Kamis, 13 Juni 2024

PASRAMAN KILAT GIRI AMERTHA BANGKITKAN PENDIDIKAN KARAKTER

Merujuk  dalam rangka mengisi liburan,kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,menjawabnya dengan SK.Kepala Sekolah No.:421.3 /109/SMK.GP/VI/2024 Tentang Pasraman Kilat,tanggal 18 Juni 2024 ,yang pelaksanaan pasramannya dilakukan mulai Senin,24 Juni 2024 hingga Kamis 27 Juni 2024. Pasraman Kilat dengan tema “Melalui Pasraman Kilat Kita Mantapkan Praktek Kewirausahaan yang mendukung keagamaan untuk Mewujudkan Pendidikan Karakter” ini, diikuti oleh siswa kelas XII dan X karena kelas XI sedang melaksanakan job trening di berbagai hotel di Bali. Sementara anggaran yang digunakan dalam pasraman ini tidak terakomodasi dalam anggaran RAPBS, sehingga para instruktur dan panitia pelaksana murni pengabdian untuk mewujudkan acara ini,ujar ketua Pasraman Kilat Widya Giri SMK Giri Pendawa I Gusti Ngurah Sandi Adi Putra,SE.

Sementara itu Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd dalam sambutan sekaligus mengisi materi pasraman kilat menyampaikan, bahwa pasraman kilat ini sangat penting,karena anak anak dapat belajar praktis tentang pembuatan sarana upakara,sekaligus mengimplementasikan ajaran agama terutama dalam sarana upakara. Kegiatan ini diambil pada saat liburan,agar waktu anak anak bisa produktif ikut serta mengajegkan tradisi dan budaya Bali khususnya budaya Hindu. Dalam ajaran Tri kerangka Agama Hindu yang terdiri dari Tattwa ,Susila dan Upakara hendaknya anak anak mengerti akan makna yang terkandung didalamnya. Dalam belajar agama hindu poin penting yang mendasari adalah paham akan tattwanya,kemudian bagimana kita berprilaku atau beretika dalam melaksanakan dan apa sarana upakaranya,semua itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.Untuk mencapai tujuan beragama ketiga komponen itu ibaratnya sebutir terlur ada sarinya yang merupakan intinya yaitu tattwa,ada putihnya ibarat susila/etika,bagaimana kita menjaganya dengan baik agar dapat terlaksana sesuai dengan ajaran agama,serta kulit telur adalah upakara sebagai sarana yang patut dijaga untuk menguatkan ketiga dasar tadi. Kemudian dalam ajaran Panca Saradha,kita yakini akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa yang disebut widhi sradha,keyakinan akan adanya atman,Hukum karma sebagai hukum sebab akibat,phunarbawa dan percaya dengan moksa. Kelima hal itu patut kita jadikan acuan dalam meyakini agama kita,kalian harus pertebal sradha kalian,jangan sampai terpapar oleh ajaran ajaran lain yang mendiskreditkan ajaran agama kita.Kita sudah warisi dari nenek moyang kita,jangan sampai kita meninggalkan jati diri kalian,bisa kena tulah pamidi ata azab,karena mengingkari kodrat kita sebagai umat hindu. Zaman boleh berubah tapi keyakinan jangan sampai kendor,kalian harus menghargai dan menghormati,kalau bukan kita,siapa lagi,orang luar negeri banyak dan suka belajar dengan ajaran leluhur kita,seperti yoga,gamelan,adat bali,dan sebagainya,kenapa kita justru beralih,bodoh amat kita ini.ujarnya bersemangat memotipasi para sisya.

Mengenai materi yang diajarkan selama pasraman berlangsung,ada belajar menabuh gong yang dibina oleh I Made Ariawan (pegawai) seorang seniman lokal yang gemar dalam dunia seni karawitan,sementara dharma gita,mewirama dan mekidung dibina oleh Ngakan Made Ariaawan (guru agama),seorang seniman topeng yang sudah malang melintang di dunia tari bersama Dewa Putu Suaba (Kaprodi PH) yang senang megeguritan. Dalam kegiatan membuat upakara caru dibimbing oleh I Gst Ngurah Gede Adnyana guru TB yang juga seorang praktisi sekaligus menjabat Klian Banjar di Muncan. Praktek membuat banten pejati diasuh oleh Ni Wayan Melina Pebriani dkk,juga pelatih yoga. Sedangkan materi Kewira Usahaan Yang Berbasis Keagamaan disampaikan oleh ketua Koperasi Simpan Pinjam Mekar Sari sebagai mitra SMK Giri Pendawa.

Pelaksanaan kegiatan disamping diberikan materi keagamaan juga materi bisnis dan kegiatan sosial yang berupa acara merersik di Pura Dalem Kupa dan sekitarnya,yang dipandu langsung oleh para wali kelas. Antusias anak anak dalam mengikuti kegiatan hingga akhir penutupan berlangsung kondusip dan penuh keceriaan. Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat menambah wawasan keagamaan dan rasa cinta terhadap ajaran leluhur.(manixs)

 

Suasana pembukaan

Foto b usai pembukaanersama

Suasana diskusi saat materi Kewirausahaan Berbasis Keagamaan

Suasana diskusi saat materi Kewirausahaan Berbasis Keagamaan

Suasana diskusi saat materi Kewirausahaan Berbasis Keagamaan

Vidio kegiatan pasraman

latihan darma gita

Latihan tabuh

Latihan Tari

                                                                       Bakti sosial


 
membuat sarana banten pejati


 
Suasana saat pembukaan

Praktek membuat sengkui

Suasana penutupan Pasraman Kilat Widya Giri




RAT KOPSEK GIRI AMERTHA MOMENTUM MEDIA SILATURAHMI

Koperasi Giri Amertha dibawah naungan SMK Giri Pendawa sejatinya sudah berdiri cukup lama diakhir tahun 2012 tepatnya tanggal 12-12-2012 dengan SK.pendirian dari Kepala SMK Giri Pendawa bapak Ngk.Putu Murtika(alm) nomor 12/SMK.GP/XII/2012.Nama Giri Amertha diambil agar memiliki ikatan psikologis dengan sekolah dan yayasan Giri Pendawa,makna yang terkandung didalamnya adalah dari kata giri yang berarti gunung identik dengan kuat dan Amertha artinya kehidupan yang berkonotasi dengan kemakmuran. Dengan demikian Kopsek Giri Amertha mengandung maksud sebagai Koperasi Sekolah yang diharapkan bisa mewujudkan kemakmuran yang bagus terhadap anggotanya. Hal itu diungkapkan oleh I Wayan Suiji selaku pengelola sekaligus pendiri Kopsek Giri Amerta diawal laporannya dalam pertanggungjawaban pengelolaan koperasi tersebut pada acara RAT. Suiji juga melaporkan bawa dari jumlah piutang yang ada dan dikurangi dengan utang atau kewajiban maka diperoleh sisa hasil Usaha Koperasi tahun 2023/2024 sebesar 35.679.010,-meningkat 42,76% dari tahun sebelumnya. Koperasi ini sempat stagnan perkembangannya karena pengaruh covid19 dan kurangnya kesadaran beberapa anggota terhadap pemenuhan kewajibannya. Setelah diadakan restrukturisasi manajemen hingga dapat ditingkatkan kesadaran anggota hingga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Diawal pembenahan pengelola sempat kekurangan modal sehingga terpaksa minta bantuan dana penyertaan dari KSP.Mekar Sari dalam bentuk mitra kerjasama. Sekarang karena modal sudah mencukupi maka dana tersebut akan dikembalikan dan nanti kalau kekurangan modal maka akan dilaksanakan kerjasama serupa. Sedangkan untuk rencana kerja 2024/2025 adalah menterapkan ketentuan koperasi terbaru yakni apabila anggota tidak aktif berturut turut selama 2(dua) tahun maka keanggotaan dan dana simpanannya akan dibekukan alias tidak mendapat bagian SHU,masih sebagai anggota tetapi statusnya pasif.Program lainnya adalah menugaskan kepada Ni Wayan Widnyani sebagai petugaas khusus pemungut Simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi, sehubungan dengan terpisahnya pemungutan masing masing dana sekolah,disamping juga akan lebih mudah crosceknya,juga akan direncanakan untuk membeli baju kaos sebagai wujud kekeluargaan,untuk kemajuan usaha diharapkan sekolah bisa membantu 1 almari untuk pengadaan unit perdagangan sembako kepada anggota,pungkasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Penasehat Kopsek Giri Amertha I Komang Sumarta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pengelola koperasi atas kerja seriusnya sehingga koperasi kita bisa jalan dan mendapat SHU seperti itu,kita patut bersyukur atas capaian itu dan jadikanlah Kopsek Giri Amertha sebagai momentum media  silaturahmi diantara warga SMK Giri Pendawa dan Yayasan Giri Pendawa,karena prinsip koperasi adalah kekeluargaan,gunakan wadah ini untuk kita saling membantu,tentu sesuaikan dengan kemampuan kita masing masing,saya yakin koperasi akan maju pesat apabila ada rasa panatisme dari anggota terhadap koperasinya. Bila perlu kita ekspansi agar bisa berkembang tentu atas prinsif kehati hatian. Saya sudah usulkan ke yayasan agar koperasi mempunya tempat khusus ,nanti kita bisa gabung dengan tefa tefa yang ada,bila perlu kita wujudkan seperti swalayan,kita akan sangat senang dan bangga kalau bisa melayani masyarakat umum,maka sekolah kita akan semakin dikenal dan usulan saya ini sudah di-acc oleh yayasan, tinggal kita tunggu action-nya saja untuk dieksekusi kalau sudah ada dananya.ungkap Sumarta.

Dipihak lain saat ajang diskusi,anggota paling senior Dewa Putu Suaba mengusulkan agar mendukung program pengurus dalam pemupukan modal,maka sebagiknya simpanan wajib ditingkatkan dari 10K menjadi 20K sehingga kita tidak lagi minta bantuan ke yang lain,pintanya.

Selanjutnya pada sesi pengesahan Suiji langsung memimpin dan menegaskan bahwa laporan dan program yang disampaikan tadi baik menyangkut rencana kerja dan peningkatan simpanan wajib 100% apakah dapat disetujui ? tanya Suiji dan dijawab kompak oleh anggota bahwa rencana itu disetujui dilaksanakan hingga tahun ajaran baru Juli mulai dieksekusi dengan simpanan wajib 20K,mik diketok 3 kali pertanda keputusan rapat hari ini,Kamis,13 Juni 2024 dapat disetujui.

Usai RAT maka acara selanjutnya adalah pembagian hadiah bagi peserta yang rajin menabung dan peminjaman dengan pembayaran lancar,serta wali yang berhasil mengajak anak waliannya menabung, acara kemudian megibung bersama dan membagikan uang transport peserta rapat oleh Ni Putu Sri Erawati)manixs).

Surat Undangan RAT

 
Acara RAT dimulai oleh Melina P
Peserta rapat akhir tahun

Rapat sedang berlangsung

Pengelola memberikan laporan

Ketua Dewan Penasehat memberikan sambutan

Dewa Pt.Suaba anggota paling senior mengusulkan simpanan wajib menjadi 20K

 
Penyerahan hadiah pada anggota yang rajin menimpan dan meminjam

Apresiasi pada wali(Agus Suciarta & Peby)

Megibung bersama

















Selasa, 04 Juni 2024

OBSERVASI, PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN

Rapat menyusun perencanaan pembelajaran yang rencananya dimulai jam 10.00 diundur hingga jam 13.00 baru dimulai, karena pengawas manajerial SMK Provinsi Bali I Nyoman Pasek,S.Pd,M.Pd. baru datang langsung menuju ruang kepala sekolah. Sepuluh menit kemudian acara rapat baru dimulai yang diantarkan oleh Wakasek Humas Drs.I Wayan Suiji. Suiji dalam pengantarnya menyampaikan agenda rapat hari ini Selasa,4 Juni 2024 yakni Pembukaan,Pengarahan sekaligus kepala sekolah memimpin rapat,diskusi atau tanya jawab,penyampaian simpulan rapat dan terakhir pencerahan atau pembinaan dari pengawas.

Rapat kemudian dipimpin oleh kepala sekolah I Komang Sumarta S.Pd,M.Pd yang memancing peserta dengan mengajukan pertanyaan tentang  rencana pembelajaran  yang seperti apa diingnkan ?,apa usaha yang mesti dilakukan ?,Asset apa yang dimiliku sebagai pendukung perencanaan pembelajaran ? dan apa yang perlu diperbaiki untuk mensukseskan perencanaan pembelajaran bapak ibu sekalian ?. Pertanyaan pertanyaan itu sedikit dijabarkan oleh kepala sekolah,kemudian dimintakan pendapat atau usulan dari peserta rapat, pertanyaan itu kemudian pertama ditanggapi oleh Waka Kurikulum IGNR Mataram,S.Pd, M.Si,intinya perencanaan pembelajaran harus didukung oleh SDM yang memadai dan perencanaan yang matang sehingga proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Kemudian Suiji selaku Waka Humas merangkap Waka Sarpras, berpendapat bahwa Rencana Pembelajaran harus bersifat efektif,efesien dan berorientasi pada peserta didik,efektif artinya tepat sasaran sesuai tujuan pembelajaran,efesien maksud nya hemat biaya apalagi income kita di sekolah ini relatif kecil karena jumlah siswa yang sedikit,juga dalam proses pembelajaran hendaknya siswa yang lebih aktif karena ini tuntutan kurikulum,perencanaan yang seperti inilah yang kita impikan. Untuk mencapai itu usaha yang mesti dilakukan adalah meningkatkan kinerja guru untuk mengikuti regulasi dan perkembangan dunia pendidikan, masuk dalam PMM(Platform Merdeka Mengajar), berbagi dan belajar mengembangan kompetensi,karena perkem bangan pendidikan melalui aplikasi digital begitu pesatnya dan tak kalah penting mendukung sarana prasarana dan kese jahtraan guru dan pegawai untuk memotivasi mereka sebagai ujung tombak dalam perencanaan dan proses pembelajaran. Kami selaku waka sarpras menyampaikan asset pendukung perencanaan pembelajaran adalah ruang kelas sudah memadai,mobiler masih kurang,untuk efesiensi saya usulkan gunakan kursi model kuliahan (kursi inklud meja) dan akan mempermudah dalam mobailnya semisal mengadakan diskusi kelompok, akan sangat mudah kita pindahkan.Proyektor masih kurang, Hal hal yang perlu diperbaiki adalah sarana pendukung pembelajaran agar bisa dilengkapi,iklim pembelajaran perlu dibenahi agar nyaman dan tidak sering kosong,tanggung jawab personil perlu ditingkatkan sesuai tupoksinya tentu kesejahtraan karyawan perlu dipikirkan solusinya oleh pimpinan lembaga maupun yayasan,ungkap suiji.

Sementara itu Drs.Dewa Pt.Suaba kaprodi perhotelan mengusulkan agar ketrampilan tambahan pendukung skill siswa perlu dibangkitkan dalam kegiatan Ekskul seperti Bahasa Inggris,dalam komunikasi itu kelemahan siswa,juga skill lainnya seperti dibidang seni,fruit carving,juggling perlu dikembangkan sehingga ketika mereka on the job training apalagi sudah bekerja di hotel mereka akan memiliki brending,sehingga sekolah kita juga punya ciri khas sebagai brend. Ni Wayan Peby Melina,SS pendampung Humas juga berencana akan menambah metoda mengajar dan akan berorientasi pada siswa dalam mengajar.Kabeng PH,IGNR Adi Sandi Putra,SE juga angkat bicara menyoroti tentang prakerin sebagai salah satu eksistensi perencanaan pembelajaran. I Made Agus Suciarta,S.Pd Waka Kesiswaan,akan merencanakan meningkatkan komunikasi dengan orangtua dalam proses pembelajaran,juga memberikan kesempatan sosialisasi kepada dudi untuk memperluas wawasan siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Setelah disimpulkan oleh kepala sekolah sebagai kesepakatan teknis perencanaan pembelajaran, Pengawas Manajerial SMK Provinsi Bali I Nyoman Pasek,S.Pd,M.Pd,pengawas yang murah senyum ini, memberikan pembinaan sekalugus mengobserpasi kepala sekolah tentang teknik kepemimpinan dalam salah satu tugas kepala sekolah,dengan bijak menyarankan agar semua guru masuk dalam PMM walaupun sekolah swasta,kegiatan ini memang tidak berdampak pada kenaikan pangkat(karena swasta),namun paling tidak mekanisma regulasi yang ada dalam kinerja guru wajib diikuti,untuk kesetaraan sekolah bapak ibu dengan sekolah lainnya,pungkas Pasek (manixs

Dari kiri kekanan Waka Kurikulum GNR.Mataram, Kepala SMK.I Komang Sumarta
Pengawas Manajerial I Nyoman Pasek dan Waka Humas&Sarpras I Wayan Suiji.

Suasana rapat dan observasi kepala sekolah oleh pengawas

Rapat Perencanaan Pembelajaran,04 Juni 2024







 

Minggu, 02 Juni 2024

REVIEW KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS IRB DATA RAPORT PENDIDIKAN,SMK SWASTA SE KABUPATEN KARANGASEM

Revew kurikulum tingkat Satuan Pendidikan jenjang SMK Swasta se Kabupaten Karangasem yang berbasis Identifikasi,Refleksi dan Benahi (IRB) untuk yang pertama kalinya diselenggarakan di SMK Giri Pendawa dengan pemateri dari Pengawas manajerial SMK Provinsi Bali I Nyoman Pasek,S.Pd,M.Pd. Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan  bahwa terlaksananya kegiatan ini pada awalnya hanya bersifat intern saja,namun karena adanya sambutan dari teman teman kepala sekolah swasta se kabupaten Karangasem,untuk ikut bergabung dalam acara ini,maka kami sambut baik dan laksanakan secara bersama sama baik keuangan maupun dalam proses pembinaan, karena kami semua sangat butuh bimbingan dari bapak pengawas,untuk diketahui kami bukan bermaksud membuat kelompok swasta beda dengan kelompok smk negeri apalagi memecah belah persatuan MKKS,tapi semata mata kami ada kesamaan,sama sama butuh bimbingan dan sama sama krisis peserta didik,juga sama sama ditinggalkan guru karena lulus P3K.Kami berharap pada kawan kawaan yang hadir pada hari ini yaitu Kepala Sekolah,Waka Kurikulum dan Operator,tetap semangat walaupun dalam kondisi kesederhanaan seperti sekarang ini. Kemudian saya informasikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan 3 hari dari tanggal 3 sd 5 Juni,hari pertama pembukaan sekaligus penyampaian materi dari nara sumber,dua hari kemudian riview Kurikulum,Visi Misi,Tujuan dilaksanakan di sekolah masing-masing,ujar Sumarta.

Sementara itu I Nyoman Pasek,S.Pd,M.Pd. yang juga instruktur tingkat nasional,dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada initinya saya menyambut baik terselenggaranya acara ini,sebagai wujud kekompakan kawan kawan swasta,sehingga memudahkan pekerjaan kami tidak harus datang kesekolah sekolah,terimakasih kepada SMK Giri Pendawa yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Selanjutnya kepada para kepala sekolah agar mengikuti perkembangan yang ada,walaupun swasta mesti ikut dengan regulasi yang ada dan terpenting bagaimana bapak ibu bisa memiliki visi untuk menjadikan sekolahnya sebagai sekolah idaman yang cirinya pembelajaran berpusat pada siswa,reflektif,belajar,berbagi dan berkolaborasi untuk menciptakan iklim sekolah yang nyaman melalui kepemimpinan untuk perbaikan layanan berkelanjutan. Kita harus mampu menghadapi tantangan,mau belajar,mau menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada, kalau tidak, maka sekolah tidak akan memiliki brending,maka dudi tidak mau menampung lulusannya dan masyarakat tidak mau menyekolahkan putra putrinya di sekolah bapak ibu,artinya siap siap untuk bangkrut jelas Pasek.

Usai memberikan sambutan, Pasek pengawas yang ramah dan murah senyum ini,membuka acara workshop ditandai dengan pengetukan mikrofon sebagai tanda dimulainya workshop SMK Swasta se kabupaten Karangasem.(manixs)

Pembukaan oleh MC Melina P

 
Sambutan Kepala Sekolah


Sambutan Pengawas manajerial SMK  Provinsi Bali


Para Kepala Sekolah bersama nara sumber.

 
Peserta Workshop

Juru Potret jepret
Juru tegor tamyu
 
Pekak gaul serba bisa
 
Santap siang