Rapat rutin bulan Maret 2025 sekaligus evaluasi kegiatan, dilaksanakan pada hari Sabtu,15 Maret 2025 bertempat di Ruang Guru dari pukul 09.30 sd 11.45 Wita. Rapat yang dibuka Waka Humas I Wayan Suiji, mengagendakan acara mulai dari pembukaan dan doa,pengarahan Kepala Sekolah, kemudian dilanjutkan laporan dari masing-masing Waka dan kaprodi .Kepsek I Komang Sumarta dalam arahannya menyampaikan tentang pelaksanaan kegiatan dan progres pelaporan yang dilakukan rata-rata sudah berjalan dengan baik, namun laporannya masih tersendat-sendat. Sumarta sempat mengeluarkan stetmen tegas dan mengejutkan tentang tertundanya pelaporan yang bahkan kegiatan sudah berjalan setahun, laporannya belum klar,mestinya paling lama seminggu selesai kegiatan,kalau dilaksanakan secara bertanggungjawab pasti selesai,jangan sdr-sdr. menyepelekan tugas yang sudah disepakati, kalau memang saya selaku kepala sekolah tidak disenangi sehingga mengganjal tugas-tugas,lebih baik saya mundur sebagai kepala sekolah kalau memang anda tidak senang atau tidak menganggap saya pimpinan. Saya tidak suka mendikte anda,karena kita sudah sama-sama dewasa,karena itu mari kita laksanakan tupoksi kita masing-masing,ujarnya.
Berikutnya GNR Mataram Waka Kurikulum melaporkan pelaksanaan UKKS dan UKKN serta US sudah terlaksana sesuai jadwal dan laporan keuangan disampaikan ketua panitia Komang Pande Setiawan,laporan memang belum tuntas karena masih ada kegiatan yang belum selesai seperti penandatanganan ijasah,pengarsipan dan sebagainya.
Selanjutnya Kaprodi PH Dewa Putu Suaba melaporkan bahwa kegiatan orientasi siswa kelas XI sudah berlangsung dan masih baru mulai lagi 5 kloter dan sebelum galungan sudah selesai, sedangkan persiapan untuk prakerin sudah saya sosialisasikan dan inventarisasi keinginan siswa memilih tempat trening,sehingga awal Mei kita adakan pembekalan dan Juni sudah mulai terjun ke lapangan untuk trening selama 6 bulan di semester 5,ungkapnya.
Sementara itu GNR Sandi Adi Putra waka Sarpras melaporkan kondisi sarana prasarana yang mesti diperbaiki mendesak, yakni genteng bocor dan asbes yang rusak,ada penggantian kabel induk yang kecil dikhawatirkan berpeluang kebakaran termasuk rumah monyet untuk pompa di Lab TB. Kepada para kaprodi agar segera melengkapi form sarpras untuk dapat dipertanggungjawabkan,sekali lagi kabeng tolong teliti, jangan sampai satu objek barang didanai oleh dua sumber baik dari BOS atau Komite,hati hati agar tidak kena sanksi ketika diaudit.
Dewa Putu Suarya selaku ketua panitia HUT XIV melaporkan tentang Pelaksnaan Hut yang belum selesai laporannya,ia mengatakan masih ada dana tercecer diwali-wali tentang baju kaos dan kupon dan akan saya telusuri sehingga minesnya kurang dari 10 jutaan,saya sudah berusaha melaksanakan tugas tetapi gagal dalam mengelola keuangan terutama di konsumsi banyak yang tekor melebar, saya selaku ketua siap menerima sanksi dari kegagalan ini,ujarnya. Disisi lain Km Setiani selaku Bendahara BOS menyampaikan laporan akan diselesaikan minggu ini,janjinya.
Setelah mendengarkan laporan dari masing-masing pengelola anggaran,kepala sekolah menegaskan dan memberi apresiasi atas pelaksanaan tugasnya yang sudah berhasil,sesuai ketentuan dan laporan yang belum selesai tolong selesaikan dengan baik hingga tidak terulang seperti ini,jadikanlah ini pelajaran, sebenarnya bapak ibu tidak sepenuhnya gagal,justru saya selaku kepala sekolah yang gagal memimpin bapak ibu semua,tapi itu tak perlu diperpanjang cukup sampai disini jadi pelajaran,jangan terulang sampai kedua kalinya,kalau itu terjadi berarti kita bodoh,saya yakin bp/ibu semua orang-orang dewasa yang terdidik dan akan paham betul apa yang saya maksud. Sekali lagi tolong segera lakukan,paling lambat minggu ini sudah selesai dan akan saya laporkan kepada ketua yayasan sebagai atasan sekaligus pemilik sekolah ini,tegasnya.
Usai penegasan dari kepala sekolah,Suiji selaku pembawa acara minta persetujuan siapa disepakati untuk menjadi Ketua Panitia SPMB TB 25/26 dan akhirnya rapat memutuskan Ngk.Made Ariawan menjadi katuanya dan akan dilengkapi dengan personil-personilnya. Akhirnya Suiji juga berharap pada kepala sekolah bahwa dana pribadinya yang dipakai demi untuk menjaga kredibilitas SMK Giri Pendawa dimata masyarakat (krn ngebon sewa sound) sejak pertengahan Januari sebesar 17,5 jt untuk segera dikembalikan,harapnya.(manixs).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar