22 Jul 2025 08:50:59 383
Kasek SMA PGRI I Ketut Jelantik MPLS SMA Saraswati Selat
NusaBali.com - Kasek SMA PGRI I Ketut
Jelantik membuka MPLS di Jalan Sudirman Amlapura, Senin (21/7). -NANTRA
Dampak dari
kebijakan pemerintah tentang pembatasan menerima siswa baru sehingga siswa di
sekolah swasta meningkat.
AMLAPURA, NusaBali
SMA dan SMK swasta di Karangasem semringah
melaksanakan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) tahun 2025. Karena
sekolah ini mengalami peningkatan jumlah siswa baru.
Kasek SMA PGRI Amlapura I Ketut Jelantik mengakui dampak dari kebijakan pemerintah tentang pembatasan menerima siswa baru sehingga siswa di sekolah swasta meningkat. “Kami bersyukur ada kebijakan itu,” jelasnya di sela-sela membuka acara MPLS di SMA PGRI, Jalan Sudirman Amlapura, Senin (21/7).
SMA PGRI, katanya, dapat 93 siswa, dibagi tiga rombongan belajar. Tahun lalu hanya dapat 28 siswa untuk satu rombongan belajar.
Jelantik memaparkan, MPLS penting agar siswa mengetahui lingkungan sekolah, mengetahui ruang belajar, lab, kantin, parkir, mengenali kepala sekolah, guru pengajar dan karyawan. “Di sini pendidikannya plus pariwisata, disiapkan untuk siap kerja. Kelebihannya plus dapat pendidikan perhotelan dan komputer,” tambah mantan Kasek SMAN 2 Amlapura dan SMAN 1 Amlapura ini. MPLS berlangsung 21 - 26 Juli.
Kasek SMA Saraswati Selat I Wayan Samiasa mengatakan peningkatan perolehan siswa baru ini karena adanya jurusan plus pariwisata. Awalnya pendaftar 258 siswa, setelah mendaftar ulang 232 siswa. Namun, siswa yang mengikuti MPLS 226 orang, terbagi 7 rombongan belajar. “Nanti setelah naik ke kelas XII, saat liburan sekolah, mereka melaksanakan training di hotel,” kata Samiasa.
Kata dia, lulusan SMA Saraswati Selat dapat ijazah dan sertifikat training. “Hanya saja tidak ada uji kompetensi keahlian di sini. Tidak diperbolehkan karena sekolah umum,” lanjut Samiasa.
Begitu juga di SMK Giri Pendawa, di Banjar Pande, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Sekolah ini tampak semakin bersemangat melaksanakan MPLS karena mengalami lonjakan jumlah siswa. Sekolah ini dapat 188 siswa dari 231 siswa yang awalnya mendaftar. Jumlah ini naik dibandingkan tahun 2024 yang hanya 147 siswa.
Hal senada dipaparkan Kasek SMA Dharma Kirthi Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, I Wayan Nomor. Sekolah ini dapat hanya 59 siswa, namun jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024, yakni 40 orang.7k16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar