Selasa, 27 Mei 2025

MALAM TILEM KEPITU WAHYU DARI PURA PENDAWA

Malam sunyi menyelimuti desa, langit gelap tanpa rembulan. Tilem kepitu—malam suci di mana roh-roh leluhur diyakini mendekat ke alam manusia. Dalam keheningan yang sakral itu, lima orang tokoh pendidikan ,spiritual dan pemuka masyarakat memulai perjalanan suci mereka. Mereka adalah Ngakan Putu Murtika, Dewa Suaba, KM Warsa, Ngakan Suarjana, dan Made Lumbung.

Tujuan mereka jelas: mohon petunjuk suci untuk mendirikan sebuah sekolah kejuruan (SMK). Sekolah yang kelak akan menjadi tempat menempa generasi muda agar berkarakter dan berbudi pekerti seperti para satria Pandawa. Mereka mendaki menuju ”Pura Panca Pendawa”, sebuah pura tua yang berada di punggung Gunung Tapis, tempat yang hanya dijangkau oleh mereka yang berani dan bersih hati. Angin malam terasa menusuk, diselingi suara-suara hutan yang menambah aura mistis. Sesampainya di pura, kelima tokoh itu langsung memulai persembahyangan dan meditasi. Api dupa mengepul ke langit, membawa doa-doa suci yang lirih terucap.

Tengah malam, suasana menjadi sangat sunyi hingga suara dedaunan pun terdengar jelas. Dalam keheningan itu, Dewa Suaba tersentak dari meditasinya. Ia melihat bayangan berkelebat cepat di antara pohon-pohon tinggi, diikuti suara ’geraman harimau’ yang menggema menembus kegelapan. Tapi anehnya, tak ada sosok harimau yang benar-benar terlihat. Hanya suara... dan hawa dingin yang membekukan tulang. Ia tahu, itu bukan binatang biasa. Itu adalah “isyarat alam”.

Sementara itu, Ngakan Murtika, yang terlelap dalam duduk semedinya, bermimpi. Dalam mimpi itu, ia berada di tengah kabut putih. Dari balik kabut muncullah sosok tua berjubah putih, menyodorkan sebuah tulisan beraksara Bali kuno yang bila dibaca berbunyi: "SMK Giri Pendawa." Sosok itu berkata lembut namun tegas: "Giri adalah kekuatan gunung. Pendawa adalah cerminan kebajikan, keberanian, dan kebijaksanaan. Sekolah ini akan mencetak murid dengan jiwa satria seperti Pandawa. Teguhkan niat, luruskan hati."

Di sudut lain dengan khusuknya Komang Warsa bermeditasi hingga badannya bergoyang goyang pertanda ada kekuatan lain merasuki dirinya,ia mengerang,merintih seolah melawan kekuatan itu,bibirnya komat kamit seolah berkomunikasi dengan makluk gaib,lama berdiam lalu manggut manggut seolah olah mengerti maksud lawan bicaranya. Suara binatang malam dihutan itu semakin larut semakin menyeramkan dan tiba tiba berkelebat sosok kucing besar berwana putih dengan sorot mata tajam mendekat pada Warsa,dan dengan kibasan ekor yang jinak dan dengan auman seperti suara manusia..."tujuanmu direstui" dan seketika bayangan itu menghilang dibenaknya Warsa. 

Pagi harinya, mereka semua turun dari pura. Matahari mulai menembus kabut gunung. Di tengah perjalanan, mereka saling berbagi pengalaman malam itu,Saya juga merasakan aada kekuatan yang luar biasa ada sosok besar seperti gunung tutur Ngakan Suarjana. Saat Ngakan Murtika menceritakan mimpinya, yang lain terdiam. Semua merasa merinding, seolah semesta telah menyampaikan restunya. Tanpa ragu, mereka pun sepakat menamai sekolah itu: "Giri Pendawa."

Sebuah sekolah yang kelak tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur Pandawa Lima—Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa—ke dalam jiwa anak-anak bangsa (manixs).


JEJAK LANGKAH WAYAN MELINA PEBRIANI

Di sebuah desa kecil yang sejuk dan asri bernama Pempatan, lahirlah seorang anak perempuan pada tanggal 26 Februari 1989. Namanya Wayan Melina Pebriani disapa Peby. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana yang penuh kasih anak dari seorang ibu guru sekolah dasar di desanya, di tengah gemuruh alam Bali yang masih perawan. Sejak kecil, Peby sudah menunjukkan ketekunan dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia sekitarnya.

Langkah awal pendidikannya dimulai di SD Negeri 1 Pempatan, yang ia tamatkan pada tahun 1994. Masa kecilnya dipenuhi tawa, kambing kambing peliharaan bapaknya menjadi mainannya, dan suara gamelan dari Pura Puseh menjadi hiburannya. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 2 Rendang dekat rumahnya dan lulus pada tahun 2000, lalu meneruskan ke SMA hingga tamat di tahun 2003.

Namun, bukan hanya di bangku sekolah Peby belajar. Hidup dan alam seolah menjadi guru keduanya. Ia belajar memahami orang-orang di sekitarnya, meresapi kehidupan masyarakat desa, dan menghargai nilai-nilai tradisi Bali yang begitu kental.

Cinta dan ketertarikannya terhadap bahasa dan budaya asing, terutama Jepang, membawanya ke bangku kuliah di jurusan Bahasa Jepang. Ia menamatkan kuliahnya pada tahun 2006. Dengan ilmu yang ia dapatkan, kini Peby mengabdikan dirinya sebagai guru Bahasa Jepang di dua sekolah sekaligus: SMK Giri Pendawa dan SMAN 1 Rendang. Bagi para siswanya, ia bukan hanya guru, tetapi juga teman, kakak, dan sosok ibu yang hangat dan bersahaja.

Wayan Peby adalah pribadi yang cantik luar dan dalam. Senyumnya yang lembut, tutur katanya yang ramah, dan kesederhanaannya membuat ia disenangi oleh semua orang, terutama murid-muridnya. Ia selalu merasa bahagia ketika melihat anak didiknya mampu memahami pelajaran, tetapi lebih dari itu, ia bersyukur saat mereka tumbuh menjadi manusia yang tahu tata krama dan peduli pada sekelilingnya.

"Belajarlah mengenal lingkungan di mana kita berada," pesannya sering terdengar dalam kelas. "Agar kita tahu rasa, dan tahu diri."

Namun hidup bukan hanya tentang suka. Peby juga pernah merasakan kehilangan yang begitu dalam. Seseorang yang sangat dekat dengannya pergi untuk selamanya. Duka itu sempat menghentikan langkahnya, tapi ia memilih untuk bangkit dan menyalurkan rasa itu ke dalam pengabdian dan cinta untuk sesama.

Kini, di sela kesibukannya mengajar, Peby aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di desanya yang kini bermukim di banjar Sukaluwih, Kecamatan Selat. Ia gemar menari, menabuh gamelan, dan melakukan yoga sebagai cara menjaga kesehatannya—baik fisik maupun batin,disamping untuk membaur bergaul dengan masyarakat lingkungannya.

Ia juga mendapat amanah  sebagai pendamping Wakil Kepala Sekolah bidang Humas di SMK Giri Pendawa. Perannya semakin luas, tapi semangatnya tak pernah padam. Disamping itu ia juga sebagai pengelola dana suka duka,kerap ketika teman kantornya mengalami musibah atau sakit ,ia yang pertama di perintahkan oleh waka humas untuk mengkordinasikan,untuk membesuk teman yang sakit sebagai rasa persaudaraan dan melayat berbela sungkawa ketika ada keluarga teman yang meninggal dunia.

Wayan Peby , seorang ibu dari satu anak yang kini masih duduk di bangku TK, ia terus melangkah dengan keyakinan. Ia percaya bahwa kehidupan adalah tentang belajar dari hari kemarin, bersyukur atas hari ini, dan mempersiapkan hari esok dengan lebih baik.

Dan di setiap langkahnya, ia tak pernah lelah menabur kebaikan dan pengetahuan bagi generasi penerus bangsanya,karena setiap saat ia ingin langkahnya  berguna bagi lingkungan,keluarga,masyarakat terutama anak anak didiknya yang ia cintai.(manixs)

 
Ni Wayan Melina Pebriani,SS.




Minggu, 25 Mei 2025

SMK GIRI PENDAWA GELAR SUMATIF AKHIR TAHUN (SAT) TP.2024/2025

Gatra Humas, 26 Mei 2025 – SMK Giri Pendawa resmi memulai pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun (SAT) Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu, mulai hari ini hingga Senin, 2 Juni 2025.

Pelaksanaan SAT diikuti oleh siswa-siswi dari kelas X jurusan Perhotelan dan Tata Boga, serta kelas XI dari kompetensi keahlian Tata Boga 1 (TB 1) dan Akomodasi Perhotelan (AP 1, AP 2, dan AP 3).

Ketua Panitia SAT, I Nyoman Pande, menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan menyelesaikannya secara tuntas.

"Kami berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, tepat waktu, dan menunjukkan hasil belajar terbaiknya," ujar Nyoman Pande.

Namun demikian, pelaksanaan SAT hari pertama diwarnai dengan ketidakhadiran beberapa siswa, salah satunya adalah Winata dari Pemuteran. Berdasarkan informasi dari rekannya, Winata menyatakan dirinya enggan datang ke sekolah dan menyatakan keinginan untuk tidak melanjutkan pendidikan. 

Pihak sekolah akan melakukan tindak lanjut terhadap siswa yang tidak hadir, terutama untuk memastikan alasan ketidakhadiran serta memberikan pendampingan dan solusi terbaik bagi siswa yang mengalami kendala dalam mengikuti SAT,padahal menurut Pande ,Winata ini ada yang membiayai yaitu bapak angkatnya dari Gianyar.

Pelaksanaan SAT ini merupakan evaluasi akhir tahun yang penting dalam menentukan capaian kompetensi siswa selama satu tahun pembelajaran, sekaligus menjadi acuan dalam penentuan kenaikan kelas.

Dihubungi terpisah bendahara komite Luh Resminingsih menyampaikan masih banyak anak-anak yang menunggak kewajibannya,ia berharap agar anak-anak yang sudah menuntaskan pembelajarannya dalam satu tingkat agar memenuhi kewajibannya baik itu uang komite, uang SAT dan kewajiban administrasi lainnya,agar setelah naik tingkat tidak ada lagi tunggakan di kelas sebelumnya, sehingga tidak menumpuk kewajiban yang harus diselesaikan dan ini pasti akan menimbulkan masalah baru dan membutuhkan energi untuk menyelesaikannya. Marilah kita bersama saling mendukung dan saling menyadari akan kewajiban kita masing-masing ,agar proses pembelajaran anak anak kita dapat berjalan dengan baik tanpa harus dibebani untuk mengeluarkan energi yang tidak penting,ujar iluh.(manixs)

Suasana SAT  tertib dan terkendali,salah satu anak di tempatkan di meja guru
,karena melakukan pelanggaran

Bu Peby mengawasi pelaksanaan SAT,sehingga berjalan tertib

Ajik Sandi memantau siswa kelas X yang melaksanakan kegiatan SAT

SAT berlangsung tertib

Terlaksana dengan baik

Semua aktif melihat HP karena ulangan secara daring/on line untuk menghemat biaya


Senin, 19 Mei 2025

SEMANGAT BARU DI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE -117.

Gatra Humas, 20 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, SMK Giri Pendawa menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung khidmat dan tertib di lapangan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, sementara siswa kelas XII tidak turut serta karena telah menuntaskan masa studi mereka.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah  I Nyoman Pande Setiawan, selaku pendamping Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya kebangkitan diri sebagai bentuk aktualisasi semangat kebangkitan nasional.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya menjadi pemicu bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk bangkit dan terus berkembang, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari bangsa.contoh kecil yang sudah kalian lakukan,kemaren banyak yang datang terlambat,namun akhir akhir ini sudah mulai bangkit ada perubahan,yang tadinya terlambat setengah jam,sekarang sudah lambatnya 2 menit,harapan bapak tetap bangkitkan semangatmu berjuang untuk merubah diri sehingga menjadi insan-insan yang penuh semangat,dedikasi,berjiwa maju penuh tanggungjawab ” ujar Pande dengan semangat.

Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, antara lain Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Wakil Kepala Sarana dan Prasarana, Kepala Program Studi Tata Boga, serta para guru dan staf pegawai.

Dasar pelaksanaan kegiatan merujuk pada surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali dengan nomor B.10.400.14.1.1/17155/UK/DIKPORA, tertanggal 18 Mei 2025, mengenai peringatan Harkitnas tahun ini.

Dengan penuh semangat, seluruh peserta upacara mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Semangat kebangkitan nasional yang digaungkan melalui kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat karakter, dan membangkitkan semangat belajar para siswa SMK Giri Pendawa,harap waka humas disela sela pendokumentasian berlangsungnya acara.(manixs)

Pengibaran bendera merah putih



Penghormatan Bendera Merah Putih puncak peringatan Harkitnas ke 117

Guru dan staf yang mengikuti upacara


SMK GIRI PENDAWA GELAR SOSIALISASI SISTEM PENERIMAAN MURID BARU TP. 2025/2026 DI SMPN 1 RENDANG

Gatra Humas, 19 Mei 2025 — Dalam rangka menyambut Tahun Pelajaran 2025/2026, SMK Giri Pendawa mengadakan kegiatan sosialisasi Penerimaan Peserta Murid Baru di SMP Negeri 1 Rendang sesuai Permendikdasmen Nomor 3 tahun 2025 tenteng Sistem Penerimaan Murid Baru(SPMB). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim SPMB SMK Giri Pendawa,  Ngakan Made Ariawan.

Acara sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dewa Putu Suaba dan I Gede Suarnata, yang memberikan pemaparan menyeluruh mengenai program keahlian, fasilitas, serta keunggulan SMK Giri Pendawa sebagai pilihan pendidikan lanjutan tingkat menengah kejuruan.

Salah satu yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah demonstrasi keahlian Tata Boga yang dikoordinasikan oleh Gusti Ngurah Adnyana. Melalui demo ini, para siswa SMP dapat menyaksikan dan terlibat secara langsung proses memasak dan penyajian makanan yang menjadi salah satu keterampilan unggulan di SMK Giri Pendawa.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan mendalam kepada siswa kelas IX SMPN 1 Rendang mengenai pilihan pendidikan kejuruan, sekaligus menginspirasi mereka untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan minat dan bakat.

Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan yang interaktif, SMK Giri Pendawa berharap dapat menjaring calon peserta didik baru yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.(manixs)

Peserta sosialisasi kelas IX SMPN 1 Rendang

Peserta cukup antusias mendengarkan sosilisasi dan melihat demontrasi

salah satu siswa bertanya mengenai pembiayaan dan fasilitas sekolah

Gst.Ngurah Adnyana bersama tim demontrasi

Murid SMP ikut terlibat demontrasi yang cukup menarik perhatian peserta

Dewa Putu Suaba kaprodi Perhotelan,selaku nara sumber



PEMBEKALAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) SMK GIRI PENDAWA 2025 BERLANGSUNG LANCAR DAN INTERAKTIF

Gatra Humas, 17 Mei 2025 – SMK Giri Pendawa sukses melaksanakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua hari, yaitu pada tanggal 16 dan 17 Mei 2025, bertempat di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dari berbagai program keahlian, sebagai persiapan sebelum menjalani PKL di dunia industri.

Hari pertama kegiatan pembekalan dibuka oleh Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, yang menyampaikan arah kebijakan sekolah terkait pelaksanaan PKL. Dalam pemaparan materinya, beliau menekankan pentingnya menjaga sikap, etika, dan integritas saat berada di tempat PKL,untuk dipahami kegiatan PKL terlaksana selaras dengan standar nasional pendidikan yang diatur dalam regulasi menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dilanjutkan oleh Waka Humas, I Wayan Suiji, yang membawakan materi pengenalan umum tentang PKL, termasuk prosedur pelaksanaan, mitra industri, serta komunikasi yang efektif selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya, Waka Kurikulum Gusti Ngurah Mataram,menyampaikan materi mengenai penyusunan laporan PKL, menjelaskan struktur, isi, dan penilaian laporan yang menjadi bagian penting dalam evaluasi hasil PKL siswa.

Waka Sarpras Gusti Ngurah Adi Sandi Putra ,memberikan penjelasan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), membekali siswa dengan pemahaman tentang pentingnya keselamatan diri di lingkungan kerja industri.

Materi terakhir di hari pertama disampaikan oleh Waka Kesiswaan I Made Agus Suciarta, yang menjelaskan tentang karakteristik budaya kerja, seperti kedisiplinan, kerjasama, tanggung jawab, dan nilai-nilai profesionalisme yang harus dimiliki siswa di dunia kerja.

Hari kedua diisi dengan pemateri dari kalangan industri dan yayasan. Manajer Operasional Tapa Agung Hotel & Resort bersama HRD-nya ,hadir sebagai narasumber pertama dengan materi tentang tugas pokok dan fungsi praktikan selama menjalani PKL. Beliau membagikan wawasan praktis mengenai aktivitas sehari-hari di dunia kerja dan harapan industri terhadap siswa PKL.

Dilanjutkan oleh Kaprodi Perhotelan, yang memberikan materi mengenai profesi perhotelan, serta gambaran karier dan keterampilan yang dibutuhkan di industri perhotelan modern.

Kemudian, Kaprodi Tata Boga membawakan materi tentang pengenalan dunia industri boga, memperkenalkan siswa pada lingkungan kerja dapur profesional, standar kebersihan, serta peluang kerja di bidang kuliner.

Ketua Yayasan SMK Giri Pendawa I Ketut Sudana ,menyampaikan materi mengenai etika, disiplin, dan motivasi kerja. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para siswa untuk membangun karakter yang kuat, memiliki semangat belajar tinggi, dan menjaga nama baik sekolah selama menjalankan PKL.

Sebagai evaluasi akhir, seluruh peserta mengikuti post-test untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan selama dua hari. Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada siswa-siswi terbaik berdasarkan hasil post-test, sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan dan partisipasi aktif selama pembekalan.

Dengan berakhirnya kegiatan pembekalan ini, para siswa SMK Giri Pendawa diharapkan siap terjun ke dunia kerja dengan bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang mumpuni.harap Suiji sebagai koordinator PKL,disela sela penutupan kegiatan.(manixs)

Bu Ayu HRD Tapa Agung

 
Pak Nengah Suardika Manajer Oprasional Tapa Agung



Kamis, 15 Mei 2025

PEMBEKALAN PESERTA PKL SMK GIRI PENDAWA TP 2025/2026 RESMI DIBUKA

Gatra Humas, 16 Mei 2025 — SMK Giri Pendawa menggelar kegiatan pembekalan bagi seluruh siswa kelas XI yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, I Komang Sumarta, S.Pd.,M.Pd.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental, sikap disiplin, dan etika kerja yang harus dimiliki siswa saat terjun langsung ke dunia kerja. “PKL bukan sekadar kewajiban, tetapi kesempatan emas untuk belajar langsung dari dunia industri. Bawalah nama baik sekolah dan tunjukkan karakter siswa SMK Giri Pendawa yang unggul,” .Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan  kepada segenap panitia yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan pembukaan PKL ini hingga dapat berjalan dengan baik ujarnya.

Ketua panitia kegiatan, Ni Wayan Melina Pebriani, S.S., menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan seputar dunia kerja, termasuk budaya industri, keselamatan kerja, serta etika profesional. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan pemateri dari berbagai kalangan profesional dan ketua yayasan. Sumber dana dari iuran dan partisipasi siswa serta subsidi dari BOS,dengan dana yang minimalis ini kami akan gunakan seefektif mungkin hingga berlangsungnya PKL selama enam bulan (Juni-Desember 2025) dan Ujian akhirnya sekitar bulan Januari 2026 mendatang.ucapnya.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Diharapkan melalui pembekalan ini, para siswa mampu menjalankan PKL dengan baik dan membawa pengalaman berharga untuk masa depan mereka. Semangat dan sukses untuk seluruh peserta PKL SMK Giri Pendawa! (manixs)

Laporan Ketua Panitia Ni Wayan Melina Pebriani,SS.

Sambutan Kepala SMK Giri Pendawa I Km.Sumarta,S.Pd,M.Pd dan 
membuka secara resmi pembekalan PKL TP>2025/2026

Antusiasisme peserta dalam mengikuti pembukaan Pembekalan PKL.







Kamis, 08 Mei 2025

TUNTAS BELAJAR, TANGGUH BERKARYA

Menyikapi Surat Edaran Kemendikbud Riset dan Teknologi Nomor 14 Tahun 2023 tentang Kegiatan Wisuda pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini,Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Menengah, SMK Giri Pendawa dalam acara Samawartana atau wisuda siswa angkatan ke XII  dilaksanakan secara sederhana di aula sekolah setempat, dengan mengambil tema Tuntas Belajar,Tangguh Berkarya.

I Wayan Gde Suarnata,dalam laporannya mengungkapkan kegiatan lepas pisah kali ini dilaksanakan dengan sederhana sesuai surat edaran kemendikbud ristek dan Permendikbud No.75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Walaupun dilakukan sederhana,namun makna yang dikandung dalam acara ini tetap memberikan arti dan kesan yang mendalam bagi seluruh insan SMK Giri Pendawa,ujarnya.

Dalam acara pesan dan kesan Putri yang mewakili kelas X dan XI dengan gaya orasinya yang cukup memukau memberikan pesan yang mendalam dan penuh makna,yang pada intinya agar kakak alumni tetap semangat dan berjuang demi merajut masa depan yang lebih baik,tidak ada kata lelah dan menyerah,maju terus pantang mundur untuk menggapai cita cita demi mewujudkan mimpi yang indah pada waktunya dan kalian kakak-kakaku jangan lupa pada almamater yang telah menjadikan kalian seperti sekarang ini sebagai lulusan SMK Giri Pendawa.Diselingi dengan ungkapan berbahasa inggris menambah seriusnya para hadirin mendengarkan ucapan kata demi kata terutama bapak pengawas sekolah yang sempat tertegun mendengarkan. Terakhir kami adik adikmu mohon maaf kalau ada ucapan dan prilaku kami menyinggung hati kakak-kakaku tercinta ,semua itu hanyalah bumbu bumbu persahabatan,ingatlah yang baik-baik saja ,demi merajut tali silahturakhmi kita,pungkasnya. Tidak kalah puitis Mira yang mewakili alumni (Kelas XII)mengungkapkan rasa harunya  dan terimakasih yang tulus kepada bapak ibu guru dan staf pegawai yang sudah mendidik dan melayani kami dengan baik selama tiga tahun ini, segala doa kami panjatkan semoga Tuhan memberkati kerahayuan dan kesehatan,umur panjang pada bapak ibu guru dan staf sekalian. Tiada lupa kami mohon maaf jikalau kami menyusahkan dan merepotkan bapak ibu semua selama kami disini,kami mohon pamit dan mohon doa restu agar langkah dan cita cita kami dilancarkan,ucapnya dengan nada sedih. 

Giliran selanjutnya Kepala SMK Giri Pendawa dalam sambutannya,menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepaada panitia dan para undangan yang telah hadir juga mengucapkan selamat kepada siswa yang telah menyelesaikan pembelajaran secara tuntas. Hari ini kalian sudah tuntas melaksanakan kewajiban mengikuti proses pembelajaran,namun jangan lupa kesan dan kenangan selama tiga tahun ini ada pembelajaran terkesan keras tetapi bermakna,itu artinya kalian ditempa untuk memiliki atitude yang baik agar setelah ini jika kalian melanjutkan ke jenjang lebih tinggi agar siap menerima pengetahuan yang lebih luas sehingga mempunyai kompetensi yang lebih memadai,begitu juga jika kalian bekerja agar kalian menjadi pekerja yang tangguh berkarya,tidak melempem kalian harus tahan banting bisa melaksanakan tugas dengan baik. Dan jika kalian berwira usaha,maka dengan tempaan yang keras dari guru guru kalian,maka kalian akan bisa menghadapi tantangan persaingan dalam dunia usaha,karena itu tidak ada salahnya atas nama dewan guru dan staf, bapak mohon maaf yang sebesar-besarnya,doa kami kalian anak anaku tercinta,semua sehat sadya rahayu,sukses dalam menempuh kehidupan dan mampu menghadapi tantangan dan kerasnya kehidupan dimasa depan,harap kepala sekolah. Usai memberikan sambutan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara serah terima dan penyerahan siswa dikembalikan kepada orang tua melalui ketua komite.

Ketua Komite SMK Giri Pendawa I Ketut Sutawa dalam sambutannya yang disampaikan oleh I Wayan Suiji menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang maha Esa/Ida Hyang Widhi Waca,karena atas karunianya,maka bapak ibu guru dan staf pegawai bisa melayani dan mendidik anak-anak kami dengan baik sehingga mempunyai kompetensi,karakter dan atitude yang lebih baik dari sebelum masuk ke sekolah ini,itu menandakan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan oleh bapak ibu guru disekolah ini sudah berjalan dengan baik, dibawah kepemimpinan bapak kepala sekolah,juga atas bimbingan ketua yayasan dan anggota,serta atas bimbingan dan pembinaan dari bapak pengawas manajerial termasuk kerjasama dari pemerintah mulai dari bapak perbekel,bapak camat,kepala dinas tidak lupa juga atas restu dari yang mulia jero bendesa dan warga disini. Kami selaku komite atas dasar Permen 75 tahun 2016 sudah melakukan tugas walaupun banyak kekurangannya,namun keterlibatan dan dilibatkannya kami pada momen-momen penting  oleh kepala sekolah sudah berjalan harmoni,seperti hari ini kegiatan samawartana anak anak kita sudah dilaksanakan sesuai himbauan Surat Edaran kementerian pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya dilakukan secara sederhana dan melibatkan komite,sudah terlaksana. Kepada anak-anaku kalian sudah tamat,kalian harus berterimakasih atas jasa jasa guru dan staf disini,jangan nanti seperti kacang lupa kulit,alpaka kalian nanti,untuk menghargai beliau maka berprilakulah kalian dengan baik, dimanapun kalian berada agar bisa menjadi manusa yang manut sesana,tahu mendahulukan kewajiban daripada  hak atau bisa menyeimbangkan antara swadarma dan swadikara. Sebelum mengakhiri sambutannya Suiji sempat bertanya kepada alumni, apakah diantara kalian ada yang sudah bekerja ? , ternyata banyak yang mengangkat tangan menyatakan dirinya sudah diterima di beberapa hotel di kawasan ubud ,kuta dan sanur,ini artinya bahwa ketrampilan atau praktek yang diberikan disekolah ini tidak main-main,ini lo buktinya,celoteh Suiji.

Mangku Ketut Sudana selaku ketua yayasan dalam sambutannya menyampaikan sejarah berdirinya yayasan dan sekolah yang sudah menamatkan dua belas angkatan,saya merasa bersyukur sekolah kami sudah dapat berkembang dan berkontribusi dalam pendidikan dalam melayani masyarakat, walaupun banyak saingan dan tantangan serta regulasi pemerintah yang tidak berpihak kepada sekolah swasta,tapi kami astungkara tetap bisa bertahan,semua itu atas kerja keras rekan rekan guru dan pegawai serta peran serta stake holder di wilayah kerja yayasaan,untuk itu terimakasih kami sampaikan semoga kedepannya lebih meningkat,harapnya.

Penggawas manajerial SMK Giri Pendawa Ida Bagus Keniten,menyambut baik kegiatan ini,karena sudah dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada yaitu kesederhanaan dan keterlaksanaan. Kepada anak-anak tercinta bapak ucapkan selamat dan sukses,kalian telah tamat,jika melanjutkan ataupun belerja nantinya,tunjukan diri kalian dengan sikap dan atitude yang baik sebagai alumni SMK Giri Pendawa, itu artinya kalian telah menjaga marwah sekolah kita.Harapan saya selaku pengawas kalian disamping memiliki skill sesuai jurusan ,tapi penting sekali kalian memiliki kemampuan dalam berbahasa asing seperti pemberi pesan tadi anak yang mewakili kelas X dan XI,itu bagus sekali,apakah kalian menguasai bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Jepang dan bahasa asing lainnya,itu sangat berguna sekali dalam kalian menempuh karier di bidang pariwisata. Tadi juga sudah dipesankan,kakak jangan mudah menyerah,jangan menjadi generasi strobery kena panas sedikit saja sudah layu frustasi bahkan hingga mengakhiri hidup,bahaya itu,bagus sekali pesan tadi tolong kalian resap dan terapkan,pintanya.

Terakhir, Camat kepala wilayah Kecamatan Rendang  I Wayan Putu Aryanta,SH,MAP dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para alumni yang sudah selesai menempuh pendidikan di sekolah ini,kini terbuka banyak jalan kehidupan yang bisa ditempuh,apakah melanjutkan pendidikan, bekerja atau merintis usaha mandiri. Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah dengan sabar dan penuh dedikasi dalam mendidik anak anak kita,kalian semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang luar biasa. Anak-anaku sekalian,perpisahan ini bukan akhir segalanya tetapi awal dari perjuangan baru,jangan pernah lelah dan belajar untuk berkembang,dunia diluar sana menanti kontribusi kalian,bawalah nama baik sekolah,keluarga dan daerah kita tercinta Kecamatan Rendang. Jadilah generasi yang tangguh,berahklak dan mampu bersaing ditengah tantangan zaman. Rendang juga potensi pariwisatanya sedang berkembang,silahkan kalian mencari ilmu dan pengalaman,nanti setelah mantap kalian pulang dan bangun Rendang dengan potensi pariwisatanya,astungkara maju berkat kalian,ujarnya.

selesai sambutan dilanjutkan dengan pengalungan mendali SMK Giri Pendawa sebagai tanda peserta didik sudah dilepaskan dan dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing untuk melanjutkan babak baru dalam menentukan masa depan mereka,semuanya tergantung semangat dan kerja keras mereka,rahayu (manixs).

Ketua Panitia I Wayan Gede Suarnata


                 Kesan dan pesan dari Putri perwakilan kelas X&XI dan Mira perwakilan kelas XII 

                       
                I Km.Sumarta kepala SMK Giri Pendawa    I W. Suiji (Waka Humas) mewakili ketua Komite

                                        
                   Kepala Sekolah menyerahkan Berita Acara Pelepasan Siswa kepada Ketua Komite
                                                   disaksikan Ketua Yayasan Giri Pendawa

        
I Kt.Sudana Ketua yayasan Giri Pendawa           Ida Bagus Keniten,Pengawas manajerial 

Camat Rendang I Wayan Putu Ariyanta,saat memberikan sambutan

Polsek Rendang
Siswa kelas XII yang mengikuti Samawartana