Rabu, 01 Mei 2024

MENGENANG KI HAJAR DEWANTARA SANG PELOPOR PENDIDIKAN

 

Menunjuk surat Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Nomor: B.10.400.14.1.1/14425/UK/DIKPORA ,prihal Pelaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 tanggal 25 April 2024, mengacu pada Surat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 11911/MPK.A/TU.02.03/2024 Tanggal 22 April 2024, hal  Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 maka Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta menindak lanjutinya dengan Surat Keputusan Nomor : 107/SMKGP/IV/2024,tanggal 26 April 2024 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Peringatan Hardiknas SMK Giri Pendawa Tahun 2024,yang didaulat sebagai ketua I Made Agus Suciarta Waka Kesiswaan dilengkapi dengan seksi seksinya yang dikordinasikan oleh Waka Humas I Wayan Suiji.

Pada puncak acara peringatan Hardiknas dapat dilaksanakan dengan hidmat,walaupun dihadiri hanya oleh siswa kelas X,karena siswa kelas XI sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri dan kelas XII sudah mengakhiri kegiatan.

Hardiknas yang bertema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”.dilaksanakan pada hari Kamis , 2 Mei 2024 pukul 08.00 Wita hingga pukul 09.02 Wita. Bertempat di lapangan upacara SMK Giri Pendawa.

Latar belakang diperingatinya hari Pendidikan Nasional ini adalah Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini,juga karena sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita, yakni Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan pada setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menetapkan pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam menegakkan fondasi pendidikan di Indonesia. Tujuannya adalah untuk Memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa,Mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa dan Meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan.

Pada saat kepala sekolah sebagai Pembina upacara,beliau membacakan pidato Mendikbudristek , dimana seluruh peserta upacara tampak cukup hidmat menyimak,suasana terasa hening, hanya terdengar suara kepala sekolah yang tegas terdengar jelas, mengawali pidatonya Mendikbudristek mengucapkan salam dan menyampaikan bahwa,Menjadi pemimpin dari gerakan merdeka belajar mempunyai tantangan dan kesempatan yang semakin luas,namun bukan suatu hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar,ini bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Awalnya kita sadar,bahwa membuat perubahan membutuhkan perjuangan,rasa tidak nyaman juga menyertai langkah kita untuk menuju perbaikan dan kemajuan. Tak terduga dan terkira wabah pandemi meluluhlantakan sendi kehidupan,pendidikan dan kebudayaan juga terpengaruh secara signifikan,perubahan besar secara bersama kita lakukan menghadapi tantangan hebat itu,perlahan sudah mulai bangkit dan wajah baru di dunia pendidikan kita canangkan dalam platform Merdeka Belajar. Anak anak Indonesia sudah mulai berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas, termasuk guru guru sudah berani mencoba hal hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid muridnya. Juga Mahasiswa mulai berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di kampus.Juga tidak kalah pentingnya para seniman dan budayawan sudah melahirkan karya karya yang kreatif karena mereka terus didukung untuk berprestasi. Lima tahun bukanlah waktu sebentar untuk menjalankan mimpi mimpi Merdeka Belajar,namun lima tahun bukan juga waktu yang lama untuk membuat perubahan menyeluruh,kita sudah bergerak dijalan yang benar, untuk itu agar diteruskan semua yang diupayakan mesti dilanjutkan menuju cita cita bersama. Waktu terus bergulir sudah sampai dipenghujung pengabdian saya sebagai menteri Pendidikan,Kebudayaan Riset dan Teknologi,namun bukan berarti titik akhir dari Gerakan Merdeka Belajar,dengan rasa tulus saya sampaikan terimakasih atas perjuangan yang ibu bapak berikan. Dengan penuh harapan saya titipkan Merdeka Belajar kepada anda semua para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan,pungkasnya.

Usai pembacaan pidato menteri,upacara bendera diakhiri dengan pembacaan doa dan pembinapun meninggalkan lapangan upacara,sebagai tanda upacara peringatan hari Pendidikan nasional sudah berakhir. Dirgahayu Kihajar Dewantara,semoga roh sucimu membimbing kami keluarga besar SMK Giri pendawa agar bisa mewujudkan mimpi mimpi kami untuk menjadikan lembaga ini maju dan terlahirnya anak anak yang cerdas,ceria,bertanggungjawab dan memiliki kompetensi yang mampu bersaing di segala sendi kehidupan,guna mengantarkan mereka ke gerbang kesuksesan menunuju masa depannya yang bahagia.astungkara (manixs)

Pengibaran Bendera Merah putih dalam Hardiknas 2024,SMK Giri Pendawa.

Penghormatan peserta Upacara pada Bendera Merah Putih





Regu oupade

 
MC

Guru dan pegawai

Laporan pemimpin upacara bahwa upacara selesai

 
Sesi foto bersama usai upacara.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar