Nongan Gatra Humas — Sosialisasi uji coba distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di SD Negeri 5 Nongan. Kegiatan ini mengambil sampel distribusi ke SD Negeri 3 Nongan yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Pertiwi.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Perbekel se-Kecamatan Rendang, Bendesa Adat, Tim SPPG, Polsek Rendang, Koramil Rendang, serta guru perwakilan sekolah SD se-Desa Nongan dan SMK Giri Pendawa.
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas ,terkait dengan mekanisme pendistribusian MBG ke sekolah-sekolah, yang akan mulai dilaksanakan pada 2 Februari hingga 31 Desember 2026 mendatang.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas Memorandum of Understanding (MoU) program MBG yang menekankan beberapa aspek penting. Sekolah diminta menindaklanjuti kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi program MBG kepada seluruh warga sekolah. Setiap sekolah dengan jumlah siswa 300 hingga 500 orang akan mendapatkan insentif sebesar Rp30.000 untuk setiap kali kegiatan.
Selain itu, sekolah diwajibkan mendata siswa yang memiliki kebutuhan khusus, alergi, atau kondisi tertentu lainnya, termasuk melakukan pendataan tinggi badan dan berat badan siswa sebelum dan sesudah program MBG berlangsung.
Terkait teknis pelaksanaan, peralatan makan seperti sendok, tumbler, dan tisu dibawa sendiri oleh penerima manfaat. Pihak MBG hanya menyediakan ompreng makanan dan sekolah tidak bertanggung jawab atas penggantian apabila terjadi kerusakan atau kehilangan, namun sekolah diharapkan turut menjaga keutuhan dan keamanan peralatan tersebut.
Sekolah juga diminta segera menyiapkan titik penerimaan makanan, yang selanjutnya akan didistribusikan oleh PIC dan didokumentasikan. Apabila terdapat perubahan jadwal kegiatan sekolah, agar segera dikoordinasikan demi tertibnya pelayanan.
Khusus hari Sabtu, MBG akan menyediakan makanan kering yang dibagikan pada hari Jumat oleh pihak MBG, sehingga pengaturan distribusi diharapkan dapat berjalan dengan baik.
“Dengan koordinasi dan kerja sama yang baik antara pihak MBG dan sekolah, diharapkan pelaksanaan program ini dapat berjalan lancar dan meminimalisir berbagai persoalan,” ujar I Made Agus Suciarta, S.Pd., Wakasek Kesiswaan yang mewakili Kepala Sekolah pada acara rapat sosialisasi tersebut.(manixs)



.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar