Rabu, 30 Juli 2025

2 CALON DI PEMILOS SMK GIRI PENDAWA

 

NusaBali.com -  Kasek SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta beri ucapan selamat kepada Ketua OSIS Ni Putu Dina, di halaman sekolah, Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Selasa (29/7). -NANTRA

AMLAPURA, NusaBali - Pemilos (Pemilihan OSIS) di SMK Giri Pendawa, Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Selasa (29/7) menghadirkan dua calon. Mereka yakni Ni Putu Dina kelas XI Tata Boga dan I Kadek Ari Sutresna kelas XI. Dina menang dengan 24 suara, mengungguli Sutresna 15 suara.

Pemilik hak suara hanya pengurus OSIS. Sutresna dirangkul sebagai Wakil Ketua OSIS, dibantu Sekretaris Ni Putu Lesatri, Bendahara Ni Luh Buncing Putri Kembar dan pengurus lainnya.

 

Para Guru, pegawai, dan siswa, tidak punya hak pilih, sesuai ketentuan di sekolah. "Pengurus telah terbentuk, belum dilakukan upacara pelantikan, meski demikian kami sudah memulai bekerja," jelas Dina, alumnus SMPN 3 Rendang asal Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

 

Kasek SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta mengatakan  pentingnya organisasi OSIS untuk membangun karakter siswa. Selain itu, membentuk jiwa kepemimpinan siswa, untuk menyalurkan ide-ide. "OSIS juga tempat meningkatkan kemampuan berorganisasi siswa," katanya.

 

Sumarta mengatakan OSIS sebagai wadah untuk mengembangkan potensi siswa, perpanjangan tangan sekolah dalam menjalankan program, dan sarana melatih jiwa kepemimpinan dan embangun karakter siswa. OSIS juga mendorong kreativitas siswa, mencegah pengaruh negatif, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam berbagai bidang.7k16 

FAMILIARISASI DAN RABLE MANNER PERDANA DI TAPA AGUNG VIEW BESAKIH

Gatra Humas, 28 Juli 2025 – Sebanyak 196 siswa kelas X dari SMK Giri Pendawa mengikuti kegiatan familiarisasi hotel dan table manner yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin, 28 Juli 2025, bertempat di Tapa Agung View Besakih. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tata cara dan etika di dunia perhotelan, khususnya dalam table manner atau etika makan dalam perjamuan resmi.

Ketua panitia kegiatan, I Wayan Suiji, menjelaskan bahwa para siswa dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing didampingi oleh tujuh guru pendamping dan empat pengurus inti OSIS yang bertugas mendokumentasikan kegiatan dan mendampingi peserta.

Pembiayaan table manner ditanggung oleh siswa secara mandiri, sementara konsumsi guru pendamping dan OSIS disubsidi dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Kepala SMK Giri Pendawa dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada pihak Tapa Agung View Besakih atas kerjasama yang diberikan. Ia berharap para siswa dapat dibimbing secara optimal agar memperoleh pengalaman langsung dan pemahaman yang benar tentang etika perjamuan makan secara resmi, khususnya dalam konteks table manner.

Pihak hotel, yang diwakili oleh Manajer Tapa Agung View Besakih, I Nengah Ardika, menyambut baik kerjasama ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan pengembangan SDM pariwisata.

Instruktur pemateri table manner  I Wayan Ardi yang memberikan pelatihan tata etika perjamuan mulai dari sikap duduk, penggunaan peralatan makan, hingga cara menyantap hidangan penutup (dessert) saat menghadiri jamuan resmi.

Namun, kegiatan tour the hotel yang seharusnya menjadi bagian dari rangkaian acara tidak berjalan sesuai rencana. Para siswa tidak dapat melihat langsung aktivitas operasional hotel seperti dapur (kitchen) dan housekeeping. Menurut salah satu guru pendamping, hal ini disebabkan oleh kurangnya persiapan dari pihak hotel, meskipun saat pemesanan kegiatan sebelumnya hal ini sudah dibahas dan dijanjikan oleh salah satu staf senior,ungkap Pak Dewa.

Meski demikian, kegiatan berjalan lancar secara umum dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengenal dunia kerja industri perhotelan secara langsung.(manixs)

Direktur Tapa Agung Nengah Ardika ,bersama 
I Wayan Ardi memberikan pemaparan materi Table Manner

Kepala sekolah I Komang Sumarta usai memberikan sambutan

Foto bersama kloter pertama



Selasa, 29 Juli 2025

PENUTUPAN MPLS SMK GIRI PENDAWA DALAM NAPAK TILAS PERJALANAN SEJARAH

Kepala Sekolah dalam penutupan MPLS 2025/2026

Gatra Humas, 25 Juli 2025 —Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Giri Pendawa resmi ditutup hari ini dengan kegiatan spiritual di Pura Dalem Pendawa. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA dari sekolah menuju Pura Puseh Glagah. Di sana, seluruh peserta didik dan guru melaksanakan sembahyang bersama memohon izin untuk melanjutkan perjalanan spiritual ke Pura Pendawa yang terletak di ketinggian Gunung Tuluk Biu. Perjalanan menuju Pura Pendawa tidaklah mudah,dengan menggunakan sepeda motor, rombongan menyusuri jalur hutan yang sempit dan cukup terjal, melewati ngarai dan jurang curam yang menguji semangat dan kekompakan siswa. Karena medan yang tidak memungkinkan, kendaraan diparkir sekitar 200 meter di bawah pura dan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pura.

Beberapa guru dan siswa berhasil mencapai area parkir dekat pura. Di sana, mengadakan pemuspaan mepiuning dipimpin oleh Mangku Jan Bangul dari Pura Dalem Pendawa, Jero Mk. Madiasa dari Pule. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, memperkuat nilai spiritual serta kebersamaan antar warga sekolah.

Setelah persembahyangan, Waka Humas Wayan Suiji memberi penjelasan kepada siswa tentang sejarah ihwal berdirinya yayasan dan SMK Giri Pendawa,di pura inilah awal inspirasi pendirian sekolah oleh 5 orang perintis diterima awahyu/petunjuk,salah satunya beliau yang hadir hari ini Bpk. Dewa Pt.Suaba,15 tahun silam di tempat ini restu itu muncul,karena itu hari ini kitanapak tilas sejarah perjalanan spiritual itu, mohon restu agar apa yang kita laksanakan dapat mencapai tujuan,jas merah ,jangan sekali kali melupakan sejarah ,sebagai bentuk syukur dan terimakasih kita kepada sang pencipta sekala niskala,ujar Suiji,mengakhiri ceritanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara  penutupan MPLS ditandai dengan pelepasan atribut MPLS oleh kepala sekolah I Km.Sumarta kemudian dilanjutkan dengan Upacara Upanayana Tahun Pelajaran 2025/2026. Dalam sambutannya, Kepala SMK Giri Pendawa menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang sudah berani uji nyali menantang medan berat menuju pura dan berhasil mencapai puncak ,demikianlah filosofi sesungguhnya hidup ini,menjalani proses menuju cita cita menjadi alumni SMK Giri Pendawa nantinya.

 "Selamat, kalian kini resmi menjadi siswa SMK Giri Pendawa. Tinggal bagaimana kalian menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh agar tiga tahun ke depan kalian bisa lulus dengan ijazah sebagai bekal meraih cita-cita," ujarnya penuh semangat.

 Kegiatan ini menjadi penutup yang penuh kesan dan nilai bagi para siswa baru, mengawali perjalanan mereka di SMK Giri Pendawa dengan semangat spiritual, keberanian, dan kebersamaan adalah sebuah kolaborasi penempaan mental dan spiritual menjadi manusia seutuhnya untuk menyongsong masa depan yang cerah,astungkara.

(Maniixs).


Kamis, 24 Juli 2025

RAPAT ORANG TUA MURID KELAS X SMK GIRI PENDAWA, BERLANGSUNG LANCAR DAN KHIDMAT

Gatra Humas, 25 Juli 2025 — SMK Giri Pendawa menggelar rapat bersama orang tua siswa kelas X yang berlangsung secara khidmat dan lancar. Rapat yang dilaksanakan di aula sekolah ini dipandu oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, I Wayan Suiji, dengan agenda utama penyampaian program-program sekolah untuk tahun ajaran 2025/2026.

I Komang Sumarta saat memaparkan program sekolah

Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, dalam pemaparannya menyampaikan visi dan misi sekolah, memperkenalkan kegiatan masing-masing bidang, serta mengenalkan para personel pendukung yang berperan dalam proses pendidikan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para orang tua siswa yang hadir sebanyak 70% lebih dari total 197 murid.

I Wayan Suiji(Wakasek Humas) saat menjelaskan detail rencana kerja  kepala sekolah 
khususnya yang menyangkut pembiayaan.

Paparan dilanjutkan dengan penayangan rincian pembiayaan oleh Wakasek Humas yang meliputi SPP, uang petiga sanaan (sewa tanah sekolah), uang pakaian murid, uang koperasi sekolah, serta kegiatan Familyreasion (Familiarisasi) ke Hotel Tapa yang akan berlangsung pada 28–30 Juli 2025. Selain itu, pihak sekolah juga memohon dukungan dan sumbangan sukarela dari orang tua untuk pengadaan warung koperasi sekolah sebagai sarana pendukung kegiatan kewirausahaan siswa.

Ketua Yayasan I Ketut Sudana dalam penyampaian sambutannya

Turut memberikan sambutan, Ketua Yayasan Giri Pendawa, I Ketut Sudana, yang menyampaikan sejarah singkat berdirinya yayasan serta menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama orang tua siswa, dalam menginvestasikan masa depan anak-anak melalui pendidikan yang berkualitas. Sekolah kami sudah banyak menamatkan siswa dan banyak diserap di dunia industri,tidak hanya di Bali tetapi sudah menjelajah ke manca negara,oleh karena itu bapak ibu jangan ragu menyekolahkan anaknya di sekolah ini,ujarnya.

Dalam sesi akhir, Suiji memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan. Namun, setelah diberi waktu ,tidak ada peserta yang mengangkat tangan, sehingga Suiji menegaskan kembali: “Apakah semua sudah jelas?” yang dijawab serempak oleh peserta dengan “Sudah.” Dilanjutkan dengan pertanyaan: “Apakah rencana tadi bisa disepakati dan dilaksanakan sebagai keputusan rapat?” yang dijawab lantang oleh seluruh hadirin: “Siap laksanakan!”

Rapat ditutup oleh Suiji dengan ucapan terima kasih, dan kegiatan berakhir dalam waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Diharapkan rapat ini menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi antara pihak sekolah dan orang tua siswa demi menciptakan lingkungan pendidikan yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada masa depan anak.(manixs)



orang tua murid peserta rapat


KAKAK-ADIK DARI TEGENAN WAKILI KARANGASEM DI AJANG JUMBARA V PROVINSI BALI, RAIH JUARA 1&2 YOUTH STATION

Buleleng, 24 Juli 2025 — Ni Putu Satya Widyasanti putri sulung pasangan Mk.Gde Selamet Widyaguna dan Mk Ririn Susanti, siswi SMA Negeri 1 Rendang, kembali mengukir prestasi membanggakan, dengan mewakili Kabupaten Karangasem dalam ajang Jumpa Bhakti Gembira (JUMBARA) V PMR PMI Provinsi Bali yang berlangsung dari 21 hingga 24 Juli 2025 di Taman Wisata Gangga Buyan, Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng.

Satya, kelahiran Br.Adat Tegenan Kelod,17 April 2008, merupakan salah satu remaja aktif yang dikenal di lingkungan sekolahnya sebagai siswa yang gemar berorganisasi. Terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi sekolah seperti OSIS (ORENS), Club Karya Tulis Ilmiah, Club Biologi, Club Kimia, Club Jurnalistik, dan PMR Wira SMA N 1 Rendang, Satya juga menjabat sebagai Wakil Ketua PMR Wira Rensma periode 2024/2025. Tak hanya di dalam sekolah, Satya aktif pula dalam organisasi luar sekolah yakni SATIN (Satuan Inti PMR Wira Kabupaten Karangasem) di lingkungan Banjarnya juga aktif sebagai sekretaris Seka Teruna Werdhi Sesana dan Ketua Paiketan Seka Igel Citta Werdhi Banjar Adat Tegenan Kelod .

Berbekal dedikasi dan semangat tinggi, Satya berhasil lolos seleksi kabupaten untuk menjadi delegasi Karangasem dalam kegiatan JUMBARA V PMI Provinsi Bali. Mengusung tema “Remaja Sebagai Agen Perubahan & Ketangguhan Iklim”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kapasitas remaja sebagai pelaku perubahan sosial yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam kegiatan JUMBARA V, Satya mengikuti berbagai rangkaian acara seperti Jumpa, Bhakti, dan Gembira. Salah satu kegiatan utama yang diikuti Satya adalah Youth Station, yaitu sesi edukasi dan kompetisi antar kontingen yang menguji pemahaman peserta pada tujuh modul penting: Kepalangmerahan, PRS (Pendampingan Remaja Sebaya), RSPS (Remaja Sehat Peduli Sesama), Donor Darah, Kepemimpinan, Kesiapsiagaan Bencana, dan Pertolongan Pertama.


Putu Satya Widyasanti

Bersama tim perwakilan dari berbagai kabupaten—Bahyu (Jembrana), Indy (Badung), Sinta (Klungkung), Yakta (Gianyar), Wiguna (Denpasar), dan Dimas (Tabanan) sebagai pemantau—Satya berhasil meraih Juara 2 dalam Youth Station, sebuah pencapaian membanggakan bagi Karangasem.

Tak hanya itu, Satya juga mengikuti berbagai kegiatan lain seperti olahraga persahabatan dan anjangsana ke kontingen kabupaten/kota lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta saling mengenal budaya daerah masing-masing serta memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas antaranggota PMR se-Bali.

Satya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pembina dari SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Karangasem, para relawan PMI, KSR, TSR, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan mereka hingga berhasil meraih predikat Karangasem Teladan I Tingkat Provinsi.

“JUMBARA adalah pengalaman baru yang sangat berharga. Saya belajar banyak tentang kepemimpinan, kerja sama, edukasi teman sebaya, serta bagaimana menurunkan ego dalam tim. Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar,” ungkap Satya penuh semangat.

Satya berharap ke depan ia bisa melanjutkan perjalanannya hingga ke tingkat nasional dengan lolos seleksi JUMBARA NASIONAL (JUMNAS). Ia bertekad untuk terus berkembang, membantu sesama, dan menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Siaplah mencoba hal baru. Pengalaman adalah guru terbaik. Mengorbankan masa muda demi masa depan bukanlah kerugian, tapi bekal untuk menghadapi kehidupan dewasa dengan kesiapan dan keyakinan,” tutupnya.Berikut contoh berita jurnalis singkat berdasarkan informasi yang kamu berikan:

Ni Made Windya Kusuma Dewi (3 dari kanan) bersama tim sebagai Juara 1 
Jumbara Youth Station Provinsi Bali

Dihubungi terpisah adiknya Satya yang bernama Ni Made Windya Kusuma Dewi, siswi SMPN 3 Rendang kelahiran 7 September 2010, juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Putri kedua Mk.Ririn ini ,juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka, Windya bersama timnya berhasil meraih predikat Teladan 1 pada ajang Jumbara Youth Station tingkat madya.

Windya tergabung dalam kontingen Karangasem yang turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Kegemarannya dalam berorganisasi di sekolah turut mendukung keberhasilannya tampil unggul di antara peserta lainnya.

Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus aktif dalam kegiatan positif dan membawa nama baik sekolah maupun daerah,ucapnya salah seorang gurunya dihubungi melalui HP.

Mk.Ririn (5 dari kiri)saat memimpin tim Pakisnya ke Provinsi

Mk.Ririn orang tua dari kedua kakak adik yang juara ini ,dihubungi oleh redaksi Gatra Humas melalui sambungan telpon,mengungkapkan rasa bangganya pada sang putri,perjuangan mereka memang ekstra ketat, disiplin dalam belajar,kami memang memberi perhatian pada mereka untuk merebut ajang bergengsi ini, astungkara berkat dukungan dan doa semua pihak akhirnya putri kami berhasil meraih mimpinya,ujarnya merendah. Sosok Mk.Ririn memang ibu yang kreatif,aktif dan produktif di manapun ia berada,ia seorang organisatoris,menjadi guru juga wakil kepala sekolah,di Desa Adat aktif menjadi Sekretaris bendesa,menjadi ketua Pakis,Sekretaris KWT dan banyak lagi kegiatan lainnya di masyarakat, saya sangat merasa terbantu atas dukungan dan aktivitas serta loyalitas pengabdian sosialnya di masyarakat,maka tidak heran kalau anak anaknya mendapat juara,ujar Bendesa Desa Adat Tegenan disela sela kegiatan di kantornya.(manixs)

Rabu, 23 Juli 2025

SMK Giri Pendawa Undang 26 Bendesa Adat Jadi 'Juri' Kuliner

Karangasem,16 Apr 2022 08:55:03 490

SMK Giri Pendawa Disdikpora Karangasem

 NusaBali.com -  SMK Giri Pendawa gelar ujian UKK di Banjar Bujaga, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Kamis (14/4). .-NANTRA

AMLAPURA, NusaBali
SMK Giri Pendawa menggelar uji kompetensi keahlian (UKK) di Banjar Bujaga, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Kamis (14/4).

Secara khusus, SMK Giri Pendawa mengundang 26 bendesa adat, pejabat Kecamatan Rendang, tokoh masyarakat, dan warga peduli lingkungan Desa Besakih sebagai ‘juri’ kuliner karya siswa jurusan Tata Boga. Mereka dilayani dan disuguhkan aneka hidangan karya para siswa yang ikut UKK.

Kasek SMK Giri Pendawa, I Putu Gede Arimbawa, mengungkapkan UKK melibatkan 161 siswa kelas XII. Masing-masing jurusan Tata Boga sebanyak 77 siswa dan jurusan Perhotelan sebanyak 84 siswa. UKK jurusan Tata Boga pada tanggal 11-14 April dan UKK jurusan Perhotelan pada tanggal 25-27 April. UKK jurusan Tata Boga mengundang sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat dijadikan tamu untuk dilayani di lab tata boga. Mereka dilayani sebagaimana layaknya pengunjung restoran.

Teknis UKK, para siswa mengawali menyiapkan meja dan kursi agar rapi, memasak, dan menyiapkan makanan. Selama proses menyiapkan makanan tidak boleh ada benda-benda yang berbenturan. Piring dan gelas diupayakan tidak bersentuhan sehingga tidak menimbulkan bunyi. Selanjutnya membawa makanan kepada tamu yang diundang. Setiap tahapan dinilai empat guru produktif yakni I Dewa Suarya, I Gusti Ngurah Adnyana, I Gusti Sandi, dan I Dewa Suaba. “Siswa melayani tamu undangan sebagaimana layaknya melayani wisatawan di restoran, sesuai standar industri,” jelas Putu Gede Arimbawa.

Setiap menggelar UKK selalu mengundang pejabat di Kecamatan Rendang, bendesa adat, dan tokoh masyarakat. Sehingga siswa memiliki kemampuan memberikan pelayanan kepada publik sebagaimana layaknya situasi di industri. UKK kemarin dihadiri Camat Rendang I Wayan Mastra bersama jajarannya. Siswa SMK Giri Pendawa tamat sekolah dapat dua ijazah yakni ijazah akademis dan ijazah lulus UKK. *k16


SMA/SMK Swasta di Karangasem Semringah

22 Jul 2025 08:50:59 383

Kasek SMA PGRI I Ketut Jelantik MPLS SMA Saraswati Selat

NusaBali.com -  Kasek SMA PGRI I Ketut Jelantik membuka MPLS di Jalan Sudirman Amlapura, Senin (21/7). -NANTRA

Dampak dari kebijakan pemerintah tentang pembatasan menerima siswa baru sehingga siswa di sekolah swasta meningkat.

AMLAPURA, NusaBali

SMA dan SMK swasta di Karangasem semringah melaksanakan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) tahun 2025. Karena sekolah ini mengalami peningkatan jumlah siswa baru. 

Kasek SMA PGRI Amlapura I Ketut Jelantik mengakui dampak dari kebijakan pemerintah tentang pembatasan menerima siswa baru sehingga siswa di sekolah swasta meningkat. “Kami bersyukur ada kebijakan itu,” jelasnya di sela-sela membuka acara MPLS di SMA PGRI, Jalan Sudirman Amlapura, Senin (21/7).

SMA PGRI, katanya, dapat 93 siswa, dibagi tiga rombongan belajar. Tahun lalu hanya dapat 28 siswa untuk satu rombongan belajar.

Jelantik memaparkan, MPLS penting agar siswa mengetahui lingkungan sekolah, mengetahui ruang belajar, lab, kantin, parkir, mengenali kepala sekolah, guru pengajar dan karyawan. “Di sini pendidikannya plus pariwisata, disiapkan untuk siap kerja. Kelebihannya plus dapat pendidikan perhotelan dan komputer,” tambah mantan Kasek SMAN 2 Amlapura dan SMAN 1 Amlapura ini. MPLS berlangsung 21 - 26 Juli.

Kasek SMA Saraswati Selat I Wayan Samiasa mengatakan peningkatan perolehan siswa baru ini karena adanya jurusan plus pariwisata. Awalnya pendaftar 258 siswa, setelah mendaftar ulang 232 siswa. Namun, siswa yang mengikuti MPLS 226 orang, terbagi 7 rombongan belajar. “Nanti setelah naik ke kelas XII, saat liburan sekolah, mereka melaksanakan training di hotel,” kata Samiasa.

Kata dia, lulusan SMA Saraswati Selat dapat ijazah dan sertifikat training. “Hanya saja tidak ada uji kompetensi keahlian di sini. Tidak diperbolehkan karena sekolah umum,” lanjut Samiasa.

Begitu juga di SMK Giri Pendawa, di Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Sekolah ini tampak semakin bersemangat melaksanakan MPLS karena mengalami lonjakan jumlah siswa. Sekolah ini dapat 188 siswa dari 231 siswa yang awalnya mendaftar. Jumlah ini naik dibandingkan tahun 2024 yang hanya 147 siswa.

 “Ya, guru dan karyawan jadi termotivasi dengan adanya kenaikan jumlah siswa ini,” jelas Kasek SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta. Kata dia, dari 188 siswa dibagi 5 rombongan belajar dengan dua jurusan, yakni Tata Boga dan Perhotelan. 

Hal senada dipaparkan Kasek SMA Dharma Kirthi Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, I Wayan Nomor. Sekolah ini dapat hanya 59 siswa, namun jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024, yakni 40 orang.7k16

 


Minim Siswa, SMK Giri Pendawa Tetap Berdaya

12 Jan 2023 13:04:34 1541

Disdikpora Karangasem SMK Giri Pendawa

NusaBali.com -  HUT ke-12 SMK Giri Pendawa di Banjar Kupa, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Rabu (11/1). .-IST

AMLAPURA, NusaBali
Tahun ajaran 2022/2023 ini, SMK Giri Pendawa di Banjar Kupa, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, hanya punya 181 siswa. Namun sekolah ini tetap berdaya.

Terbukti, perayaan HUT ke-12 SMK ini, Rabu (11/1), digelar meski sederhana, namun tetap meriah.  "Terpenting tetap merayakan haru ulang tahun, walaupun sederhana, agar keberadaan SMK tetap eksis di mata masyarakat. Sekolah agar tetap berperan aktif membangun bidang pendidikan," jelas Wakasek Bidang Kesiswaan SMK Giri Pendawa I Komang Warsa.

SMK Giri Pendawa dengan tagline Melayani sepenuh hati (upasananing wahita hredaya). Sebelum merayakan HUT ke-12, keluarga sekolah melaksanakan ngayah dan

sembahyang bersama di Pura Dalem Kupa. Di pura ini sedang persiapan Karya Mamungkah lan Nubung Daging. Harapannya, agar mendapatkan berkah, kesehatan lahir dan batin untuk seluruh siswa dan guru pengajar.

Bertepatan dengan perayaan HUT ke-12 itu, Kasek SMK Giri Pendawa I Putu Gede Arimbawa mengundurkan diri. Dia digantikan I Komang Sumarta. "Saya telah mengundurkan diri dan fokus mengurus usaha di Denpasar," jelas I Putu Gede Arimbawa.

I Komang Warsa membenarkan pergantian kasek tersebut. Penggantinya, I Komang Sumarta, pensiunan guru di SMAN Rendang.*k16


MPLS SMK SWASTA DIBANTU RELAWAN ASING

Karangasem, 24 Jul 2025 09:24:30 144

Relawan Asing MPLS SMK Giri Pendawa Relawan Atova International  

NusaBali.com -  Relawan Asing beri materi di MPLS SMK Giri Pendawa, Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Rabu (23/7). -NANTRA

AMLAPURA, NusaBali - MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMK Giri Pendawa, Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, memanfaatkan relawan asing dari Inggris. Relawan Atova International dari Inggris menjalin kerja sama dengan SMK Giri Pendawa sebagai pengajar bahasa Inggris, bidang kesehatan dan konservasi.

"Semuanya gratis, kerja sama selama enam bulan. Ini kesempatan kepada siswa memanfaatkan berkomunikasi langsung agar mahir bahasa Inggris," jelas Kasek SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta di sela-sela MPLS di Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Rabu (23/7).

 Naskah kerja sama ditandatangani dalam bentuk MoU (memorandum of Understanding), tujuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan buat generasi muda dan kesadaran akan peduli terhadap lingkungan di kalangan  pelajar dan masyarakat. "Ini merupakan program bahasa Inggris gratis, juga tentang kesehatan, dan peduli lingkungan," jelasnya.

 Atova, katanya, memberlakukan kurikulum internasional, sehingga siswa lebih cepat mampu meningkatkan kemampuan berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Inggris. Sedangkan kerja sama bidang konservasi lingkungan, bertujuan meningkatkan kesadaran siswa melalui edukasi tentang pelestarian alam dan ekosistem lokal. Aksinya, dengan cara melakukan penanaman pohon, agar lingkungan hijau dan rindang.

 

 Kerja sama bidang kesehatan katanya, ada program kebugaran fisik, agar siswa selalu dalam kondisi sehat sehingga lebih optimal mampu mengikuti pembelajaran.

 Siswa katanya berkesempatan belajar langsung bahasa Inggris, cara mengucapkan bahasa Inggris yang benar, cara mendengarkan, dan cara menulis. Apalagi untuk jurusan perhotelan, bahasa Inggris sangat vital dibutuhkan. Setelah MPLS, relawan Atova International nantinya dijadwalkan hanya mengajar seminggu sekali.

 Chief Executive Officer dan Pendiri Atova International, Samuel Oakes, datang langsung memperkenalkan program lembaga yang dipimpinnya. Dia memberikan materi bidang kesehatan dan lingkungan.

 "Bidang kesehatan, ada program pertolongan pertama, kami telah menyediakan pengajar, untuk memberikan materi sesuai sumber daya yang dibutuhkan," jelas Samuel.

 Setidaknya lanjut Samuel, misalnya bidang kesehatan, memberikan materi yang paling sederhana, hanya saja sangat vital dibutuhkan, seperti kebiasaan makan sehat, kebugaran dan kesehatan mental, dan melakukan latihan daya tahan. "Kami pilih SMK Giri Pendawa untuk kerjasama, keberadaannya terpantau dari internet," jelas Samuel.

 SMK Giri Pendawa sendiri merekrut siswa baru 188 siswa, dari 231 siswa yang sebelumnya mendaftar, jumlah itu meningkat di bandingkan tahun lalu hanya merekrut 147 siswa, didukung 17 guru. MPLS dilaksanakan sejak Senin (21/7) berakhir, Jumat (25/7), diakhiri melakukan persembahyangan bersama.7k16/Nantra.


SMK GIRI PENDAWA JALIN KERJASAMA DENGAN ATOVA INTERNASIONAL

Gatra Humas, 21 Juli 2025 — Yayasan Atova Internasional yang bermarkas di 9 Station Road, Heacham,Kings Lynn,UK,PE31 7HG,UK Registered Charity No: 1206112 Telp.:+6281265983685 Email : info@atova.org, adalah sebuah lembaga nirlaba yang berbasis di Inggris dan fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, serta konservasi lingkungan, menjalin kerjasama dengan SMK Giri Pendawa dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda di Indonesia, khususnya di Bali.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Mr. Samoel Oakes ini, bersama Ketua Yayasan Atova Indonesia Mbak Nurul memberikan sosialisasi  kepada seluruh siswa kelas X yang sedang mengikuti MPLS. Dalam pernyataannya, Nurul dalam wawancaranya dengan Gatra Humas mengungkapkan bahwa untuk saat ini baru dua sekolah di Bali yang telah bekerjasama dengan Atova, yakni SMK Giri Pendawa dan SMK Negeri 1 Manggis.

Kerjasama ini meliputi tiga program utama:

  1. Pendidikan Bahasa Inggris Gratis,

  2. Konservasi dan Kesadaran Lingkungan, serta

  3. Kesehatan dan Kebugaran (Fit for the Future).

Program ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Bali, khususnya di SMK Giri Pendawa dengan menggunakan kurikulum internasional(Cambridge International Curiculum), dan akan berlangsung selama enam bulan ke depan. Setiap minggu akan ada materi yang disampaikan oleh instruktur berpengalaman sesuai bidangnya. Untuk program bahasa Inggris, mentor didatangkan langsung dari Inggris,” jelas Nurul.

Kegiatan ini disambut antusias oleh Ketua Yayasan SMK Giri Pendawa, I Ketut Sudana. Ia berharap kerjasama seperti ini terus ditingkatkan untuk memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi para siswa, terutama dalam penguasaan Bahasa Inggris yang sangat penting dalam dunia pariwisata.

Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, telah secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Atova Internasional yang diwakili langsung oleh Mr. Sam.

Tim Atova diterima di ruang kepala sekolah kepala sekolah,ketua yayasan didampingi para waka

 
 Wawancara Gatra Humas dengan Nurul Ketua Yayasan Atova Indonesia

Mr.Samoel Oakes bersama Mbak Nurul saat memantau kegiatan sosialisasi di lapangan

 Sosialisasi  menjaga kesehatan masa depan

Sosialisasi praktek menjaga hutan

Materi out bon dipantau langsung Mr.Sam








Minggu, 20 Juli 2025

188 MURID BARU SMK GIRI PENDAWA, SIAP MENGIKUTI MPLS SEPEKAN.

Gatra Humas, 21 Juli 2025 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru SMK Giri Pendawa Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi dibuka pada hari ini. Acara pembukaan diawali persembahyangan bersama di Padmasana sekolah, sebagai wujud syukur atas keberkahan yang dilimpahkan pada SMK Grii Pendawa acara seremonial dilaksanakan di ruangan dengan acara laporan dari Ketua Panitia MPLS, Ngakan Made Ariawan, yang menyampaikan bahwa kegiatan MPLS akan berlangsung selama satu minggu, mulai dari tanggal 21 hingga 28 Juli 2025.

Dalam laporannya, Ngakan menyebutkan bahwa jumlah peserta MPLS tahun ini mencapai 188 siswa, yang terdiri atas 110 siswa jurusan Perhotelan dan 78 siswa jurusan Tata Boga/Kuliner. Kegiatan MPLS akan ditutup dengan Upacara Sama Wartana di Pura Panca Pendawa pada Sabtu, 28 Juli 2025.

Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, dewan guru, dan staf atas kerja keras mereka mulai dari tahap sosialisasi hingga pelaksanaan MPLS. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas peningkatan jumlah murid baru tahun ini, dalam sambutan tersebut juga diisi dengan menyampaikan visi dan misi sekolah yang sekaligus sebagai laporan kepada Ketua Yayasan.

Acara juga dihadiri oleh pimpinan Yayasan Atova Internasional asal Inggris, Mr. Sam, yang didampingi oleh pendiri Yayasan Atova Indonesia, Nurul. Dalam sambutannya, Mr. Sam yang diterjemahkan oleh Nurul memperkenalkan berbagai program yayasan yang fokus pada pendampingan belajar bahasa Inggris gratis, edukasi kesehatan masa depan, serta perlindungan/konservasi hutan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Giri Pendawa mewakili pemilik SMK Giri Pendawa, Mangku Ketut Sudana, menyambut baik kerjasama yang dijalin antara pihak sekolah dengan Yayasan Atova. Ia menyatakan bahwa ini merupakan langkah positif untuk menjawab tantangan yang selama ini dihadapi oleh siswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris saat menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL). Dalam kesempatan tersebut, beliau juga sedikit mengulas sejarah singkat yayasan.

Sebagai penutup, sambutan dari pihak komite sekolah disampaikan oleh Wayan Suiji, yang mewakili para orang tua siswa diawali dengan berpantun ria agar anak anak mengikuti MPLS dengan baik dan ceria. Ia juga menyampaikan rasa syukur dan bangga karena anak-anak mereka mendapat tambahan wawasan internasional terkait bahasa, konservasi lingkungan, dan kesehatan masa depan. Menurutnya, program ini sangat sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana, dan selaras dengan tema MPLS tahun ini: "Bersama Kita Tumbuh, Cerdas dalam Ilmu, Luhur dalam Perilaku". 

“Atas nama orang tua" hari ini Senin,21 Juli 2025, kami menyerahkan 188 anak-anak kami kepada Bapak Kepala Sekolah, dewan guru, dan staf, untuk dididik menjadi generasi yang cerdas dan berperilaku luhur. Semoga dalam tiga tahun ke depan, seluruh anak anak kami dapat menyelesaikan pendidikan dengan membawa selembar ijazah dari SMK Giri Pendawa, kebanggaan kita bersama,” pungkasnya.(manixs).

Persembahyangan piuning dipimpin Gusti Mangku Adi Sandi Putra

Persembahyangan dihadiri Ketua Yayasan,Kepala Sekolah,mewakili Ketua Komite/Humas,
Waka Kesiswaan,Operator,kabeng Tataboga,Ketua Panitia,KTU dan Osis

Persembahyangan bersama 

peserta MPLS sembahyang

Laporan ketua panitia Ngakan Made Ariawaan

Sambutan Kepala Sekolah I Komang Sumarta

Sambutan Ketua Yayasan Mangku Ketut Sudana

Sambutan ketua Komite diwakili I Wayan Suiji 
dalam acara penyerahan murid baru di SMK Giri Pendawa TP.2025/2026

 
Pengalungan name tag oleh ketua yayasan sebagai tanda dimulainya MPLS

 
Foro bersama dari kiri Ketua Komite,Kepala Sekolah,Murid Baru,Ketua Yayasan dan Ketua Panitia




Minggu, 13 Juli 2025

SMK GIRI PENDAWA CAPAI TARGET SPMB TAHUN AJARAN 2025/2026

Gatra Humas, 14 Juli 2025 — SMK Giri Pendawa mencatat pencapaian positif dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026. Hingga hari ini, jumlah calon siswa yang sudah mendaftar kembali mencapai 194 orang, sesuai dengan target penerimaan yang telah ditetapkan pihak sekolah.

Ketua Panitia PPDB SMK Giri Pendawa, Ngakan Made Ariawan mengungkapkan bahwa, angka tersebut masih bersifat sementara dan bisa berubah hingga pengumuman final yang dijadwalkan pada 19 Juli 2025 mendatang. “Jumlah 194 murid ini terdiri dari dua program keahlian, yakni Perhotelan dan Tata Boga. Namun, untuk sementara belum dilakukan klasifikasi jumlah siswa per jurusan,” siapa tau ada yang mudur lagi dan mereka yang sudah mendaftar batal masuk,maka uang dp-nya tidak bisa diambil dan baju kaos yang sudah diterima silahkan dibawa,ujarnya.

Peningkatan jumlah pendaftar tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya juga dinilai cukup signifikan. Salah satu panitia yang juga bertugas sebagai operator sekolah, I Nyoman Pande Setiawan, menyebutkan bahwa hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh kebijakan baru dari pemerintah pusat.

“Pemerintah kini memberlakukan pembatasan penerimaan murid di sekolah negeri sesuai dengan standar sarana dan prasarana yang dimiliki masing-masing sekolah. Aturan ini sudah terintegrasi dalam sistem penerimaan murid baru, sehingga secara tidak langsung mendorong siswa untuk memilih alternatif seperti SMK swasta,” jelasnya.

Dengan tercapainya jumlah pendaftar sesuai target, pihak sekolah optimistis dapat memberikan layanan pendidikan yang optimal sesuai kompetensi keahlian yang ditawarkan, serta terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Kabupaten Karangasem(manixs)


Ketua Panitia Ngk.Made Ariawan,memantau kegiatan

 
Tim SPMB dari kanan,I Nym.Pande Setiawan,GNR Adi Sandi Putra,Widnyani Wayan

 
OSIS siaga bantu SPMB

Suasana SPMB di minggu ke 2

Antusiasme peserta SPMB