Kamis, 17 Oktober 2024

PRESENTASI KINERJA KEPALA SEKOLAH DLM SOSIALISASI VISI DAN MISI SEKOLAH

Kepala Sekolah adalah tenaga fungsional guru yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar - mengajar atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang berkaitan dengan kepala sekolah adalah: 

Permendikbud No. 6 Tahun 2018: Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.        Permendikbudristek No. 40 Tahun 2021: Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Permendikbud ini mengatur beban kerja kepala sekolah, yaitu melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.     Permendikbudristek No. 51 Tahun 2021: Kepala sekolah harus memiliki sertifikat Guru Penggerak. 

Secara umum dapat dirangkum bahwa tugas pokok dan fungsi kepala sekolah dapat dijabarkan sebagai berikut

A.    Kepala Sekolah sebagai Pendidik (Educator),sebagai pendidik,kepala sekolah hendapknya dapat melakukan tugas sebagai berikut:

  1. Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan program pengajaran dan remedial.
  2. Membimbing karyawan/pegawai dalam hal menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sehari-hari.
  3. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba di luar sekolah.
  4. Mengembangkan staf melalui pendidikan/latihan, melalui pertemuan/rapar-rapat, seminar dan diskusi, menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat/kesejahtraan, mengusulkan kenaikan jabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah.
  5. Mengikuti perkembangan iptek melalui pendidikan/latihan, pertemuan, seminar, diskusi dan bahan-bahan.

B.    Kepala Sekolah sebagai Manajer (Manager),kaitannya sebagai manager kepala sekolah mestinya bisa :

  1. Mengelola administrasi kegiatan belajar dan bimbingan konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling.
  2. Mengelola administrasi kesiswaan dengan memiliki data administrasi kesiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler secara lengkap.
  3. Mengelola administrasi ketenagaan dengan memiliki data administrasi tenaga guru dan Tata Usaha.
  4. Mengelola administrasi keuangan Rutin, BOS, dan Komite.
  5. Mengelola administrasi sarana/prasarana baik administrasi gedung/ruang, mebeler, alat laboratorium, perpustakaan.

C.    Kepala Sekolah sebagai Pengelola Administrasi (Administrator),dalam hal ini kepala sekolah mesti mampu :

  1. Menyusun dan mensosialisasikan visi dan misi sekolah serta Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.
  2. Menyusun organisasi ketenagaan disekolah baik Wakasek, Pendamping Wakasek,Kaprodi Wali kelas, Kepala Tata Usaha(KTU), Bendahara, dan Personalia Pendukung misalnya pembina perpustakaan, pramuka, OSIS, Olahraga. Personalia kegiatan temporer, seperti Panitia Ujian, panitia peringatan hari besar nasional atau keagamaan dan sebagainya.
  3. Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan arahan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas.
  4. Mengoptimalkan sumber daya manusia secara optimal, memanfaatkan sarana/prasarana secara optimal dan merawat sarana prasarana milik sekolah.

D. Kepala Sekolah sebagai Penyelia (Supervisor),kepala sekolah agar mampu:

  1. Menyusun program supervisi kelas, pengawasan dan evaluasi pembelajaran.
  2. Melaksanakan program supervisi.
  3. Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untuk pengembangan sekolah.

E.  Kepala Sekolah sebagai Pemimpin (Leader),dalam hal kepemimpinan kepala sekolah agar:

  1. Memiliki kepribadian yang kuat, jujur, percaya diri, bertanggungjawab, berani mengambil risiko dan berjiwa besar.
  2. Memahami kondisi guru, karyawan dan anak didik.
  3. Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang diemban.
  4. Mampu mengambil keputusan baik urusan intern maupun ekstern.
  5. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis.

F.  Kepala Sekolah sebagai Pembaharu (Inovator) dalam hal pembaharu,kepala sekolah hendaknya:

  1. Mampu mencari, menemukan dan mengadopsi gagasan baru dari pihak lain.
  2. Mampu melakukan pembaharuan di bagian kegiatan belajar mengajar dan bimbingan konseling, pengadaan dan pembinaan tenaga guru dan karyawan, kegiatan ekstra kurikuler dan mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di Komite dan masyarakat.

G. Kepala Sekolah sebagai Pendorong (Motivator),kepala sekolah mampu memberikan motivasi dalam:

  1. Mengatur lingkungan kerja.
  2. Mengatur pelaksanaan suasana kerja yang memadai.
  3. Menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi hukuman yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sehubungan dengan hal tersebut salah satu tugas kepala sekolah adalah bagaimana mempresentasikan dan mensosialisasikan visi dan misi sekolah,maka pengawas sekolah hadir untuk mengevaluasi kegiatan tersebut pada hari Rabu,16 Oktober 2024 jam 11.00 sampai selesai bertempat di ruang guru.

Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta dalam presentasinya memaparkan tentang Visi sekolah yakni Unggul,produktif,kompetitif dan berwawasan budaya,kemudian disajikan misi sekolah beserta tujuan jangka Panjang,jangka Menengah dan jangka Pendek. Setelah memaparkan Panjang lebar dilanjukan dengan diskusi yang cukup semangat dari peserta sosialisasi. Pada akhirnya pengawas sekolah I Nyoman Pasek menyimpulkan dan memberi saran,bahwa visi dan misi sekolah adalah benang merah dalam mencapai tujuan sekolah ,mau dibawa kemana mimpi sekolah ini dan hal tersebut hendaknya diformulasikan oleh warga sekolah mulai dari kepala sekolah yang Menyusun konsep,para waka,pendamping,kaprodi,wali kelas guru dan staf serta peserta didik dan jangan lupa komite sekolah,Masyarakat dan stake holder lainnya seperti pemerintah dan dudi juga ikut ambil andil didalamnya. Semua itu harus bersinergi,visi sekolah tidak boleh menyimpang dari visi atasannya seperti Dinas Pendidikan,Pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Visi misi hendaknya direvisi setiap awal tahun pelajaran,apakah masih relevan diterapkan,atau mungkin misinya yang berubah dan muaranya pada tujuan sekolah,ini pasti berubah sesuai kepentingan perkembangan dan sebagai evaluasi sejauh mana tujuan telah tercapai.Tujuan ini harus terukur,validasinya akurat dan jangan lupa data nilai raport Pendidikan sebagai acuannya. Dimana nilai yang kurang itu diperbaiki,misalnya sekolah ini kurang di literasi dan numerasi,maka tahun ini solusinya kegiatan literasi dan numerasi mesti lebih diperbanyak,nilai yang sudah bagus dipertahankan,demikian seterusnya agar nilai raport pendidikan di sekolah ini semakin hari semakin meningkat,tergantung usaha bapak ibu semua,pungkas Pasek.

Tetapi jangan lupa bahwa pembelajaran di SMK yang dicita citakan ada 4 ciri utamanya yaitu pembelajaran yang berpusat pada peserta didik baik itu kemampuannya, kebutuhannya sehingga kita tidak berkhayal tinggi tentang kompetensi yang ingin dicapai,sesuaikan dengan sisi kompetensi guru,kemampuan siswa dan sarana prasarana yang tersedia,makanya tujuan sekolah satu dengan lainnya tidak akan sama,walaupun cpnya sama karena cp itu hanya memuat materi yang esensial,sementara kontennya menyesuaikan dengan kemampuan sekolah bersangkutan termasuk kebutuhan dudi. Kedua cirinya memiliki guru yang reflektif,kolaboratif,gemar belajar saling mengisi dan berkolaborasi juga berpraktik baik,juga menyebarkan strategi dalam pengembangan pembelajaran,yang sudah melek teknologi bisa berbagi dengan guru lemah teknologi. Ciri ketiga dari sisi lingkungan belajar/lingkungan sekolah ,yang inklusif,aman dan nyaman,bebas dari perundungan. Sedangkan ciri ke 4 Kepemimpinan Kepala Sekolah yang memiliki visi yang jelas kedepan seperti yang diuraikan oleh kepala sekolah tadi. Selanjutnya disamping nilai raport jangan lupa survey hasil belajar juga bisa dipakai acuan,Bagai mana hubungan guru dengan guru dengan siswa,juga survey karakter dan termasuk dari pengelolaan dana bos,siplah dan sebagainya. Harapannya raport pendidikan ini diidentifikasi direfleksikan dan dipresentasikan untuk mengatasi kekurangan dalam nilai raport,kekurangan itu disinyalir kurangnya sosialisasi,karena itulah tugas atau kegiatan hari ini melaksanakan sosialisasi visi misi oleh kepala sekolah,ujar Pasek.(manixs)

Peserta sosialisasi visi sekolah

Kepala sekolah mensosialisasikan visi misi sekolah didampingi Pengawas

Suasana diskusi yang hangat diapresiasi Pengawas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar