Suasana haru menyelimuti teriknya sinar mentari di lapangan upacara SMK Giri Pendawa siang ini , Senin 20 Mei 2024 bertepatan dengan hari kebangkitan nasional,empat orang guru SMK Giri Pendawa telah bangkit melangkah maju meninggalkan sekolah tercinta ini ,menuju harapan hidup yang lebih menjanjikan, karena cita dan harapan beliau telah terkabulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K. Suasana hening terjadi ketika mic mulai dipegang oleh Pak Agus Waka kesiswaan membuka acara dengan suara sendu menguraikan acara perpisahan ,bahwa empat orang guru tercinta Pak Komang Wedana,S.Pd. guru Agama akan pindah ke SMAN 1 Rendang,Pak Wayan Desi Bawantara,S.Pd,B. pindah ke SMPN 3 Selat,Ibu Susi Adnyani,S.Pd. guru Bahasa Indonesia ditempatkan di SD 3 Menanga dan Ibu Eka Mega Suryani,S.pd,M.Pd guru matik menempati posisi di salah satu SMA di Kuta,hari ini mereka berpisah,namun sayang kedua ibu ibu guru kita berhalangan hadir ,ujar pak Agus.
Acara kemudian disampaikan kesan dan pesan oleh Pak Komang Wedana mewakili teman temannya, dengan mata berkaca kaca dan suara agak parau intinya menyampaikan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan berterimakasi kepada Bapak Kepala Sekolah beserta jajaran dan rekan rekan sejawat,juga kepada staf pegawai yang telah diajak puluhan tahun di tempat ini memberi kesan yang menyenangkan,mengarungi suka dukanya berjuang di sekolah kita,tentu banyak kenangan yang kita alami,kenangan yang indah jangan dilupakan dan kalau ada hal yang jelek tolong kubur sedalamnya agar tidak melukai silaturahmi kita nantinya. juga buat anak anaku tercinta,maafkan kami hanya bisa mengantarkanmu sampai disini,sebagai manusia biasa maafkan bapak kalau ada yang kurang berkenaan,pesan dan harapan kami semoga sekolah kita semakin maju kedepannya,semoga juga kalian anak anakku sukses dan berprestasi kedepannya, ucap Wedana sambil bersungut.
Selanjutnya kepala sekolah kemudian memberikan sambutan perpisahan,dengan tegar dan suara tegas melepas keempat guru tersebut,walaupun sesungguhnya hati beliau galau ditinggal oleh rekan rekannya, namun prinsip seorang pemimpin memang begitu,sembunyikan hati galaumu didepan orang orang walaupun sedih aku harus tetap tenang,kalau pemimpin cengeng apa kata dunia,bisiknya dalam hati. dengan menenangkan diri beliau berucap,..Selamat pada rekan rekan guru yang saya lepas hari ini,karena harapannya sudah tercapai. Kesan saya pada saudara saudara sangat positif,karena selama mengabdi di sekolah ini dedikasi dan loyalitas bapak ibu telah teruji,walau dengan penghasilan yang belum memadai,banyak hal yang kita lakoni puluhan tahun ini,untuk menjadikan sekolah ini seperti ini, bapak ibu memiliki andil besar di dalamnya,namun sayang hari ini saya lepas,sesungguhnya hati yasa sedih ditinggal oleh bapak ibu,namun disisi lain saya merasa berbahagia karena kesuksesan bapak ibu meraih cita cita. Pesan saya kepada bapak ibu sekalian,janganlah tempat ini dilupakan karena disinilah kawitan anda mulai meniti karier dalam duinia pendidikan walaupun belum bisa memberi apa apa dalam kehidupan bapak ibu,tetapi paling tidak catatlah dalam sejarah kehidupan bapak ibu sebagai secuil kenangan indah yang dapat diceritakan dalam setiap desah kehidupan. Suka duka dalam pergaulan kita selama ini pasti ada bumbu bumbunya,tapi kalau ada yang mengesalkan hati,janganlah disimpan dalam hati,tetapi kalau ada yang membangun rasa bahagia kenanglah itu sebagai mutiara indah dalam kehidupan. juga kepada anak anaku,kenapa guru kalian berpisah hari ini,ya karena dulupernah ada pertemuan,maka dalam hidup konsepnya kalau ada pertemuan pasti ada perpisahan,karena itu adalah "rta" yaitu hukum alam yang tidak bisa dihindari, maka kenanglah hal baik dari guru gurumu dan campakan hal buruk darinya,karena guru juga manusia tidak aneh kalau dia berbuat keliru,ya kan ? tanyanya kepada hadirin. usai memberikan arahan dalam pelepasan kepala sekolah lanjut memberikan cendra mata kepada perwakian guru yang dilepas sebagai ucapan terimakasih.
Selanjutnya pengelola Kopsek Giri Amertha I Wayan Suiji juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus melepas keanggotaan keempat teman guru tersebut sembari berharap keempatnya sukses dalam meniti kariernya dan menjadi guru yang patut ditiru dan digugu oleh siswa siswinya dan memohon maaf apabila dalam pelayanan sebagai anggota koperasi ada yang kurang berkenaan,saya senang dan bangga memiliki teman sukses sebagai P3K,kesan saya selama berkeluarga di sekolah ini sangat baik seperti ungkapan hati kami terekam dalam puisi sederhana berikut ini :
Buat sdr.Komang Wedana:
Teruntuk sdri Bu Susi :
.jpeg)

.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar