Senin, 20 Mei 2024

BERPISAH KARENA PERTEMUAN

Suasana haru menyelimuti teriknya sinar mentari di lapangan upacara SMK Giri Pendawa siang ini ,  Senin 20 Mei 2024 bertepatan dengan hari kebangkitan nasional,empat orang guru SMK Giri Pendawa telah bangkit melangkah maju meninggalkan sekolah tercinta ini ,menuju harapan hidup yang lebih menjanjikan, karena cita dan harapan beliau telah terkabulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K. Suasana hening terjadi ketika mic mulai dipegang oleh Pak Agus Waka kesiswaan membuka acara dengan suara sendu menguraikan acara perpisahan ,bahwa empat orang guru tercinta Pak Komang Wedana,S.Pd. guru Agama akan pindah ke SMAN 1 Rendang,Pak Wayan Desi Bawantara,S.Pd,B. pindah ke SMPN 3 Selat,Ibu Susi Adnyani,S.Pd. guru Bahasa Indonesia ditempatkan di SD 3 Menanga dan Ibu Eka Mega Suryani,S.pd,M.Pd guru matik menempati posisi di salah satu SMA di Kuta,hari ini mereka berpisah,namun sayang kedua ibu ibu guru kita berhalangan hadir ,ujar pak Agus.

Acara kemudian disampaikan kesan dan pesan oleh Pak Komang Wedana mewakili teman temannya, dengan mata berkaca kaca dan suara agak parau intinya menyampaikan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan berterimakasi kepada Bapak Kepala Sekolah beserta jajaran dan rekan rekan sejawat,juga kepada staf pegawai yang telah diajak puluhan tahun di tempat ini memberi kesan yang menyenangkan,mengarungi suka dukanya berjuang di sekolah kita,tentu banyak kenangan yang kita alami,kenangan yang indah jangan dilupakan dan kalau ada hal yang jelek tolong kubur sedalamnya agar tidak melukai silaturahmi kita nantinya. juga buat anak anaku tercinta,maafkan kami hanya bisa mengantarkanmu sampai disini,sebagai manusia biasa maafkan bapak kalau ada yang kurang berkenaan,pesan dan harapan kami semoga sekolah kita semakin maju kedepannya,semoga juga kalian anak anakku sukses dan berprestasi kedepannya, ucap Wedana sambil bersungut.

Selanjutnya kepala sekolah kemudian memberikan sambutan perpisahan,dengan tegar dan suara tegas melepas keempat guru tersebut,walaupun sesungguhnya hati beliau galau ditinggal oleh rekan rekannya, namun prinsip seorang pemimpin memang begitu,sembunyikan hati galaumu didepan orang orang walaupun sedih aku harus tetap tenang,kalau pemimpin cengeng apa kata dunia,bisiknya dalam hati. dengan menenangkan diri beliau berucap,..Selamat pada rekan rekan guru yang saya lepas hari ini,karena harapannya sudah tercapai. Kesan saya pada saudara saudara sangat positif,karena selama mengabdi di sekolah ini dedikasi dan loyalitas bapak ibu telah teruji,walau dengan penghasilan yang belum memadai,banyak hal yang kita lakoni puluhan tahun ini,untuk menjadikan sekolah ini seperti ini, bapak ibu memiliki andil besar di dalamnya,namun sayang hari ini saya lepas,sesungguhnya hati yasa sedih ditinggal oleh bapak ibu,namun disisi lain saya merasa berbahagia karena kesuksesan bapak ibu meraih cita cita. Pesan saya kepada bapak ibu sekalian,janganlah tempat ini dilupakan karena disinilah kawitan anda mulai meniti karier dalam duinia pendidikan walaupun belum bisa memberi apa apa dalam kehidupan bapak ibu,tetapi paling tidak catatlah dalam sejarah kehidupan bapak ibu sebagai secuil kenangan indah yang dapat diceritakan dalam setiap desah kehidupan. Suka duka dalam pergaulan kita selama ini pasti ada bumbu bumbunya,tapi kalau ada yang mengesalkan hati,janganlah disimpan dalam hati,tetapi kalau ada yang membangun rasa bahagia kenanglah itu sebagai mutiara indah dalam kehidupan. juga kepada anak anaku,kenapa guru kalian berpisah hari ini,ya karena dulupernah ada pertemuan,maka dalam hidup konsepnya kalau ada pertemuan pasti ada perpisahan,karena itu adalah "rta" yaitu hukum alam yang tidak bisa dihindari, maka kenanglah hal baik dari guru gurumu dan campakan hal buruk darinya,karena guru juga manusia tidak aneh kalau dia berbuat keliru,ya kan ? tanyanya kepada hadirin. usai memberikan arahan dalam pelepasan kepala sekolah lanjut memberikan cendra mata kepada perwakian guru yang dilepas sebagai ucapan terimakasih. 

Selanjutnya pengelola Kopsek Giri Amertha I Wayan Suiji juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus melepas keanggotaan keempat teman guru tersebut sembari berharap keempatnya sukses dalam meniti kariernya dan menjadi guru yang patut ditiru dan digugu oleh siswa siswinya dan memohon maaf apabila dalam pelayanan sebagai anggota koperasi ada yang kurang berkenaan,saya senang dan bangga memiliki teman sukses sebagai P3K,kesan saya selama berkeluarga di sekolah ini sangat baik seperti ungkapan hati kami terekam dalam puisi sederhana berikut ini :

Buat sdr.Komang Wedana:

Teruntuk  sdri Bu Susi :


Ditujukan ke Bu Eka :


Teruntuk sdr.Desi :
 
Usai acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para gusu dan staf pegawai (manixs)


RIVIEW KURIKULUM AGENDA RAPAT RUTIN MEI 2024

Rapat rutin bulan Mei 2024 SMK Giri Pendawa diselenggarakan hari Senin tanggal 20 bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional di ruang guru. Rapat yang dimulai pukul 11.00 Wita di pandu oleh Waka Humas I Wayan Suiji. Dalam pembukaannya Suiji mengajak para peserta untuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha/Esa Ida Hyang Widhi Waca,karena atas karuniaNya pertemuan ini diharapkan dapat berlangsung lancar dan tujuan bisa tercapai dengan baik,mengenai agenda rapat setelah pembukaan adalah pengarahan kepala sekolah tentang tujuan rapat dan persoalan yang dibahas,kemudian iformasi dilengkapi oleh para  Waka dan kaprodi,berikutnya tanya jawab dan terakhir keputusan rapat yang disampaikan oleh Kepala sekolah. Setelah pembukaan waktu diserahkan kepada Kepala Sekolah sekaligus memimpin rapat.Dalam arahannya  kepala sekolah menyampaikan beberapa hal tentang evaluasi dan agenda yang akan dilaksanakan kedepannya. Dalam evaluasinya kepala sekolah memaparkan banyaknya anak anak yang belum melaksanakan kewajibannya terutama dalam membayar SPP masih banyak yang menunggak,untuk itu kerjasama semua komponen sangat diharapkan,tadi dalam apel senin sudah saya sampaikan,kalau anak anak tidak memenuhi kewajibannya sampai bulan Mei ini,maka ulangan umumnya kita tunda sampai kewajibannya terpenuhi,Tim konfirmasi tunggakan agar segera bergerak,karena atas keputusan rapat yayasan,saudara yang berhasil melaksanakan pungutan akan diberi cash back sesuai ketentuan. Kemudian dengan mutasinya 4 kawan kita,maka posisi yang ditempati menjadi kosong sehuingga saya selaku pimpinan kembali merekstruturisasi jabatan keorganisasian,seperti sdr.Km.Wedana jabatan Waka Sarpras saya akan kolaborasikan dengan Waka Humas yang dipegang oleh sdr.I Wayan Suiji dengan pendamping Sarpras sdr.Gst.Gde Ngurah Adnyana dan pendamping waka humas tetep sdri Ni Wayan Melina Pebriani, kemudian pendamping kesiswaan yang masih kosong saya isi dengan sdr.Ngk.Made Ariawan, lanjut kaprodi Tata Boga ,dulu pendampingnya sdr I Wayan Desi Bawantara kini kosong saya isi dengan sdr. I Wayan Gede Suarnata,sdri Nengah Susi Adnyani di Perpustakaan nanti saya isi dengan guru bahasa yang sampai saat ini masih kosong.

Untuk program akhir semester ini akan dilaksanakan UAS,bagaimana persiapannya nanti sdr waka Kurikulum akan melengkapi,kemudian awal Juni kita sudah persiapkan workshop review Kurikulum ,visi misi,tujuan dan sebagainya,atas usul kepala sekolah swasta se Kabupaten Karangasem kita diminta menyelenggarakan dan mereka ikut bergabung dengan dana patungan,sehingga skenarionya kita atur masing-masing sekolah mengirim 3 orang (Kepalas Sekolah,Waka Kurikulum dan oprator penilaian raport pendidikan) sehingga jumlahnya 18 orang ditambah pengawas 1 orang dan MC 1 orang maka jumlahnya 20,apakah guru guru kita terlibat,nanti kita kordinasi lebih lanjut,ujar Sumarta.

Berikutnya giliran Waka Kurikulum I Gst.Ngurah Mataram,melaporkan tentang pelaksanaan ulangan umum,sudah ready sesuai kepanitiaan yang sudah kita susun dan berlaku setahun ini,panitia nanti yang mengatur. Kemudian tentang struktur kurikulum kita ikuti aturan yang ada dan untuk anak kelas X sekarang nanti treningnya semester 1(satu) setelah kelas XII,itu ketentuannya. pungkas Mataram.

Selanjutnya untuk mempersingakat waktu acara berikutnya adalah tanya jawab,Waka Humas yang diberi tugas tambahan sebagai Waka Sarpras ,mengisi acara jawad pertama dengan menyatakan kesiapannya untuk membantu sepanjang itu adalah perintahan pimpinan ,selanjutnya Waka Humas mengusulkan agar dalam pelaksanaan workshop semua guru dan pegawai bisa dilibatkan,mengingat acara ini merupakan acara penting untuk diketahui oleh para guru sebagai pengetahuan dalam melaksanakan tugasnya ,untuk konsumsinya bisa kita atur agar tidak mengganggu agenda panitia khususnya dalam pembiayaan konsumsi,pintanya. Kemudian I Made Agus Suciarta Waka Kesiswaan dan Dewa Putu Suaba Kaprodi PH menambahkan tentang ketentuan siswa bisa mengikuti ulangan umum dan pelaksanaan prakerin tahun mendatang serta para pembimbing laporan agar mengadakan bimbingan kepada siswa kelas XI yang sudah selesai trening sesuai bimbingannya masing-masing, sedangkan Kaprodi TB Dewa Putu Suarya sekaligus ketua Panitia Prakerin,juga menambahkan tentang agenda ujian laporan prakerin dan mengusulkan perbaikan keran air di Lab TB dan WC di Lab Perhotelan. Usai acara tanya jawab ,kepala sekolah menyampaikan keputusan rapat,waka humas sebagai pembawa acara menutup pertemuan  dengan ucapan paramasanti(manixs).

Tampak di depan dari kiri ke kanan: Waka kurikulum,Kesiswaan,Kepala Sekolah
Waka Humas selaku pembawa acara,Kaprodi PH dan TB.

 
Peserta rapat


Rabu, 15 Mei 2024

SHOOTING BONDRES MARA BANGUN TUK TEBARKAN GIRI PENDAWA

Mengatasi merosotnya penerimaan pesderta didik di SMK Giri Pendawa sejak masa covid 19 kemarin, kini pegiat di sekolah tersebut mulai membuat terobosan baru dalam menyambut datangnya tahun ajaran baru 2024/2025. Sosialisasi ke sekolah sekolah SMP pendukung sudah dilaksanakan dari sebulan kemarin dan sudah hampir rampung merupakan strategi umum,tahun ini terobosannya dengan langkah berani kepala sekolah beserta jajarannya bersepakat menurunkan uang SPP atau komite yang tidak tanggung tanggung hingga 49 % namun uang praktek yang dipungut,kalau tahun tahun sebelumnya kami gabung,sehingga kelihatannya SPPnya besar,kami format itu agar masyarakat atau orang tua murid paham bahwa di sekolah ini, sesungguhnya biayanya tidak mahal seperti yang dikhawatirkan orang. Sekarang semua kondisi disekolah ini kami sosialisasikan dengan kesenian bondres lewat media sosial,dengan harapan masyarakat paham dan mau menyekolahkan anaknya di sekolah ini,sekolah yang dekat, pasilitas lengkap ,guru gurunya berpengalaman di dunia pariwisata,tidak tanggung tanggung bahkan banyak guru kami, terutama yang produktif berpengalaman langsung didunia wisata bahkan sampai menjelajah ke luar negeri. Sekarang proses pembuatan vidio sosialisasi bondres ,sedang shooting yang dikordinasikan oleh cinema director Gusti Ngurah Sandi,  ungkap Komang Sumarta Kepala SMK Giri Pendawa di ruang kerjanya kemarin.

Sementara itu di lokasi shooting di rumah bapak Ngurah Wirama owner CW,sedang dilakukan shooting sesuai skenario yang ditulis oleh Ngakan Made Ariawan sekalugus sutradara pementasan,yang dimulai pukul 09.00 hingga tuntas jam 12.30 Wita. Pemain hanya sempat mempelajari dialog scenario hanya sehari langsung shot,ujar Ngk.Ariawan sang sutradara.Terlihat dalam kesibukan shooting  I Made Ariawan (Kadek Kantor sebagai pengatur laku) sibuk mengarahkan gaya dan pakem bahasa pemain, disisi lain  Gst Ngurah Sandi selaku direktor pembuatan film nampak berdiskusi dengan  Kadek Junaedi selaku cameraman dan editor dalam pengambilan titik lokasi, situasi pencahayaan dan voice recorded dari percakapan para pemain.  Sebelum shooting dimulai dilakukan persembahyangan guna memohon keselamatan dan kelancaran proses. 

Dengan peralatan seadanya beberapa kali percobaan shoot dilakukan guna memantapkan isi skenario dan dialog.hingga hasil mentah sudah didapat oleh team editor untuk selanjutnya akan dilakukan proses editting dengan memasukkan fasilitas SMK sesuai dialog.

Bagaimanakah hasil akhirnya, mari doakan dan dukung pembuatan film pendek promosi SMK bersama bondres Mara Bangun besutan  I Made Ariawan alias Dek Kantor,dengan para pemain kak Gaul diperankan oleh Ngk.Made Ariawan,Bracuk dimainkan oleh I Komang Edy Riawan  dan Pacul dilakoni oleh Putu Gede Saputra.(Ngoerah Sandy/manixs).

Persembahyangan pemain sebelum acara dimulai

I Made Ariawan pengatur laku

Bracuk dimainkan oleh I Komang Edy Riawan  

Putu Gede Saputra sebagai Pacul

Ngk.Made Ariawan sebagai Pekak Gaul
Ngurah Sandi cinema director

Junaedi,cameramen editor
Cuplikan vidio mentah










PROBLEMATIKA KEPARIWISATAAN DI MATA PHRI BPC KARANGASEM

Musyawarah kerja ke VII PHRI BPC Karangasem yang diselenggarakan di Taman Surgawi Ujung dengan mengambil tema “Problematika Kepariwisataan Karangasem Berlandaskan Nangun Sat Kerti Loka Bali” dihadiri oleh Bupati Karangasem Gde Dana,Ketua PHRI Bali Cok Ace,para manajer hotel dan Restoran sekabupaten Karangasem,para Kepala SMK Negeri Swasta se wilayah kabupaten Karangasem dan para Camat se antero Karangasem. Musyawarah kerja memutuskan I Wayan Kariasa ketua lama terpilih kembali untuk menahkodai gerbong PHRI BPC Karangasem masa bakti 2024-2029,selanjutnya pengurus terpilih langsung dilantik oleh Ketua PHRI Provinsi Bali Cok Ace.

Ketua PHRI BPC Karangasem yang baru dilantik I Wayan Kariasa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap anggota PHRI Kabupaten Karangasem yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin PHRI lima tahun kedepan,juga apresiasi atas kerjasamanya selama ini,juga dukungan pemerintah Kabupaten Karangasem para kepala SMK negeri swasta sebagai partner kerja selama ini,kedepannya Kariasa meminta agar solidaritas anggota bisa ditingkatkan. Untuk tahun ini dapat saya laporkan jumlah anggota PHRI di Karangasem baru sejumlah 60 anggotaa yang bergabung target kami kedepannya 150 orang bisa masuk bergabung di PHRI BPC Karangasem,masih banyak yang belum terdaftar,untuk itu kami mohon kepada bapak camat /bapak bupati yang berkenan hadir hari ini untuk bisa memberikan motivasi sehingga setiap pengusaha hotel dan restaurant bisa bergabung dalam wadah PHRI BPC.Kaarangasem,harapnya.

Selanjutnya ketua PHRI Provinsi Bali Cok Ace dalam arahannya memaparkan bahwa keanggotaan PHRI Kab.Karangasem termasuk besar atau aktif bahkan ada di posisi kedua di Bali setelah Badung,untuk Karangasem bagaimana Upaya agar target yang 150 anggota itu bisa tercapai. Nah itu tergantung dari bagaimana pengurus PHRI BPC Karangasem memberikan sosialisasi kepada pengusaha hotel restaurant dan bagaimana promosi dan pelayanan sehingga tamu tertarik berkunjung ke Karangasem,tentu peran penting penguasa wilayah bapak camat dan bapak bupati untuk turut memberikan arahan kepada masyarakatnya terutama di objek objek wisata untuk bisa memberikan pelayanan yang nyaman bagi para toris dan mencerminkan prilaku atau karakter orang Bali yang terkenal ramah,santun dan welcome terhadap para tamu sangat perlu mendukung, apalagi di Karangasem ini sudah dibangun Klinik Hasna Medika tepatnya di Subagan sebagai pasilitas kesehatan jantung yang pertama di Bali,ini juga merupakan sarana pendukung pariwisata di Karangasem. Selanjutnya saya apresiasi kepada pengurus sudah bekerja baik terbukti jumlah anggota terus meningkat,ini patut kita syukuri dan lebih salutnya lagi para pengurus mau bekerja maksimal walau tanpa imbalan,ini nating tulus dari hati mereka, sebagai wujud cinta pada profesinya saya bangga,sekali lagi saya ucapkan selamat kepada pengurus terpilih,dalam pemilihan ketua tidak ada yg menang atau kalah ,tapi cocok atau kurang cocok, terpilih atau tidak terpilih.budayakan rasa saling menghargai dan saling menghormati sesama warga bangsa ,apalagi PHRI ini besar manfaatnya untuk mengembangkan dan menjaga kekompakan sektor jasa pariwisata,jalinlah komonikasi dg berbagai pihak agak setiap persoalan lebih gampang mendapatkan solusinya. Pesan saya jagi Bali ini secara parsial untuk memberikan efek memyeluruh kpd seluruh wilayah pariwisata Bali,pintanya.

Bupati Karangasem Gde Dana dalam pidatonya menyampaikan bahwa kondisi nyata Karangasem masih banyak yg perlu ditingkatkan destinasi pariwisatanya,infrastruktur jalan di Karangasem belum sebanding dg wilayah lainnya terutama Badung,masalah ini belum mendapat sentuhan dana yg besar dari pusat misalnya bypas antara Goalawah dan Ujung belum terwujud,juga masalah truk pengangkut galian C (pasir, batu) memang cukup menghambat di jalan, tapi dilemanya jika truk  dibatasi tentu pembangunan akan terhambat. dan para pemilik truk dan pengusaha galian C merasa dipojokkan.Kendala yang lain,SDM Pariwisata di Karangasem lebih memilih wilayah Denpasar dan Badung untuk berkiprah,karena disana lapangan kerja lebih banyak dan lebih menjamin karena memang disana pusat akomodasi pariwisatanya. Kemudian kunjungan tamu di wilayah Karangasem masih belum maksimal.mungkin karena SDMnya masih perlu dibenahi terutama pelaku di objek objek wisata,juga masih perlu diperbanyak fasilitas toilet yg memadai  di tempat-tempat wisata ,juga sarana prasana lainnya.untuk membangun itu kesadaran membayar pajak dari pengusaha pariwisata perlu ditingkatkan untuk mendukung PAD Karangasem walaupun mengalami kenaikan yang signifikan sampai th 2024 ini,ungkap Gde Dana.

Sementara itu dalam acara ramah Tamah,ketua PHRI terpilih I Wayan Kariasa sempat menemui kepala SMK SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta yang di damping kaprodi PH, Dewa Putu Suaba,sahabat lama I Wayan Kariasa. Kariasa  menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan kehadiran petinggi SMK Giri Pendawa  dalam acara ini,serta berharap Kerjasama PHRI BPC Karangasem yang telah dibangun sejak berdirinya SMK Giri Pendawa utamanya dalan uji kompetensi keahlian siswa atau UKK dapat dilanjutkan terus,pintanya sambil berseloroh(manixs).

Kepala SMK Giri Pendawa bersama Kaprodi PHnya

Acara Pelantikan Pengurus PHRI BPC Karangasem



Minggu, 12 Mei 2024

MENGELUS JIWA DIPERSIMPANGAN

Cuaca pagi ini, Sabtu 11 Mei 2024 agak cerah namun sedikit berawan tampak jelas diatas sasana SMK Giri Pendawa,anak anak kelas X sedang diberikan arahan oleh guru piket tentang tata krama dan implementasi ajaran suci Tri Hita Karana,sebagian tampak dengan serius mendengarkan wejangan sang guru namun beberapa anak ada yang acuh ,asik dengan khayalannya sendiri. Bahkan ada satu orang diantara mereka tak bergeming dengan sambaran halus wejangan  sang guru,mungkin mereka terbiasa dengan peradaban remaja zaman sekarang yang dikenal dengan anak anak genZ,yang apatis,cuek,mines kepekaan sosial dan cepat berputus asa,seperti jiwa jiwa dipersimpangan,ini harus ekstra keras kita bina tentu dengan pendekatan yang humanis,bila perlu kita harus mengelus jiwa jiwa mereka, bisik seorang guru pada temannya.

semangat pengabdian guru dan pegawai di sekolah ini memang patut kita apresiasi,karena dengan penghasilan yang minimalis mereka terima ,namun semangat pengabdianya masih dapat dipertanggungjawabkan,walaupun satu dua orang ada diantara mereka lupa dengan tugasnya sebagai seorang pendidik,kadang pagi pagi anak berkeliaran gegara tidak ada guru yang mengajar,mereka sih fine-fine saja bergeromol sambil menikmati hiburan di mainan kecilnya yang bernama HP android,tapi bagaimana citra sekolah di mata orang tua siswa,gumam seorang penata surat di sekolah itu bersama sohibnya.

Tiba tiba ada suara motor menderu di depan kantor,tampak seorang siswa laki laki berperawakan gempal berpakaian lengkap datang bersama orang tuanya karena dipanggil oleh Kepala Sekolah melalui surat panggilan No.: SMK GP/V/2024 tanggal  Mei 2024. Ia adalah I Dw.Kd.Sinarta anak kelas XI PH bersama orang tuanya I Dewa Gede Wedana. Dengan ramah bagian front office menyapa dan mempersilahkan duduk di sofa ruang tunggu. Taklama kemudian kepala sekolah memanggil untuk masuk ke ruangannya,selanjutnya para waka,kaprodi,wali dan ketua panitia juga dipanggil untuk membahas kasus tersebut. Semua sudah pada datang memenuhi panggilan kepalka sekolah,disisi timur duduk waka Humas,disebelah utara kepala sekolah bersama kaprodi PH,sementara dibagian selatan berjejer dari timur waka kesiswaan,wali XI PH dan ketua panitia prakerin,sedangkan diposisi barat duduk siswa beserta orang tuanya. Suasana tampak hening untuk mendengarkan dimulainya rapat besar ini dan seijin pimpinan waka humas memulai membuka rapat dengan memanjatkan syukur pada Tuhan karena acara ini dapat terselenggara,juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran semua pihak, juga memaparkan tujuan dipanggilnya siswa bersangkutan beserta orang tuanya yakni untuk bersama sama mengetahui secara runut kasus kasus yang sudah dilakukan oleh anak tersebut,juga untuk mencari solusi dan agar orang tua paham dan mengetahuinya agar sama sama jelas hingga terang benderang kasus ini ,selanjutnya waka humas memberikan kesempatan pertama kepada kepala sekolah. Kepala sekolah menjelaskan lebih rinci akan kasus yang dilakukan oleh anak tersebut,harapannya agar kedepan anak tersebut mau berubah dengan mengintrospeksi diri,sering kali sudah melakukan pelanggaran, bahkan sampai masuk ke ranah hukum yang ditangani polsek,tujuan kami mengundang bapak adalah untuk mengetahui keberadaan anak bapak,kita cari solusi,membina,membimbing anak ini bersama sama,terutama di rumah,kami di sekolah hanya ada waktu 6 jam,selebihnya bapak yang menasehati. Sebab kalau tidak ada perubahan kami bisa mengambil sanksi tegas, untuk lebih jelasnya silahkan teman teman yang membidangi menjelaskan lebih rinci,ujar kepala sekolah mengakhiri arahannya. Humas kemudian memberikan kesempatan kepada wali kelasnya,yang panjang lebar menjelaskan kronologi pelanggaran yang dilakukan dari kelas 10,hingga menyebabkan orangtuanya berwajah muram,ketua prakerin juga menceritakan kejadiannya di tempat prakerin,yang bersangkutan sering tidak masuk sehingga waktu trening baru 4 bulan sudah diberhentikan,sedangkan 5 temannya diberi hingga 6 bulan,coba renungkan ini,ini akibat prilaku yang melanggar ketentuan lembaga,sering tidak praktek tanpa alasan,secara tidak langsung ini merugikan adik kelasmu,karena prilakumu attitude mu, adik kelas mungkin akan tidak diterima di hotel ini,karena tahu watak anak anak SMK seperti kamu. Setelah itu kaprodi PH juga memberikan arahan,pada intinya mengharapkan anak ini bisa tamat,karena itu ikuti aturan yang ada,apalagi di hotel disiplinnya sangat ketat,kamu jangan seenaknya melakukan trening,citra sekolah tercoreng,bapak selaku penanggungjawab jurusan perhotelan,tegas menyampaikan ,kalau kamu tidak bisa sadar dan tidak mau berubah,maka kami akan mengembalikan kamu pada orang tuamu,tegas itu,tuturnya. Terakhir Waka Kesiswaan menjelaskan dan menambahi tentang prilaku anak tersebut dan parahnya waka kesiswaan dipanggil oleh kapolsek dan sering didatangi kerumah oleh intel menanyakan hal ikhwal anak ini,sehingga mau tak mau,walaupun kejadiannya diluar sekolah,tetapi kamu masih bersekolah disini,wajar kalau polisi menanyakan kesekolah khususnya kepada saya selaku waka kesiswaan,kalau tidak mau berubah maka seperti tadi kami akan kembalikan kepada orang tuamu, agar prilaku seperti ini tidak mewabah kepada anak anak yang lain.pintanya.

Selanjutnya diberikan kesempatan kepada orang tuanya untuk menjelaskan tentang prilaku anaknya dirumah,dijelaskan dengan raut mata berkaca kaca,ia memperkenalkan diri dan keluarganya,serta menyampaikan aktivitas kesehariannya suami istri ini sebagai buruh angkut kayu,betapa beratnya beban yang ia rasakan,sampai memperlihatkan bahunya mengeras karena memikul kayu yang berat setiap hari demi anak anak,uangkapnya sedih, Saya sudah begini,biar anak anak saya kehidupannya lebih baik dari saya,makanya berusaha saya menyekolahkan,apa yang ia minta saya berusaha memenuhinya agar mau sekolah,saya mohon kebijakan bapak bapak untuk membina mendidik anak saya biar bisa tamat, pintanya. 

Setelah mendengar penjelasan dari berbagai pihak yang bertanggungjawab,maka kepala sekolah menyimpulkan,bahwa anak ini diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri,mengikuti mekanisme yang ada baik disekolah,keluarga dan masyarakat,demi masa depanmu,tetapi kalau kamu tidak bisa berubah,guru guru disini tidak mampu membina dan mungkin sekolah ini tidak cocok dengan karakter dan keinginanmu,maka silahkan cari sekolah lain,bapak akan memberi rekomendasi untuk pindah sekolah dan atau bapak kembalikan pada orang tuamu selaku penanggungjawab dirimu. Sebentar agar ada bukti hitam diatas putih,kamu agar membuat pernyataan sendiri yang kamu tanda tangani disaksikan dan disepakati oleh orangtuamu juga menadatangani. Bapak tegas sekarang,karena kamu sudah sering bapak bina secara langsung,anak anak yang lain tidak ada yang dibina langsung kepala sekolah,cukup di wali kelas atau waka kesiswaan,selesai. Ok ya,kamu berubah,pintanya.(manixs)

 
Sinarta saat dipanggil dihaadapan kepala sekolah

saat sidang berlangsung

Sinarta menandatangani pernyataannya sendiri untuk tidak mengulang lagi pelanggarannya

I Dewa Gde Widana orang tua Sinarta ikut mengetahui dan menandatangani pernyataan anaknya

 
Foto bersama usai penyelesaian kasus,tampak dari kiri orang tua Sinarta,Sinarta
Kaprodi,Kepala Sekolah,Waka Ksesiswaan dan Wali Kelasnya

angelus jiwa jiwa dipersimpangan





Senin, 06 Mei 2024

WAKAPOLSEK RENDANG PANTAU SMK GIRI PENDAWA

Rombongan Polsek Rendang yang dipimpin Wakapolsek  AKP I Made Sutama,yang didampingi Kanit Bimas IPTU I Gede Suarjana beserta 5 orang polisi,mengunjungi SMK Giri Pendawa Senin,06 Mei 2024 pagi ini.Ketua rombobongan AKP.I Made Sutama menyampaikan bahwa kehadirannya adalah untuk bersama sama memantau pelaksanaan pengumuman hasil Ujian tahun ini di SMK Giri Pendawa,karena yang namanya anak remaja kadang akan berlaku oper ketika mereka merayakan kelulusannya,seperti corat coret pakaian dan konvoi dijalanan bersama teman temannya yang kerap mengganggu pengguna lalu liintas jalan raya dan ini rawan kecelakaan,kita tidak ingin hal itu terjadi pada anak anak kita,ungkapnya.Tujuan lainnya kedatangan kami adalah untuk meninjau tentang situasi kondisi anak anak disini terutama tentang prilaku kekerasan pisik di sekolah, buli membuli mohon agar ditekan sekecil mungkin,bahkan bapak mentri sudah mengeluarkan Permendikbudristek Nomor : 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan pada tanggal 3 Agustus 2023 tolong itu dicermati dan dimplementasikan dengan baik bersama para guru dan tenaga kependidikan beserta seluruh warga sekolah,agar aman damai enak untuk belajar. Hal  lain yang perlu kami sampaikan tentang program goes to school,kami munngkin akan sering berkunjung kesekolah untuk mencegah seperti itu tadi dan mencegah prilaku pribadi anak anak kita,anak anak Gen Z,yang kadang mereka sangat rapuh pola pikirnya,sehingga banyak kasus kasus bunuh diri dikalangan remaja,akibat tekanan dan depresi,mungkin sering di buli,keinginan tidak kesampaian,larinya jalan pintas bunuh diri, kita tidak ingin terjadi di sekolah ini,semoga semua berjalan normal,rahayu semuanya,jeklas Wakapolsek. 

Setelah mendengarkan tujuan wakapolsek beserta rombongan, I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd selaku kepala sekolah didampingi oleh Koordinator Penyelenggara Ujian Sekolah Berabasis Komputer(USBK) I Gusti Ngurah Sandi Adi Putra,SE ,melaporkan tentang situasi dan kondisi peserta didik di SMK Giri Pendawa,bahwa untuk siswa peserta ujian tahun ini semestinya 36 orang,namun 1 orang tidak mengikuti Ujian karena satu dan lain hal,maka yang akan diumumkan kelulusan via on line sejumlah 35 orang dan mereka lulus semua,nanti secara bersama SMK se Kabupaten Karangasem pada pukul 12.30 Wita,karena ini sudah kesepakatan di MKKS SMK se Kabupaten Karangasem, tujuan diumumkannya secara on line adalah untuk mengindari mereka berkumpul di sekolah yang arahnya kalau kumpul mereka akan mengadakan acara spontanitas,seperti tadi yaitu coret coret baju,konvoi di jalan dan sebagainya,jadi tujuan kami selaras dengan tujuan bapak bapak semua. Kami pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada bapak Kapolsek/wakapolsek Rendang beserta jajaran  karena telah banyak membantu kami dalam mendampingi anak anak kami di sekolah ini,apalagi program goes to school-nya sangat kami tunggu,terimakasih dan mohon maaf atas segala kekurangan kami,ujar Sumarta dihadapan wakapolsek dan rombongan. Ngurah Sandi ditanya tentang proses pelaksanaan ujian oleh wakapolsek,menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian tahun ini berlangsung aman, lancar dan terkendali,proses sudah berjalan sesuai aturan dan ketentuan, mulai dari persiapan ujian,pelaksanaan ujian,termasuk pelaksanaan UKK yang menggunakan penguji dari PHRI secara eksternal,juga sudah berjalan lancar dan memuaskan,kemudian kami juga sudah melepas anak anak kami secara resmi sudah diserahkan kepada orang tua masing-masing melalui ketua Komite di Ruang Audio Visual fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih,Sabtu,27 April kemarin. Sekarang tinggal penulisan ijasah,penandatanganan dan sidik jari,setelah semua kewajiban mereka diselesaikan maka ijasah akan dibagikan dan anak anak kami sudah siap bertarung di dunia kerja kalau mau bekerja, dan siap melanjutkan pendidikan yang diminati serta mereka siap juga untuk berwirausaha, astungkara berkat dukungan bapak bapak sekalian sekolah kami aman terkendali,walaupun satu dua orang kadang ada yang nyeleneh,itulah isin gumi,ujar Ngurah Sandi sambil tertawa,pertanda hubungan yang humanis antara Polsek dengan SMK Giri Pendawa,astungkara(manixs)

Wakapolsek saat menyampaikan tujuan kedatangannya

Wakapolsek saat memberikan arahan

Kepala sekolah I Km.Sumarta saat memberikan laporan kepada Wakapolsek

I Gst Ngurah Sandi Adi Putra,SE Koordinator Penyelenggara USBK

Foto bersama


Rabu, 01 Mei 2024

MENGENANG KI HAJAR DEWANTARA SANG PELOPOR PENDIDIKAN

 

Menunjuk surat Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Nomor: B.10.400.14.1.1/14425/UK/DIKPORA ,prihal Pelaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 tanggal 25 April 2024, mengacu pada Surat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 11911/MPK.A/TU.02.03/2024 Tanggal 22 April 2024, hal  Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 maka Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta menindak lanjutinya dengan Surat Keputusan Nomor : 107/SMKGP/IV/2024,tanggal 26 April 2024 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Peringatan Hardiknas SMK Giri Pendawa Tahun 2024,yang didaulat sebagai ketua I Made Agus Suciarta Waka Kesiswaan dilengkapi dengan seksi seksinya yang dikordinasikan oleh Waka Humas I Wayan Suiji.

Pada puncak acara peringatan Hardiknas dapat dilaksanakan dengan hidmat,walaupun dihadiri hanya oleh siswa kelas X,karena siswa kelas XI sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri dan kelas XII sudah mengakhiri kegiatan.

Hardiknas yang bertema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”.dilaksanakan pada hari Kamis , 2 Mei 2024 pukul 08.00 Wita hingga pukul 09.02 Wita. Bertempat di lapangan upacara SMK Giri Pendawa.

Latar belakang diperingatinya hari Pendidikan Nasional ini adalah Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini,juga karena sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita, yakni Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan pada setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menetapkan pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam menegakkan fondasi pendidikan di Indonesia. Tujuannya adalah untuk Memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa,Mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa dan Meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan.

Pada saat kepala sekolah sebagai Pembina upacara,beliau membacakan pidato Mendikbudristek , dimana seluruh peserta upacara tampak cukup hidmat menyimak,suasana terasa hening, hanya terdengar suara kepala sekolah yang tegas terdengar jelas, mengawali pidatonya Mendikbudristek mengucapkan salam dan menyampaikan bahwa,Menjadi pemimpin dari gerakan merdeka belajar mempunyai tantangan dan kesempatan yang semakin luas,namun bukan suatu hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar,ini bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Awalnya kita sadar,bahwa membuat perubahan membutuhkan perjuangan,rasa tidak nyaman juga menyertai langkah kita untuk menuju perbaikan dan kemajuan. Tak terduga dan terkira wabah pandemi meluluhlantakan sendi kehidupan,pendidikan dan kebudayaan juga terpengaruh secara signifikan,perubahan besar secara bersama kita lakukan menghadapi tantangan hebat itu,perlahan sudah mulai bangkit dan wajah baru di dunia pendidikan kita canangkan dalam platform Merdeka Belajar. Anak anak Indonesia sudah mulai berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas, termasuk guru guru sudah berani mencoba hal hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid muridnya. Juga Mahasiswa mulai berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di kampus.Juga tidak kalah pentingnya para seniman dan budayawan sudah melahirkan karya karya yang kreatif karena mereka terus didukung untuk berprestasi. Lima tahun bukanlah waktu sebentar untuk menjalankan mimpi mimpi Merdeka Belajar,namun lima tahun bukan juga waktu yang lama untuk membuat perubahan menyeluruh,kita sudah bergerak dijalan yang benar, untuk itu agar diteruskan semua yang diupayakan mesti dilanjutkan menuju cita cita bersama. Waktu terus bergulir sudah sampai dipenghujung pengabdian saya sebagai menteri Pendidikan,Kebudayaan Riset dan Teknologi,namun bukan berarti titik akhir dari Gerakan Merdeka Belajar,dengan rasa tulus saya sampaikan terimakasih atas perjuangan yang ibu bapak berikan. Dengan penuh harapan saya titipkan Merdeka Belajar kepada anda semua para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan,pungkasnya.

Usai pembacaan pidato menteri,upacara bendera diakhiri dengan pembacaan doa dan pembinapun meninggalkan lapangan upacara,sebagai tanda upacara peringatan hari Pendidikan nasional sudah berakhir. Dirgahayu Kihajar Dewantara,semoga roh sucimu membimbing kami keluarga besar SMK Giri pendawa agar bisa mewujudkan mimpi mimpi kami untuk menjadikan lembaga ini maju dan terlahirnya anak anak yang cerdas,ceria,bertanggungjawab dan memiliki kompetensi yang mampu bersaing di segala sendi kehidupan,guna mengantarkan mereka ke gerbang kesuksesan menunuju masa depannya yang bahagia.astungkara (manixs)

Pengibaran Bendera Merah putih dalam Hardiknas 2024,SMK Giri Pendawa.

Penghormatan peserta Upacara pada Bendera Merah Putih





Regu oupade

 
MC

Guru dan pegawai

Laporan pemimpin upacara bahwa upacara selesai

 
Sesi foto bersama usai upacara.