Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah asesmen terhadap pencapaian kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI & Okupasi yang dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP - P1/LSP-2/LSP-3), atau satuan pendidikan yang terakreditasi bersama dengan dunia kerja.
Tujuan UKK adalah untuk mengukur
pencapaian kompetensi peserta didik SMK yang telah menyelesaikan proses
pembelajaran sesuai kompetensi/konsentrasi keahlian yang ditempuh dan
dibuktikan dengan sertifikat kompetensi(Prakrin) juga mengoptimalkan
pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi
lulusan SMK sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia serta mendorong
kerja sama SMK dengan dunia kerja dalam rangka pelaksanaan uji kompetensi
sesuai kebutuhan dunia kerja.
Adapun target yang akan dicapai
dalam Pelaksanaan UKK ini adalah terlaksananya UKK bagi seluruh peserta didik
SMK,untuk SMK program 3 Tahun dilaksanakan pada semester 5 atau semester 6
dan/atau telah menuntaskan materi pembelajaran / capaian pembelajaran melalui
serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien,
dan akuntabel sehingga nantinya diterbitkannya sertifikat kompetensi bagi
seluruh peserta UKK yang dinyatakan kompeten.
Demikian halnya dengan SMK Giri
Pendawa,UKK Sekolah tahun Pelajaran 2023/2024 dilaksanakan mulai Senin,5
Pebruari 2024 kemarin dan berakhir hari ini 6 Pebruari 2024, dari 2 jurusan
atau keahlian yang ada Akomodasi Perhotelan 19 peserta namun tidak hadir 1
orang atas nama Arka,anak ini memang ada masalah kehadiran dan sudah ditangani
dengan berbagai pendekatan bahkan sudah kordinasi dengan kakak dan orang
tuanya,tetapi nyatanya hari ini tidak hadir dan untuk Tata Boga 17 peserta
semuanya hadir dan melaksanakan ujian dengan baik,ujar I Komang Sumarta kepada
Pengawas sekolah Ida bagus Keniten. Dalam pantuan lapangan pengawas diantar
Kepala Sekolah ke berbagai sudut memantau lingkungan sekolah,baik personal,peralatan,bahan
dan administrasi di tiap sudut ruangan terutama kerapian dan kebersihan
lingkungannya. Keniten cukup terkesan dengan kebersihan dan kerapian
lingkungan,menurutnya situasi ini menandakan sekolah dan anak-anaknya
tertib,ungkapnya. Usai peninjauan lapangan pengawas sempat melihat secara
langsung siswa Perhotelan yang melaksanakan UKKS di Room yang diuji oleh
Kaprodi PH Dewa Putu Suaba,menurutnya penguasaan anak-anak di room cukup baik
sesuai dengan kompetensinya. Dipihak lain jurusan perhotelan di bidang Publik
Area(PA) yang diuji oleh pendamping Prodi PH Gst Ngr Adi Sandi Putra, dari 9
peserta yang ada tidak hadir 1 karena siswa ini memang bermasalah sejak awal,attitude-nya
kurang,kami sebagaiu wali kelasnya sudah
membina bersama pihak terkait di sekolah ini,bahkan baru kemarin dipanggil Waka
Humas sudah berjanji hari ini menyelesaikan laporan prakerinnya,nyatanya juga
tidak hadir,mau gemana lagi,bahkan kakak dan orang tuanya kemarin sudah
dikontak langsung oleh waka humas,kakak dan orang tuanya sudah tidak sanggup
ngurus anak ini. ungkap Sandi,ia menambahkan secara teknis sesuai paket uji
kompetensi anak anak tidak ada kendala,namun sarana pendukung seperti tangga
untuk membersihkan di tempat yang tinggi belum kita miliki,sehingga area diatas
tidak terjangkau.
Sementara itu kunjungan pengawas
di Boga cukup antusias memantau anak-anak sedang praktek yang diuji oleh
Kaprodi TB Dewa Putu Suarya. Suarya yang berbakat dibidang kuliner dengan
pengalamannya di kapal pesiar dan organisasi profesi chef di Kabupaten
Karangasem bahkan sebagai pengurus organisasi chef Bali,dengan kepiawaiannya
didunia kuliner,dengan gamblang ia menjelaskan kepada pengawas tentang kegiatan
yang dilakukan hari ini,dengan sangat antusias dan sesekali melontarkan pujian
kepada chef Suarya. Ia menjelaskan UKKS kali ini mengambil Paket 2 tentang menu
continental dan western food meliputi apotezer greendsalad,soupchicken,chiken
catsu dan lain lain. Secara umum tidak ada kendala,anak anak sudah memiliki
kompetensi dibidangnya,namun kami masih perlu latih lebih intensif untuk
menghadapi UKKN,dimana pengujinya dari PHRI. Sebenarnya UKKS ini adalah latihan
persiapan untuk bisa beradaptasi menghadapi UKKN,baik mental maupun ketrampilan
mereka nantinya,sehingga mereka tidak grogi dalam melaksanakan ujian,point nya
disana,ungkap Suarya.
Usai group Boga melaksanakaan
tugasnya maka dilanjutkan oleh group restoran untuk menyajikan yang diujikan
oleh Gst Ngr.Gede Adnyana yang ahli dibidangnya,karena pengalamannya pernah
bekerja di kapal pesiar puluhan tahun. Ngurah Gede mengungungkapkan kepada
pengawas,bahwa peserta di Restoran hari ini sejumlah 8 orang,9 orang di kuliner.
Langkah Langkah pelaksanaan UKKS di Restoran dimulai dari
persiapan/pripering,polish,setup table dan tata cara penyajian dimulai dari
menerima tamu hingga selesai menikmati hidangan,ungkap Ngurah Gede.
Mendengar penjelasan itu,pengawas
yang didampingi Kepala Sekolah,Waka Kurikulum dan Waka Humas, menyampaikan
pesan agar kundusifitas ini terus dijaga,kebersihan dan kerapian agar
ditingkatkan,minimal dipertahankan. Alat alat pendukung UKKS dan UKKN seminimal
mungkin dapat dipenuhi,karena itu sarana pendukung,fokuskan di alat-alat yang
dibutuhkan dalam Pendidikan. Semoga kedepannya sekolah ini semakin banyak dapat
siswa sehingga akan lebih bergeliat maju untuk mendidik anak anak bangsa menuju
Indonesia Maju,pesannya.(manixs)
.jpeg)


.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar