Kepala Sekolah adalah tenaga fungsional guru yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk memimpin
suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar - mengajar atau
tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid
yang menerima pelajaran. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang
berkaitan dengan kepala sekolah adalah:
Permendikbud No. 6 Tahun 2018: Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Permendikbudristek No. 40 Tahun
2021: Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.
Permendikbud ini mengatur beban kerja kepala sekolah, yaitu melaksanakan tugas
pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan
tenaga kependidikan. Permendikbudristek No. 51 Tahun
2021: Kepala sekolah harus memiliki sertifikat Guru
Penggerak.
Secara umum dapat dirangkum bahwa tugas pokok dan fungsi kepala sekolah
dapat dijabarkan sebagai berikut
A.
Kepala Sekolah sebagai
Pendidik (Educator),sebagai pendidik,kepala
sekolah hendapknya dapat melakukan tugas sebagai berikut:
- Membimbing guru dalam hal menyusun dan
melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan
melaksanakan program pengajaran dan remedial.
- Membimbing karyawan/pegawai dalam hal
menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sehari-hari.
- Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra
kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba di luar sekolah.
- Mengembangkan staf melalui
pendidikan/latihan, melalui pertemuan/rapar-rapat, seminar dan diskusi,
menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat/kesejahtraan,
mengusulkan kenaikan jabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah.
- Mengikuti perkembangan iptek melalui
pendidikan/latihan, pertemuan, seminar, diskusi dan bahan-bahan.
B.
Kepala Sekolah sebagai
Manajer (Manager),kaitannya sebagai manager
kepala sekolah mestinya bisa :
- Mengelola administrasi kegiatan belajar dan
bimbingan konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan
belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling.
- Mengelola administrasi kesiswaan dengan
memiliki data administrasi kesiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler secara
lengkap.
- Mengelola administrasi ketenagaan dengan
memiliki data administrasi tenaga guru dan Tata Usaha.
- Mengelola administrasi keuangan Rutin, BOS,
dan Komite.
- Mengelola administrasi sarana/prasarana baik
administrasi gedung/ruang, mebeler, alat laboratorium, perpustakaan.
C.
Kepala Sekolah sebagai
Pengelola Administrasi (Administrator),dalam hal
ini kepala sekolah mesti mampu :
- Menyusun dan mensosialisasikan visi dan misi
sekolah serta Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun
jangka panjang.
- Menyusun organisasi ketenagaan disekolah
baik Wakasek, Pendamping Wakasek,Kaprodi Wali kelas, Kepala Tata Usaha(KTU),
Bendahara, dan Personalia Pendukung misalnya pembina perpustakaan,
pramuka, OSIS, Olahraga. Personalia kegiatan temporer, seperti Panitia
Ujian, panitia peringatan hari besar nasional atau keagamaan dan
sebagainya.
- Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara
memberikan arahan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas.
- Mengoptimalkan sumber daya manusia secara
optimal, memanfaatkan sarana/prasarana secara optimal dan merawat sarana
prasarana milik sekolah.
D.
Kepala Sekolah sebagai
Penyelia (Supervisor),kepala
sekolah agar mampu:
- Menyusun program supervisi kelas, pengawasan
dan evaluasi pembelajaran.
- Melaksanakan program supervisi.
- Memanfaatkan hasil supervisi untuk
meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untuk pengembangan sekolah.
E.
Kepala Sekolah sebagai
Pemimpin (Leader),dalam hal kepemimpinan
kepala sekolah agar:
- Memiliki kepribadian yang kuat, jujur,
percaya diri, bertanggungjawab, berani mengambil risiko dan berjiwa besar.
- Memahami kondisi guru, karyawan dan anak
didik.
- Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang
diemban.
- Mampu mengambil keputusan baik urusan intern
maupun ekstern.
- Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan
maupun tertulis.
F.
Kepala Sekolah sebagai
Pembaharu (Inovator) dalam hal pembaharu,kepala
sekolah hendaknya:
- Mampu mencari, menemukan dan mengadopsi
gagasan baru dari pihak lain.
- Mampu melakukan pembaharuan di bagian
kegiatan belajar mengajar dan bimbingan konseling, pengadaan dan pembinaan
tenaga guru dan karyawan, kegiatan ekstra kurikuler dan mampu melakukan
pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di Komite dan masyarakat.
G.
Kepala Sekolah sebagai
Pendorong (Motivator),kepala
sekolah mampu memberikan motivasi dalam:
- Mengatur lingkungan kerja.
- Mengatur pelaksanaan suasana kerja yang
memadai.
- Menerapkan prinsip memberi penghargaan
maupun sanksi hukuman yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sehubungan dengan hal
tersebut salah satu tugas kepala sekolah adalah bagaimana mempresentasikan dan mensosialisasikan
visi dan misi sekolah,maka pengawas sekolah hadir untuk mengevaluasi kegiatan
tersebut pada hari Rabu,16 Oktober 2024 jam 11.00 sampai selesai bertempat di
ruang guru.
Kepala SMK Giri Pendawa I
Komang Sumarta dalam presentasinya memaparkan tentang Visi sekolah yakni
Unggul,produktif,kompetitif dan berwawasan budaya,kemudian disajikan misi
sekolah beserta tujuan jangka Panjang,jangka Menengah dan jangka Pendek.
Setelah memaparkan Panjang lebar dilanjukan dengan diskusi yang cukup semangat
dari peserta sosialisasi. Pada akhirnya pengawas sekolah I Nyoman Pasek
menyimpulkan dan memberi saran,bahwa visi dan misi sekolah adalah benang merah
dalam mencapai tujuan sekolah ,mau dibawa kemana mimpi sekolah ini dan hal
tersebut hendaknya diformulasikan oleh warga sekolah mulai dari kepala sekolah
yang Menyusun konsep,para waka,pendamping,kaprodi,wali kelas guru dan staf
serta peserta didik dan jangan lupa komite sekolah,Masyarakat dan stake holder
lainnya seperti pemerintah dan dudi juga ikut ambil andil didalamnya. Semua itu
harus bersinergi,visi sekolah tidak boleh menyimpang dari visi atasannya
seperti Dinas Pendidikan,Pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Visi misi
hendaknya direvisi setiap awal tahun pelajaran,apakah masih relevan
diterapkan,atau mungkin misinya yang berubah dan muaranya pada tujuan
sekolah,ini pasti berubah sesuai kepentingan perkembangan dan sebagai evaluasi
sejauh mana tujuan telah tercapai.Tujuan ini harus terukur,validasinya akurat
dan jangan lupa data nilai raport Pendidikan sebagai acuannya. Dimana nilai
yang kurang itu diperbaiki,misalnya sekolah ini kurang di literasi dan numerasi,maka
tahun ini solusinya kegiatan literasi dan numerasi mesti lebih
diperbanyak,nilai yang sudah bagus dipertahankan,demikian seterusnya agar nilai
raport pendidikan di sekolah ini semakin hari semakin meningkat,tergantung
usaha bapak ibu semua,pungkas Pasek.
Tetapi jangan lupa bahwa
pembelajaran di SMK yang dicita citakan ada 4 ciri utamanya yaitu pembelajaran
yang berpusat pada peserta didik baik itu kemampuannya, kebutuhannya sehingga
kita tidak berkhayal tinggi tentang kompetensi yang ingin dicapai,sesuaikan
dengan sisi kompetensi guru,kemampuan siswa dan sarana prasarana yang
tersedia,makanya tujuan sekolah satu dengan lainnya tidak akan sama,walaupun
cpnya sama karena cp itu hanya memuat materi yang esensial,sementara kontennya
menyesuaikan dengan kemampuan sekolah bersangkutan termasuk kebutuhan dudi. Kedua
cirinya memiliki guru yang reflektif,kolaboratif,gemar belajar saling mengisi
dan berkolaborasi juga berpraktik baik,juga menyebarkan strategi dalam
pengembangan pembelajaran,yang sudah melek teknologi bisa berbagi dengan guru
lemah teknologi. Ciri ketiga dari sisi lingkungan belajar/lingkungan sekolah ,yang
inklusif,aman dan nyaman,bebas dari perundungan. Sedangkan ciri ke 4 Kepemimpinan
Kepala Sekolah yang memiliki visi yang jelas kedepan seperti yang diuraikan
oleh kepala sekolah tadi. Selanjutnya disamping nilai raport jangan lupa survey
hasil belajar juga bisa dipakai acuan,Bagai mana hubungan guru dengan guru
dengan siswa,juga survey karakter dan termasuk dari pengelolaan dana bos,siplah
dan sebagainya. Harapannya raport pendidikan ini diidentifikasi direfleksikan
dan dipresentasikan untuk mengatasi kekurangan dalam nilai raport,kekurangan
itu disinyalir kurangnya sosialisasi,karena itulah tugas atau kegiatan hari ini
melaksanakan sosialisasi visi misi oleh kepala sekolah,ujar Pasek.(manixs)

Peserta sosialisasi visi sekolah
Kepala sekolah mensosialisasikan visi misi sekolah didampingi Pengawas
Suasana diskusi yang hangat diapresiasi Pengawas