Minggu, 01 Maret 2026

Ketua USBK SMK Giri Pendawa: Konflik Timur Tengah Berpengaruh pada Pariwisata, Alumni Diminta Tetap Waspada.

Ketua Panitia Pelaksana USBK I Nyoman Pande Setiawan, A.Md., di sela-sela kesibukannya mempersiapkan ujian, turut memberikan tanggapan terkait peluang serapan alumni SMK Giri Pendawa, khususnya dari jurusan Perhotelan dan Tata Boga, di tengah situasi geopolitik akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Ia menyampaikan bahwa ketegangan geopolitik di kawasan tersebut tentu berdampak terhadap mobilitas internasional, terutama akses bepergian ke luar negeri. Namun, untuk siswa yang saat ini sedang mengikuti ujian, sebagian besar kemungkinan masih akan bekerja di sektor pariwisata lokal di Bali dan atau melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Sementara itu, bagi alumni yang sudah maupun akan bekerja ke luar negeri—terutama ke Abu Dhabi, Turki, Qatar, dan wilayah sekitarnya—ia mengimbau agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap perkembangan situasi global. Ia berharap para “pejuang devisa” tersebut senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa serta doa dan karma baiknya, serta mendoakan agar konflik yang terjadi segera menemukan jalan damai.

Menurutnya, dampak konflik global tentu akan berpengaruh pada perekonomian dunia, termasuk Bali. Kenaikan harga kebutuhan dan potensi penurunan kunjungan wisata bisa terjadi akibat penundaan penerbangan dan menurunnya rasa aman wisatawan.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga keamanan dan kualitas pariwisata Bali ke depan. Sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Bali diharapkan lebih selektif dalam menerima wisatawan, dengan mendorong kunjungan wisatawan yang berkualitas,kalau yang tidak berkwalitas pemerintah daerah agar mendeportasi saja ke negaranya,sehingga Bali menjadi semakin aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Sebagai langkah strategis, ia menekankan pentingnya diversifikasi pariwisata Bali, termasuk pengembangan wisata religius yang kini semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia pun mengajak seluruh krama Bali untuk tetap bersatu, tidak saling menyalahkan, serta bersama-sama mengatasi “sampah alam maupun sampah pikiran”, demi menjaga Bali tetap nyaman sebagai destinasi wisata dunia.(Manixs)

I Nyoman Pande Setiawan ketua Panitia USBK


Tidak ada komentar:

Posting Komentar