Perhelatan peringatan hari sumpah pemuda ke 96 di SMK Giri Pendawa dilaksanakan dengan cukup semarak,karena diselenggarakan berbagai kegiatan lomba seperti lomba puisi,pidato,story telling dan sebagainya,dalam lomba pidato juara pertama diraih oleh Ni Luh Mira.
Mira sapaan akrab gadis kelahiran 13 November 2005,putri kedua dari buah
cinta pasangan I Wayan Gede dengan Ni Made Puspasari dari Banjar Dinas
Sukaluwih, Desa Amertha Bhuana,Kecamatan Selat,Kabupaten Karangasem. Dalam
wawancaranya dengan Gatra Humas ia menyampaikan bahwa dengan kondisi ekonomi
keluarga yang pas pasan,Ketika SD dirinya sering dibuly oleh teman temannya dan sering kali dipalak,apalagi ia tergolong
anak pemalu. Waktu SD saya masuk cukup jauh ,jam 5 pagi saya sudah bangun dan
berjalan kaki ke sekolah diberikan bekal sedikit dan Rp.500,-saya sisihkan
untuk beli es dijalan ketika saya pulang sekolah. Saya males belajar waktu itu,mungkin
karena capek dan menginjak kelas VI baru ada semangat untuk belajar,saat itu
saya ditunjuk mewakili lomba mesatwa bali tingkat desa bersama 7 orang lainnya
saya berlomba dan astungkara puji Tuhan saya meraih Juara I di tingkat Desa
Amertha Bhuana,saya sangat senang sekali karena itu kali pertama saya
pernah meraih juara,saya sangat semangat belajar pulang sekolah sampai malam biasanya
saya belajar dan pada akhirnya saya berhasil meraih rangking 2 di semester 1 dan
2 kelas 6 di SD .
Berikutnya saya lanjut ke jenjang SMP ,pertama di adakan tc pemilihan
kelas semua di uji per-SD ,saya mendapatkan nilai tertinggi dari teman teman
saya dan saya di taruh di kelas unggul ,ketika saya di kelas tersebut saya
merasa takut dan sifat pemalu saya muncul lagi saya merasa tidak cocok ada
dalam kelas itu ,kebiasaan saya malas belajar kambuh lagi,lebih lebih ada libur
akibat wabah covid 19/corona, saya sangat senang sekolah di liburkan,waktu itu
saya berjualan online,sehingga saya bisa menghasilkan uang sendiri akibatnya
saya makin malas untuk sekolah.Waktu pembagian raport saya mendapatkan rangking
20 dari 32 anak, 3 tahun berturut-turut saya tak pernah mendapatkan peringkat
10 besar di smp ,saya hanya punya pengalaman mewakili lomba mesatwa bali di
tingkat SMP se kabupaten ,di lomba itu saya berhasil meraih juara 2,karena guru
saya tau saya suka mesatwa bali saya ditunjuk sebagai perwakilan contoh mesatwa
bali dalam literasi.sejak hari itu meswatwa bali adalah hobi saya, saya sangat
suka membaca buku cerita ,dari waktu SD saya sering memimjam buku di
perpustakaan dan saya bawa pulang untuk saya baca setiap saya mau tidur.
Barulah sesudah memasuki jenjang SMK di Giri Pendawa ini,dalam hati saya
berjanji dan bertekad pada diri saya ,saya harus menjadi siswa yang berprestasi
,saya berusaha menjadi siswa aktif.hingga pada akhirnya saya berhasil mendapatkan
juara umum 1 secara berturut-turut dari kelas X sampai XI ,prestasi lainnya
saya
sering mengikuti lomba seperti ( Mc,Set up table,Puisi,Pidato dll ) saya
bersyukur sekali semua lomba yang pernah saya ikuti semuanya mendapatkan juara
dan saya sangat bersyukur di lomba tersebut selalu mendapatkan rangking pertama
.
Saya Mira ,saya seorang anak petani yang jauh dari kata berkecukupan
,apa apa yang saya inginkan tidak ada hari ini ,semua yang saya mau harus saya
usaha sendiri.
Dulu saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru dan sekarang sudah
saya kubur dalam dalam sebagai kenangan indah yang pernah singgah di memory
hidup saya , sekarang saya sekolah di sekolah pariwisata maka cita cita saya
akan menjadi seorang waitress di kapal pesiar ,dalam hidup saya,saya harus pernah
bekerja di luar negeri.Saya bertekad akan belajar dengan serius untuk bisa
menggapai mimpi saya untuk mengangkat derajat orang tua saya dan membahagiakan
mereka yang telah melahirkan saya,walaupun dalam keadaan yang sangat
sederhana,serba terbatas,namun dengan kasih beliau mampu dan berusaha
menyekolahkan saya,terimakasih bapa-meme dan kakak adik tiyang semua,Suksma,pungkasnya
dan mengakhiri perbincangan kami(manix).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar