Rabu, 30 April 2025

SMK GIRI PENDAWA WUJUDKAN PENDIDIKAN BERMUTU MELALUI KARYA BERSAMA

 

Menunjuk surat Kadisdikpora Provinsi Bali Nomor B.10.400.3/15321/UK/DIKPORA tanggal 25 April 2025 hal : Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan nasional Tahun 2025 di SMK Giri Pendawa ditindak lanjuti dengan  upacara bendera di lapangan upacara setempat,disela sela perayaan hari raya Galungan dan Kuningan pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas dapat berjalan dengan hidmat. Hari Pendidikan Nasional di SMK Giri Pendawa  mengambil tema "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua,Melalui Karya Bersama Wujudkan Merdeka Belajar di SMK Giri Pendawa.". Tujuannya untuk memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa,juga mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosifi perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa,serta meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan. Hari Pendidikan Nasional ini ditetapkan melalui Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959 sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini,yang dilatar belakanhgi oleh sosok luar biasa yang berjasa dalam dunia pendidikan di Indonesia yakni Ki Hajar Dewantara sebagai bapak perintis pendidikan yang lahir tanggal 2 Mei 1889.

Selanjutnya diawali dengan pengibaran  Bendera Merah Putih yang diiringi berkumandangnya lagu kebangsaan Indonesia Raya,menambah hidmat suasana dipagi yang cerah itu,suara teriakan lantang dari pemimpin upacara untuk menghormat pada Sang Saka, menambah heningnya suasana,situasi semakin khusuk saat pembina upacara memimpin untuk mengheningkan cipta. Dalam mengenang sejarah perjuangan bangsa dibacakan Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dan untuk mewujudkan nilai perjuangan para pahlawan diikrarkan oleh siswa melalui pembacaan janji siswa. Dilanjutkan dengan amanat pembina upacara oleh kepala sekolah yang diwakili Waka Kurikulum I Gst.Ngurah Mataram. Dalam amanatnya Mataram memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan upacara bendera, petugas masih perlu meningkatkan kemampuannya ,terutama peserta jangan manja baru kena panas sedikit saja sudah tidak tahan alias kliad kliun,ini perlu dicermati terutama dalam pelaksanaan hardiknas hari ini bahwa hal penting yang harus kita miliki adalah pendidikan,sesuai tema didepan (silahkan baca) yang artinya adalah bagaimana kita menjadi insan-insan terpelajar yang terbaik untuk masa depan. Peringatan hari pendidikan nasional tujuannya yang pertama adalah untuk mengenang jasa para pahlawan bagaimana beliau-beliau tersebut mengupayakan bahwa pendidikan adalah hal yang utama dan sebagai kekayaan yang pertama dalam kehidupan, yang kedua ,hari ini adalah sebagai momentum  anak anak untuk melangkah yang lebih baik menuju masa depan. Pendidikan nasional yang dicetuskan oleh Suryadi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara yang terkenal dengan semboyannya Ing Arso Sung Tulodo,Ing Madya Mangun Karsa,Tut Wuri Handayani yang memiliki filosofi yang luarbiasa dalam kasanah kehidupan bangsa Indonesia,sebagai landasan untuk berfikir,berpijak menata masa depan,karena dengan pendidikan kita bisa memerangi kebodohan dan kemiskinan terutama dalam menghadapi tantangan problematika kehidupan. Sehubungan dengan itu kalian perlu implementasikan dengan belajar secara bersungguh-sungguh,semangat dan penuh keyakinan sehingga mampu menghadapi tantangan zaman yang serba canggih dan instan. Kalian harus banyak membaca tidak hanya dalam hati tetapi dengan ucapan sebagai proses sinergisitas panca indra kita. Kita patut berbangga hati karena kita punya hari sebagai moment memperingati hari pendidikan di negara kita ,sebagai peringatan bahwa hidup kita kekayaan utama adalah pendidikan,implementasikan janji kalian itu,kalau ingin maju ,ingat jangan gengsi,jangan malas apalagi menunda nunda kesempatan dan terpenting jangan lupa berdoa,pondasinya hormati orang tua,karena beliau kita ada,jangan sampai kalian ada penyesalan setelah kena karma. jangan bisanya hanya mengkritik,memprotes tetapi hendaknya kalian bisa menjadi contoh,contoh kepada Tuhan seperti janjimu yang pertama,jadi contoh kepada guru-guru seperti janji kalian yang kedua,juga adab kepada guru,orangtua dan terpenting dirimu bisa menjadi contoh  dan teladan di masyarakat ,dimanapun kalian berada nantinya. Akhirnya selamat Hari Raya Pendidikan Nasional, semoga kita sehat semuanya dan berkah selamanya sehingga kita sehat, rahayu,rahayu, rahayu,pungkas Mataram. 

Sementara itu Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,disela sela kesibukannya  mengikuti sosialisasi dan penandatanganan MoU BOS di provinsi, sempat menghubungi redaksi Gatra Humas,beliau intinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kawan-kawan guru dan pegawai beserta anak-anak,karena situasi liburan hari raya Galungan Kuningan, guru,pegawai dan siswa bisa melowongkan waktu untuk melaksanakan tugas dengan baik dalam memperingati hari pendidikan nasional,apalagi point penting dalam tema hari pendidikan adalah bagaimana kita mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua dan merdeka belajar di sekolah kita,semua mimpi itu akan terwujud apabila kita semua warga sekolah dapat melakukan Karya Bersama,karena itu melalui momentum ini saya selaku pimpinan sangat berharap kawan-kawan semua, guru dan pegawai dapat mengimplementasikan semboyan pendidikan ki Hajar Dewantara,sesuai tupoksi kita masing-masing, pintanya. 

Usai upacara bendera dilanjutkan dengan foto bersama dan syukuran sederhana dengan menikmati nasi bungkus antara para  guru dan staf pegawai yang disponsori oleh KSP.Mekar Sari dan Kopsek Giri Amertha. (manixs)

Ajudan menjemput Pembina Upacara (IGNR.Mataram)

Petugas pengerek bendera pada Hardiknas 2025

Upacara Bendera peringatan Hari Pendidikan NAsional saat berlangsung

Guru dan staf pegawai yang hadir saat Hardiknas

Foto bersama usai upacara hardiknas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar