Kamis, 26 Oktober 2023

LITERASI KEBINEKAAN DALAM PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda,untuk tahun ini adalah peringatan atau perayaan yang ke 95 . Peringatan ini untuk mengingatkan pada kita bangsa Indonesia terhadap perjuangan para pemuda, yang menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan menyatukan visi kebangsaan. Para pemuda yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan, yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia, yang kemudian komitmen tersebut dikenal sebagai Sumpah Pemuda 1928.

Bangsa Indonesia saat ini sedang menanti bangkitnya generasi millennial dan GenZ untuk mulai membangun cita-cita dan harapan Indonesia dimasa depan untuk membangun optimisme kolektif, bahwa suatu saat anak muda akan mampu mewujudkan cita-cita dan harapan Indonesia. Oleh karena itu, setiap pemuda perlu mempunyai visi dan cita-cita untuk memproyeksikan 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan untuk Indonesia,serta memiliki peran strategis di tengah-tengah masyarakat dalam menyongsong masa depan Indonesia. Pada posisi itulah potensi terbesar bagi setiap pemuda untuk mewujudkan harapan dan menggapai cita-cita Sumpah Pemuda serta proklamasi kemerdekaan Indonesia yang mulia dan inklusif itu dapat terwujud.

Untuk menggapai visi tersebut, strategi paling ampuh adalah kerja nyata secara kolektif dan kolaboratif dengan orkestra yang padu dan harmoni. Kerja kolektif dan kolaboratif sesuai dengan amanah Undang-Undang No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, dan juga sesuai dengan Perpres No. 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan,maka dari itu, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 disekolah kita ini mengambil tema Literasi Dalam Kebinekaan Untuk Kemajuan Bangsa yang memiliki tujuan ;

Meningkatkan semangat pemuda dalam mengimplementasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda, Undang-Undang Kepemudaan dan Perpres No 43 Tahun 2022,
Menumbuhkembangkan pemuda yang berliterasi agar menjadi pribadi berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing.
Mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dan pemersatu bangsa.
Membangkitkan semangat kolaborasi dalam kebinekaan  untuk memajukan negeri dan kemajuan bangsa. demikian ungkap I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd kepala SMK Giri Pendawa dalam sambutan Pembukaan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 95 di SMK Giri Pendawa.

Sementara itu I Made Agus Suciarta,S.Pd Pendamping Waka Kesiswaan sekaligus ketua panitia PHSP ke 95 melaporkan bahwa kegiatan ini adalah momen penting bagi generasi muda khususnya anak-anak SMK Giri Pendawa untuk menteladani para pemuda pendahulu yang rela berjuang bekerja keras untuk mewujudkan semangat persatuan dalam kebinekaan bangsa Indonesia,hingga kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini. Untuk itu kita patut besryukur,oleh karenanya kita rayakan melalui kegiatan lomba dan bakti sosial yang agendanya adalah sebagai berikut:

Tanggal 26 Oktober Hari ini setelah pembukaan kita adakan lomba Story telling jurinya Ni Komang Sahitya Dewi Paramasanti,S,Pd,Lomba Guiding jurinya Drs.Dewa Putu Suaba, Lomba baca Puisi dan Deklamasi jurinya Ni Wayan Melina Pebriani,SS dan I Wayan Gede Suarnata,S.Pd dan Lomba Poster jurinya I Made Agus Suciarta,S.Pd.

Tanggal 27 Oktober lomba Culinary jurinya Dewa Putu Suarya,SE,Lomba Making Bed jurinya I Gst Ngrh Sandi Adi Putra,SE,Lomba Kebersihan Kelas dan Yel Yel Profil Pelajar Pancasila jurinya I Nyoman Pande Setiawan,A.Md.

Terakhir 28 Oktober ada Lomba Karaoke jurinya I Komang Wedana,S.Pd dan I Made Ariawan, dilanjutkan dengan kegiatan Out Bon dan bakti sosial yang diikuti oleh seleruh warga SMK Giri Pendawa dan diakhiri dengan renungan suci. demikian ungkap Suciarta.

Dengan berakhirnya kegiatan PHSP ini diharapkan ada perubahan prilaku bagi warga sekolah dalam hal sikap,sifat dan wawasan kebangsaan,tumbuh kesadaran kesatuan dan persatuan,menjunjung tinggi martabat bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan berfikir cerdas menggunakan wiweka,bekerja keras,tuntas dan iklas meneuju Indonesia Emas.(manixs).

Tim juri lomba Poster Agus Suciarta
Chef de cuisine SMK Giri Pendawa Dewa Pt.Suarya,SE
Agus Adnyana the nex chef

Chef Dewa bersama kontestan lomba culinary




Making bed lomba PH



Para Pemenang Lomba

Jumat, 20 Oktober 2023

TUMPEK UYE CIHNA SIH RING SARWA PRANI

Rahina Tumpek Uye warsane puniki ring SMK Giri Pendawa kemargiang antuk upacara lan upakara ring Padmasana sekolah inucap,Manggala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd.maosang manut Surat Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali No.: B.31.420/48838/UK/ DIK-PORA nganin indik Perayaan Rahina Tumpek Uye ring Saniscara Klion wuku Uye pinanggal masehi 21 Oktober 2023 keaptiang ring Kepala SMA/SMK/SLB Negeri lan Swasta se wewengkon jagat Bali mangda ngelaksanayang upacara Tumpek Uye puniki,kemargiang antuk pemargi niskala minekadi pemuspaan sareng sareng ring padmasana sekolah suang suang. Taler kemargiang pemargi sekala minekadi mereresik ring genah sarwa prani. Antuk piteket punika ring SMK Giri Pendawa,pemargi niskalane kemargiang upacara ring padmasana pamekas ring Sanghyang Siwa Pasupati lan Rare Angon keastawayang olih Gusti Aji Mangku Sandi Adi Putra, Taler kedagingin Dharma Wecana mepaiketan ring rahina Tumpek Uye puniki olih Jero Mangku Suiji,wakasek Humas. Upacara puniki gumanti pinaka ngaturang suksma angayubagya majeng ring Ida Sanghyang Widhi Waca sane sampun mepaica waranugraha ring sarwa prani,angge ngupapira kahuripan imanusa. Yening pemargi sekala kemargiang mereresik ring wewidangan sekolah,ngelantur ngemargiang upacara tumpek uye ayaban ring sarwa prani sinalih tunggil ulam sane wenten ring telaga sekolah,wusan asapunika kelebang ulam tatujone ngewetuang keasrian lan welas asih ring sarwa prani pamekasne ulam punika. Dumogi sangkaning ngemargiang upacara puniki sayan sayan nampek rasa tresna ring suang-suang sarwa mahurip,dwaning iraga puniki meraga tunggil nanging kabinayang olih premana,wenten eka premana(Bayu) minekadi sarwa tumuwuh, wenten Dwi Premana(sabda lan bayu) sane kadue olih i beburon,nanging iraga tegep medue Tri Premana(Sabda,Bayu,Idep). Sepatutne iraga manusa mangda sida ngemargiang idep tresna welas asih ring sarwa tumuwuh mwang sarwa prani,reh ipun presida negepin kauripan iraga presida urip selantang tuwuh sangkaning olas ipun ngelepas prani pacang anggen imanusa jatu urip alias dimakan.asapunika penikan Kepala Sekolah ring galahe ngemargiang ngelepas mina.(manixs).

Upacara Tumpek Uye ring SMK Giri Pendawa

Darma Wecana olih Waka Humas


Ngelebang ulam 


Otonan sarwa prani/Tumpek kandang


Rabu, 18 Oktober 2023

BINTANG DARI AUSTRALIA MENUJU SMK GIRI PENDAWA

 Agus Bintang Suardinata remaja kelahiran Wanasara Kelod,Desa Bongan,Kec dan Kab.Tabanan, putra  pasangan I Putu Suartika asal Tabanan dan Ni Wayan Nanik Susanti asal Muncan ,saat ini sedang studi di  James Nash State High School,Truth More Precious Than Gold,Gympie Bidang Engenering, year level 11,roll class 11B,Term 1 2023. Agus panggilan akrabnya sekolah di Australi mengkuti ibunya yang bekerja di hotel,selama sekolah disana ia mengatakan cukup menyenangkan dan dapat mengikuti pelajaran dengan baik,terbukti comment di raportnya dalam mengikuti pelajaran Very Good dan Excellent. Karena ibunya habis kontrak dan berhenti dari hotel tempatnya bekerja,maka mau tak mau Agus pulang mudik ke Bali dan bercita cita ingin melanjutkan pendidikan di dunia pariwisata mengikuti jejak ibunya,maka ia memilih di SMK Giri Pendawa. Ditanya kenapa memlih SMK Giri Pendawa ia mengatakan akan tinggal di Muncan di rumah pamannya dan Giri Pendawa sudah dikenal dan terdekat dari tempat tinggalnya nanti.

Hal tersebut diamini oleh pamannya yang mengantarnya menghadap kepala sekolah dan kordinasi dengan kaprodi Perhotelan Drs.Dewa Putu Suaba. Dewa Suaba sempat mengintervew anak tersebut dan mengimformasikan bahwa kalau Agus nanti diterima di kelas XI,maka kamu harus belajar keras dan tancap gas,karena diakhir semester 1 ini kelas XI sudah akan melakukan job trening bulan Desember 2023, sedangkan Agus besikmu di engenering,maka untuk persiapan trening di Perhotelan maka kamu akan bapak genjot dalam praktisi agar bisa mengikuti trening di hotel nanti,ungkap Suaba. 

Sementara itu kepala sekolah yang diwakili Wakasek Humas,memberikan ilustrasi perpindahan siswa luar negeri ke Indonesia,mohon berkasnya di lengkapi sehingga kami mudah membuatkan Surat Siap Menerima,karena ini juga harus dikordinasikan dengan dinas provinsi dan atau sampai ke Kementerian Pendidikan direktorat SMK,agar masuk  ke dapodik sebagai syarat untuk mengakses dan untuk bisa mengikuti ujian nantinya. Saat itu juga humas mengkordinasikan dan melaporkan kepada kepala sekolah agar permohonan tersebut bisa di proses,secara cepat dan akurat,paling tidak besok setelah ditandatangani kepala sekolah akan kami kirim lewat e-mail,prinsipnya lebih cepat lebih baik,ujarnya kepada Agus.(manixs)

Agus Bintang Suardinata


 

Jumat, 13 Oktober 2023

SUABA SANG PENGGAGAS GIRI PENDAWA

Jiwa pariwisatanya sudah dipoles sejak kelas 2 dibangku TGA,hingga malang melintang di zona pariwisata,tidak hanya sebagai praktisi tapi juga pendidik di bidang pariwisata,itulah Drs.Dewa Putu Suaba pria kelahiran Pupuan tahun 1954 dari pasangan Dewa Ketut Kuta dan Desak Made Gria asal Manggis, Karangasem. Suaba kecil menamatkan sekolah SDnya di Pupuan hingga tahun 1967,kemudian di SMPN Pupuan tamat tahun 1970. Melanjutkan kejenjang berikutnya ia hijrah ke kota Denpasar masuk di Taman Guru Atas/TGA Saraswati  hingga tamat tahun 1973,namun hebatnya ketika kelas dua ia nyambi kuliah di KKDP (Kursus Kejuruan Dasar Perhotelan) selama 2 tahun dan 4 bulan job treaning. Lima belas hari setelah lulus ia melamar dan intervew di Sanur Beach Ensiside Bungalow (sekarang Perama Hotel) dan diterima sebagai karyawan FB service.

Tahun 1978 ia diangkat sebagai guru SD 4 Pempatan di Cebulik,setahun kemudian ketemu dengan tambatan hatinya seorang gadis desa yang bernama Ni Nengah Jasri menikah tahun 1979 melahirkan Dewa Putu Suarya dan Desak Made Artawati. Untuk mengisi waktu dipagi dan sore hari ia nyambi sebagai sopir cary picup membantu masyarakat desa mengangkut barang dagangannya ke pasar dan atau kepentingan transportasi lainnya sambil juga menambah wawasannya melanjutkan S1 di kampus Mahasaraswati Denpasar lulus tahun 1986 dan pada saat itu berdiri SMP PGRI Pempatan dan SMA PGRI Rendang ia ikut sebagai guru mengajar di kedua sekolah tersebut hingga sekolah itu bubar tahun 1990an,karena dasarnya tak bisa diam iapun sempat mengajar di SMAP Karangasem, sebagai dosen di P3B(Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Bali) yang kampusnya tersebar di Klungkung,Gianyar, Negara dan Tanjung Lombok NTB. Tahun 1997 beliau diangkat sebagai Kepala Sekolah di SD 5 Pempatan yang berlokasi di Pemuteran hingga mengakhiri purna tugasnya tetap tidak pindah dari sekolah tersebut. Ada hal menarik di kehidupan Dewa Suaba karena sekitar tahun 1998 beliau didatangi oleh sekelompok orang dari Manggis yang memaksa dirinya untuk menjadi Bendesa Adat di Manggis, karena didaulat dan merasa leluhurnya dari sana maka ia merelakan diri untuk ngayah sebagai Bendesa selama 2 periode sebagai wujud cinta tanah leluhur. 

Berkiprah di desa Pemutran membaur dengan masyarakat dan rela mengabdi maka ia sangat disegani oleh masyarakat setempat,jiwa seninya muncul ketika saat-saat kenaikan kelas kerap kali disekolah diadakan pentas musik,drama sehingga masyarakat merasa terhibur. Kemudian Juni 2010 ia bersama temannya yang bernama Ngakan Putu Suarjana(guru di SD 5 juga) bincang-bincang menggagas ingin mendirikan SMK dengan jurusan Perhotelan sebagai besiknya dan TKJ sebagai keahlian Ngakan Suarjana. Mengingat juga setiap tahun pelajaran baru PPDB di SMA Rendang kisruh karena tidak bisa menampung tamatan SMP. Ide tersebut kemudian dirundingkan bersama Ngakan Putu Murtika(alm) yang berttugas mencari orang,I Made Lumbung(alm) dan I Komang Warsa,beliau berlima inilah kemudian pada saat hari purnama di bulan Agustus mengadakan persembahyangan ke Pura Pendawa,Purnama berikutnya sembahyang tengah malam dan barulah Purnama yang ke tiga sempat mekemit di sana dan dalam semedi dihadapannya jatuh bola api dan yang lain ada mendengar suara harimau,maka besok paginya mengadakan rapat disana dan sepakat mendirikan SMK yang diberi nama Giri Pendawa dan masing masing mencari anggota yang ditugaskan ngk Putu Murtika mencari I Komang Sumarta,I Wayan Suiji,Ida Wayan Buda,I Ketut Sudana,Made Murtiana,Putu Arimbawa,Jero Gde Witama dicarinya,Pak Warsa mengajak Gusti Ngr Mataram dan Pak Ngakan Suarjana mengajak ngakan Ketut mangku sehingga jumlahnya 14 orang,ada lagi yang dicari tokoh pendidikan  tetapi beliau tidak bersedia. Kemudian berkat kerja keras kita  mengurus ijin, maka terbentuklah Yayasan Giri Pendawa yang diketuai oleh Drs.I Ketut Sudana,M.Si dan menaungi SMK Giri Pendawa sebagai Kepala Sekolah yang pertama Ngk.Putu Murtika,Kaprodi Perhotelan saya Dewa Putu Suaba dan Kaprodi TKJ Ngk.Putu Suarjana. Wakasek Kurikulum Gst.Mataram, Kesiswaan I Komang Warsa,Sarpras I Komang Sumarta dan Waka humas I Wayan Suiji. demikian ungkap Dewa Suaba.(manixs).


Drs. Dewa Putu Suaba.


Kamis, 12 Oktober 2023

PANDE YANG PANDAI DUNIA DIGITAL

Komang Pande Setiawan,A.Md sosok guru berkumis tipis lahir di Pempatan,23 November 1986,suami dari Ni Ketut Sarianti ini,memang tidak asing lagi dikalangan siswa  SMK Giri Pendawa, sosoknya yang masih muda sangat akrab dengan peserta didiknya,ia kerap kali berbaur dengan siswa sekaligus memberikan informasi dibidang IT apabila siswanya menanyakan tentang persoalan android dan atau komputer yang  lagi ngadat. Dengan rela hati ia akan membantu hingga persoalan tuntas terutama dikalangan teman teman guru,keahliannya dibidang elektronika khususnya komputer dan HP tidak dapat diragukan lagi,dia ahlinya ujar Komang Sumarta Kepala SMK Giri Pendawa disela-sela acara menerima tamu prancis yang berkunjung kesekolah. Saya yang sering minta bantuan ketika komputer atau HP saya ngadat, Pande memang hebat,HP saya yang rusak,saya serahkan ke 3 konter untuk memperbaikinya, tak satupun yang berhasil memperbaiki,tapi Pande-lah yang mampu mentabibi,imbuh wakasek Humas I Wayan Suiji,berbagi testimoninya.

Pande sapaan akrab pria jebolan D3 Teknik Elektronika Universitas Ganeca Singaraja tahun 2010 ini adalah guru sekaligus Kepala Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Giri Pendawa sejak 2011,ia juga mendapat tugas tambahan sebagai oprator sekolah,dalam tugasnya ini yang menjadi kendala adalah seringnya terjadi perubahan aplikasi dan kurang terupdatenya data sekolah seperti Surat Keputusan dan sebagainya karena setiap saat diminta data terkini yang akurat dan akuntabel untuk divalidasi. Dalam menambah wawasannya ia juga menuntut ilmu di STIMI Kerta Wisata Denpasar dengan jurusan Sistem Komputer dan Jaringan. Memang sejak duduk di SD 4 Pempatan ia suka dengan barang elektronik,hingga tamat tahun 2000 kemudian lanjut ke SMPN 2 Rendang selesai tahun 2003 dan SMAN 1 Rendang tamat tahun 2006. Disamping sebagai guru Pande juga aktif mengabdikan diri sebagai staf admin di Desa Adatnya yakni Desa Adat Pule dan aktif di Desa Dinas Pempatan sebagai anggota LPM,ketua Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa(KPMD) dan banyak lagi jabatan sosial lainnya sebagai bentuk mepengayah membangun desanya.

Ditanya kendala yang dihadapi bergelut dalam dunia IT,ia mengakui bahwa sestem komputer, aplikasi,web dan produk lainnya di IT itu berkembang sangat pesat,sehingga kita harus terus mengupdate pengetahuan dibidang IT. Kita bisa pelajari lewat Google,Youtube,Tiktok,IG,Fb dan lainnya,intinya kita harus mengikuti perkembangan dalam perubahan dunia digital yang sangat cepat,ungkap bapak dari Pande Wayan Rendi Satria Dwi Pranata dan Kadek Pande Rava Sanjaya Pramana. 

Dalam kegiatan pembelajaran IT di sekolah ia menyarankan agar semua orang bisa dan paham serta bisa memanfaatkan IT dengan baik,sebab di dunia digital apapun ada dan kita harus bisa memfiltrasi agar kita tidak gagal paham. Carilah manfaat positifnya seperti tren sekarang dan bisa menghasilkan duit  adalah membuat konten-konten agar banyak ditonton orang tentunya konten konten yang bernilai sosial budaya dan bisnis. juga media sosial bisa kita manfaatkan untuk promosi dagang dari produk yang kita hasilkan,banyak orang melihat dan bisa kita layani lewat online,dunia sekarang sudah serba praktis tetapi ingat jangan lupa kontrol diri dan hati-hati bermain digital agar kita tidak kena tipu,pungkasnya.(manixs).

Pande sedang perbaiki aplikasi blog
Komang Pande Setiawan


Rabu, 11 Oktober 2023

KETUA OSIS SANG SNACK MAKER

 Ni Luh Desvita Setiari siswi kelas XII PH SMK Giri Pendawa ,lahir di Yeho 6 Desember 2006 ini adalah putri sulung pasangan I Wayan Budiarsa dan Ni Kadek Wiliantari yang seorang pengusaha toko kelontong di desanya. Desvita panggilan akrab gadis manis ini, saat ini menduduki jabatan ketua OSIS yang merupakan jabatan bergengsi dan menjadi impian bagi setiap siswa, dan untuk memperolehnya didapat dari pemilihan dan persaingan yang cukup ketat,diseleksi dari attitude,kemampuan komunikasi,wawasan, intelektual, dan lainnya. Diwawancarai saat menjajakan hasil prakteknya dengan bahasa yang santun dan lancar serta senyum keramahan ia dengan lugas mengungkapkan pengalamannya sejak SMP kelas 7 menduduki jabatan sebagai ketua MPK,kelas 8 hingga 9 sebagai ketua sekbid 7 bidang Kersehatan OSIS SMP Negeri 2 Selat. Sejak SMP ia memiliki cita-cita bekerja di dunia pariwisata atau dunia traveling, sehingga ia membulatkan tekad untuk nantinya bekerja di kapal pesiar,karena itulah ia memilih SMK dan kemarin untuk mewujudkan mimpinya ia mengaku sudah mendaftar di kampus Mediterania ucapnya penuh semangat.

Desvita yang hoby kuliner khususnya membuat snack, dirumahnya rajin membantu orang tua membuat jajanan bali dan pisang coklat untuk dijual sehingga secara tidak langsung jiwa entrepreneur atau jiwa kewirausahaannya sudah terasah sejak kecil,maka tidak heran dalam praktek mapel PKK  membuat terang bulan mini,ia bertindak sebagai mentor dari kelompok kerjanya ,yang anggotanya I Kadek Aris,Putu Sudarsana,Gusti Ngurah Bagus Sudiantara dan Made Swandika Ambara. Dengan kordinasi yang baik ia mampu memimpin temannya saling bekerja sama untuk mengerjakan tugas praktek membuat terang bulan mini,masing-masing urunan minimal Rp.30 ribu untuk membeli kebutuhan bahan seperti tepung,telur,beking soda,beking powder,pewarna makanan,coklat,baking instan,garam, gula dan seris dan alat yang digunakan berupa cetakan khusus dapat dari meminjam,ini untuk efesiensi anggaran. Setelah kami kerjakan hasilnya lumayan bagus dari modal 170 ribuan bisa kami produksi 150 biji dijual dengan harga 2 ribuan hingga kami dapat untung 130 ribu dan akan kami gunakan untuk praktek selanjutnya membuat makanan berbahan beras seperti nasi kuning atau pariasi menu lainnya,ujar desvita.

Ditanya mengenai kesannya dalam praktek,dengan senyum manisnya gadis jebolan SD 1 Sebudi tahun 2018 ini mengatakan sangat senang dapat pengalaman praktek langsung dari proses produksi, pemasaran dan pembukuan sehingga manajemen kewirausahaannya dapat terlihat dengan jelas dan kita paham alur kerjanya,sehingga memotipasi kita untuk bekerja keras,cerdas dan tuntas serta iklas bersama team yang solid ungkapnya dengan bangga,ia juga menyampaikan pesan kepada adik kelasnya yang sekaligus sebagai komitmennya kita harus punya mimpi dan komitmen untuk mewujudkannya,tentu dengan kerja keras ,sabar dan tekun,niscaya astungkara akan bisa kita gapai,pastinya bahagia akan datang. tetep semangat yuk kita berjuang wujudkan mimpi ,tutupnya.   (manixs)

Ni Luh Desvita Septiari
Tim works Desvita
Hasil produksi terang bulan mini produksi Desvita cs.






KUNJUNGAN INVITES FRANCAIS KE SMK GIRI PENDAWA

Pariwisata berasal dari bahasa Sansekerta yakni Pari artinya,penuh,seluruh atau semua,sedangkan wisata artinya perjalanan,sedangkan dalam KBBI kata Pariwisata artinya suatu kegiatan yang berhubungan dengan perjalanan rekreasi. Banyak cara yang wisatawan lakukan baik melalui transportasi udara,darat dengan bus,sepeda motor,sepeda bahkan ada yang jalan kaki. Demikian halnya pagi ini tanpa disangka dan tanpa janji datang serombongan wisatawan asal Prancis dengan naik sepeda berkeliling menikmati indah dan amannya pulau Bali  dimata mereka. Rombongan berjumlah 11 orang asing dan seorang tour leader yang bernama Ida Bagus Buda Cakra Nangun asal gria Buleleng. Beliau langsung menemui Kepala Sekolah dan mengimformasikan diberitahu oleh temannya yang ternyata juga temannya bapak Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd Kepala SMK Giri Pendawa yang dulu Pak Sumarta meminta kepada temannya yang seorang guide juga. Dengan senyum khasnya Sumarta saling berkenalan dengan Tour leader tersebut dan suasana sangat familiar seolah sudah berteman lama. Ida Bagus menyampaikan tujuan kedatangannya bersama invites francais tersebut. Sumarta sang Kepala sekolah sangat well come dan langsung mengantar para tamu dan memperkenalkan pada guru dan staf SMK Giri Pendawa,kunjungan pertama ke Lab Tata Boga untuk menyaksikan anak-anak kelas XII yang sedang praktek kewirausahaan dengan membuat terang bulan mini,rujak dan lainnya dari proses produksi,pengemasan hingga penjualan dan termasuk pembukuannya yang diajarkan oleh I Wayan Gede Suarnata,S.Pd.

Usai mendapat penjelasan dari guru Tata Boga I Gusti Gede Ngurah Adnyana,tamu selanjutnya diajak berkeliling dan meninjau Hotel Mini Pandawa 3 diantar oleh I Gst.Ngr.Sandi Adi Putra guru produktif perhotelan sekaligus pendamping kaprodi PH bersama kepala sekolah. Ida Bgs.Buda Cakra N pria kelahiran 4 Mei 1974 itu menterjemahkan penjelasan Kepala Sekolah kepada para tamu dan tampaknya tamu cukup puas dengan penjelasan tersebut,salah seorang tamu perempuan menyampaikan Bali secara umum hotel tempat menginapnya bersih dan nyaman,tetapi kenapa hotel mini ini sedikit kotor tidak seperti hotel pada umumnya,pertanyaan itu dijawab dengan sigap oleh kepala sekolah,karena memang sengaja sampahnya dibiarkan karena untuk menguji kecakapan siswa dalam melaksanakan praktek nanti. hal itu dimaklumi tapi tamu lain menyarankan agar siswa ikut menjaga kebersihan alam terutama dari sampah plastik dan pencemaran lingkungan lainnya.

Pendapat tersebut juga dipertegas oleh IB Buda Cakra pria 3 anak ini, yang sudah malang melintang sebagai guide sejak 1998 berpesan agar para siswa dibina untuk disiplin dan attitude yang baik,karena itu yang dibutuhkan di dunia pariwisata jangan lupa kuasai bahasa inggris untuk bisa berkomunikasi secara internasional,cintai alam lingkungan dengan cara buang sampah pada tempatnya terutama sampah plastik jangan dibuang sembarangan,kalau ingin suskses cari makan di dunia pariwisata,mari jaga tanah Bali. pungkasnya.

Usai anjangsana di sekolah,rombongan menyempatkan diri untuk foto bersama keluarga besar SMK Giri Pendawa,merci/terimakasih/suksma.au revoir...A bientot.(manixs)

Foto bersama depan Lab Tata Boga
Foto bersama di halaman sekolah
Kepala sekolah saat memberikan penjelasan yang diterjemahkan oleh guide

Di Hotel Pandawa 3

Para invetes francais melanjutkan perjalanan, meninggalkan sekolah

Film Kunjungan Tamu Prancis ke Sekolah