penguji di restoran, I Gusti Ngurah Gede Adnyana, menambahkan bahwa pelaksanaan UKKS pada kompetensi Perhotelan telah dilaksanakan sesuai SOP yang berlaku. Persiapan dilakukan secara matang, mulai dari penataan restoran, kesiapan penyajian, hingga pelayanan terhadap tamu undangan.
Sebelum memasuki sesi table manner, para tamu undangan yang berasal dari siswa-siswi SMP terlebih dahulu diajak berkeliling lingkungan sekolah untuk mengenal lebih dekat fasilitas dan program keahlian di SMK Giri Pendawa. Kegiatan ini dipandu oleh Putri dan Dina sebagai leader, bersama anggota OSIS, yang memperkenalkan ruang praktik, lingkungan belajar, serta budaya sekolah kepada para tamu dengan penuh keramahan.
Setelah kegiatan tur sekolah, para tamu kemudian diarahkan menuju restoran untuk mengikuti sesi table manner, di mana seluruh proses pelayanan dilakukan oleh siswa jurusan Perhotelan sebagai bagian dari penilaian UKKS.
Pada hari pertama, tamu undangan berasal dari SMPN 1 Selat dan Satap Sangkan Gunung, dengan total 16 orang, terdiri dari 12 siswa dan 4 guru pendamping. Pada hari berikutnya, giliran SMPN 2 dan SMPN 3 Selat yang diundang.
Sementara itu, pada puncak pelaksanaan UKKN, pihak sekolah akan mengundang SMPN 1, 2, dan 3 Rendang serta Satap Besakih.
Melalui pelaksanaan UKKS ini, SMK Giri Pendawa tidak hanya mengukur kemampuan akademik dan keterampilan siswa, tetapi juga menampilkan kesiapan nyata mereka dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang kuliner dan perhotelan, dengan standar industri yang profesional dan berdaya saing.(manixs).
Dewa Putu Suarya,SE,kaprodi perhotelan penguji di kitchen
GNR.Gede Adnyana,A.Md. penguji di resto
Drs.Dewa Putu Suaba,penguji Perhotelan
Situasi saat UKKS
Foto bareng tamu table manner dan penguji
Dokumen UKKS