Senin, 05 Februari 2024

UKKS ADAPTASI MENUJU UKKN

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah asesmen terhadap pencapaian kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI & Okupasi yang dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP - P1/LSP-2/LSP-3), atau satuan pendidikan yang terakreditasi bersama dengan dunia kerja.

Tujuan UKK adalah untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran sesuai kompetensi/konsentrasi keahlian yang ditempuh dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi(Prakrin) juga mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan SMK sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia serta mendorong kerja sama SMK dengan dunia kerja dalam rangka pelaksanaan uji kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Adapun target yang akan dicapai dalam Pelaksanaan UKK ini adalah terlaksananya UKK bagi seluruh peserta didik SMK,untuk SMK program 3 Tahun dilaksanakan pada semester 5 atau semester 6 dan/atau telah menuntaskan materi pembelajaran / capaian pembelajaran melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel sehingga nantinya diterbitkannya sertifikat kompetensi bagi seluruh peserta UKK yang dinyatakan kompeten.

Demikian halnya dengan SMK Giri Pendawa,UKK Sekolah tahun Pelajaran 2023/2024 dilaksanakan mulai Senin,5 Pebruari 2024 kemarin dan berakhir hari ini 6 Pebruari 2024, dari 2 jurusan atau keahlian yang ada Akomodasi Perhotelan 19 peserta namun tidak hadir 1 orang atas nama Arka,anak ini memang ada masalah kehadiran dan sudah ditangani dengan berbagai pendekatan bahkan sudah kordinasi dengan kakak dan orang tuanya,tetapi nyatanya hari ini tidak hadir dan untuk Tata Boga 17 peserta semuanya hadir dan melaksanakan ujian dengan baik,ujar I Komang Sumarta kepada Pengawas sekolah Ida bagus Keniten. Dalam pantuan lapangan pengawas diantar Kepala Sekolah ke berbagai sudut memantau lingkungan sekolah,baik personal,peralatan,bahan dan administrasi di tiap sudut ruangan terutama kerapian dan kebersihan lingkungannya. Keniten cukup terkesan dengan kebersihan dan kerapian lingkungan,menurutnya situasi ini menandakan sekolah dan anak-anaknya tertib,ungkapnya. Usai peninjauan lapangan pengawas sempat melihat secara langsung siswa Perhotelan yang melaksanakan UKKS di Room yang diuji oleh Kaprodi PH Dewa Putu Suaba,menurutnya penguasaan anak-anak di room cukup baik sesuai dengan kompetensinya. Dipihak lain jurusan perhotelan di bidang Publik Area(PA) yang diuji oleh pendamping Prodi PH Gst Ngr Adi Sandi Putra, dari 9 peserta yang ada tidak hadir 1 karena siswa ini memang bermasalah sejak awal,attitude-nya kurang,kami  sebagaiu wali kelasnya sudah membina bersama pihak terkait di sekolah ini,bahkan baru kemarin dipanggil Waka Humas sudah berjanji hari ini menyelesaikan laporan prakerinnya,nyatanya juga tidak hadir,mau gemana lagi,bahkan kakak dan orang tuanya kemarin sudah dikontak langsung oleh waka humas,kakak dan orang tuanya sudah tidak sanggup ngurus anak ini. ungkap Sandi,ia menambahkan secara teknis sesuai paket uji kompetensi anak anak tidak ada kendala,namun sarana pendukung seperti tangga untuk membersihkan di tempat yang tinggi belum kita miliki,sehingga area diatas tidak terjangkau.

Sementara itu kunjungan pengawas di Boga cukup antusias memantau anak-anak sedang praktek yang diuji oleh Kaprodi TB Dewa Putu Suarya. Suarya yang berbakat dibidang kuliner dengan pengalamannya di kapal pesiar dan organisasi profesi chef di Kabupaten Karangasem bahkan sebagai pengurus organisasi chef Bali,dengan kepiawaiannya didunia kuliner,dengan gamblang ia menjelaskan kepada pengawas tentang kegiatan yang dilakukan hari ini,dengan sangat antusias dan sesekali melontarkan pujian kepada chef Suarya. Ia menjelaskan UKKS kali ini mengambil Paket 2 tentang menu continental dan western food meliputi apotezer greendsalad,soupchicken,chiken catsu dan lain lain. Secara umum tidak ada kendala,anak anak sudah memiliki kompetensi dibidangnya,namun kami masih perlu latih lebih intensif untuk menghadapi UKKN,dimana pengujinya dari PHRI. Sebenarnya UKKS ini adalah latihan persiapan untuk bisa beradaptasi menghadapi UKKN,baik mental maupun ketrampilan mereka nantinya,sehingga mereka tidak grogi dalam melaksanakan ujian,point nya disana,ungkap Suarya.

Usai group Boga melaksanakaan tugasnya maka dilanjutkan oleh group restoran untuk menyajikan yang diujikan oleh Gst Ngr.Gede Adnyana yang ahli dibidangnya,karena pengalamannya pernah bekerja di kapal pesiar puluhan tahun. Ngurah Gede mengungungkapkan kepada pengawas,bahwa peserta di Restoran hari ini sejumlah 8 orang,9 orang di kuliner. Langkah Langkah pelaksanaan UKKS di Restoran dimulai dari persiapan/pripering,polish,setup table dan tata cara penyajian dimulai dari menerima tamu hingga selesai menikmati hidangan,ungkap Ngurah Gede.

Mendengar penjelasan itu,pengawas yang didampingi Kepala Sekolah,Waka Kurikulum dan Waka Humas, menyampaikan pesan agar kundusifitas ini terus dijaga,kebersihan dan kerapian agar ditingkatkan,minimal dipertahankan. Alat alat pendukung UKKS dan UKKN seminimal mungkin dapat dipenuhi,karena itu sarana pendukung,fokuskan di alat-alat yang dibutuhkan dalam Pendidikan. Semoga kedepannya sekolah ini semakin banyak dapat siswa sehingga akan lebih bergeliat maju untuk mendidik anak anak bangsa menuju Indonesia Maju,pesannya.(manixs)

Drs.Dewa Putu Suaba sedang membrefing peserta UKKS
Peserta Boga bersama chef Suarya
Kunjungan Pengaawas ke ruang UKKS Room 
Pengawas mengintervew Kaprodi TB.Dewa Putu Suarya,SE
Kepala Sekolah mendampingi Pengawas bersama Waka Kurikulum dan Waka Humas
Tamu penguji Gst.Ngr.Adi Sandi Putra,SE
Ketua Panitia UKK I Nym.Pande Setiawan saat memberikan arahan 
bersama Ajik Ngurah Gede penguji Resto.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar