Gatra Humas,13 desember 2024
Federasi Arung
Jeram Indonesia (Faji) Bali yang diketuai Prof.Dr.I Ketut Subadra,SH,S.Pd.menugaskan
I Kadek Sumerta, Ketua Bidang Organisasi
Faji Bali, hari ini Jumat,13 Desember 2024 melakukan sosialisasi kepada siswa
dan guru SMK Giri Pendawa mengenai potensi olahraga arung jeram di Sungai
Telaga Waja, Bali. Dalam kesempatan tersebut, I Kadek Sumerta berharap agar
Faji (Federasi Arung Jeram Indonesia) bisa menjadi ekstrakurikuler di sekolah ini, mengingat kompetensi pariwisata yang dimiliki SMK Giri Pendawa sangat
relevan untuk mengembangkan potensi olahraga air ini.
Sumerta juga
menjelaskan bahwa Sungai Telaga Waja memiliki potensi besar untuk menjadi
destinasi arung jeram yang dapat mendatangkan keuntungan, baik untuk pariwisata
maupun untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan para
siswa SMK Giri Pendawa dapat terlibat dalam pengembangan olahraga ini, yang
tidak hanya memberikan pengalaman baru tetapi mempunyai skil dasar dalam arung jeram.
Saya datang memberikan sosialisasi pada siswa untuk mencari bakal atlit arung jeram
untuk diberikan diklat dan latsar arung jeram di irigasi Dalem Rendang nanti bersama atlit Kabupaten
Klungkung,kalau ini berhasil juga akan bisa membuka peluang usaha bagi
masyarakat lokal.Kemudian kalau dilihat dari kompetensi /jurusan di sekolah ini,maka
kegiatan arung jeram akan menambah skil baru bagi peserta,ini cocok sekali
dengan jurusan yang ada.
Selain itu, I
Kadek Sumerta menambahkan bahwa guru di SMK Giri Pendawa juga memiliki peran
penting dalam perkembangan Faji Bali,salah satunya I Made Agus Suciarta,S.Pd
adalah sekretaris Faji Karangasem juga salah satu owner Permandian Telaga
Surya,yang dilantik pada bulan Februari 2024 kemarin. Pelantikan
ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan olahraga arung jeram
di Bali, khususnya di kawasan Karangasem. Peluang besar merebut juara bagi
atlit Karangasem sangat mungkin,karena lingkungan sungai tidak asing bagi siswa
dan pesertanya sedikit,untuk diketahui di Bali baru 5 kabupaten kota yang
memiliki organisasi Faji yaitu Badung,Denpasar, Gianyar, Klungkung dan
Karangasem.
Dengan sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga, kami berharap Faji dapat semakin dikenal dan berkembang, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bali, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pariwisata,pungkas Sumerta mengakhiri wawancaranya dengan Gatra Humas di ruang Kepala Sekolah.(manixs)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar