Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) adalah salah satu program prioritas dari Direktoral Jenderal Vokasi Kemendikbud pada tahun 2021. Tujuan dari lahirnya program ini adalah mewujudkan pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu. Sehingga, terdapat peningkatan kualitas dan kinerja.
Pencapaian
tersebut harus didukung dan diperkuat dengan adanya kerja sama dan kemitraan
dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selain itu, juga hadirnya
dukungan dari pemerintah daerah setempat dan perguruan tinggi vokasi sebagai
pendamping.
Dilansir
dari laman Kemendikbud, Dirjen Pendidikan Vokasi menggarisbawahi
bahwa program SMK Pusat Keunggulan bukanlah untuk membentuk “menara gading”
atau sekolah favorit dibandingkan sekolah-sekolah lainnya. Melainkan, sekolah
yang menjadi SMK PK diharapkan menjadi sekolah rujukan dan pusat peningkatan
kinerja dan kualitas sekolah-sekolah di sekitarnya. Sehingga, semakin relevan
dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
Direktur
Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, menjelaskan bahwa SMK PK merupakan
salah satu program unggulan yang akan menjadi ‘Merdeka Belajar’ yang ke-8.
Proses persiapan pada program ini juga sangat detail, mengingat program ini
berkaitan dengan 1,5 juta lulusan SMK di Indonesia. Baik lulusan yang bekerja,
wirausaha, ataupun melanjutkan ke perguruan tinggi, semuanya harus ‘link and
match’ dengan dunia usaha dan dunia industri.
Dari Revitalisasi Hingga Pusat Keunggulan
SMK PK hadir
sebagai kelanjutan dari program sebelumnya, yaitu SMK Center of Excellence
(CoE) dan Revitalisasi SMK. Program Revitalisasi SMK hadir melalui Instruksi
Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Sedangkan program
SMK Center of Excellence (CoE) hadir pada Juli 2020.
Program
Revitalisasi SMK fokus pada insentif bantuan fisik bagi SMK. Program ini
dilaksanakan melalui 5 sektor prioritas: pariwisata, maritim, industri kreatif,
pertanian, dan teknologi dengan melibatkan peran pemerintah daerah setempat.
Sementara itu, SMK Center of Excellence (CoE) fokus pada
pengembangan SDM pada Sekolah Menengah Kejuruan yang berdampak pada sekolah
lain melalui insentif bantuan fisik dan non-fisik.
Program SMK
CoE juga memberikan pelatihan kepala sekolah dan guru kejuruan dengan 4 sektor
prioritas utama. Sektor-sektor tersebut meliputi ekonomi kreatif, pemesinan dan
konstruksi, care services, hospitality, dan prioritas
lain (kerja sama luar negeri). Tidak hanya harus berkoordinasi dengan
pemerintah daerah, kemampuan SDM—yakni kapasitas kepala sekolah dan guru yang
bersertifikat—turut menjadi salah satu patokan seleksi program ini.
Sedangkan SMK
Pusat Keunggulan fokus pada SDM SMK dengan paradigma baru. Yakni adanya
integrasi untuk bisa berdampak ke sekolah lain melalui insentif bantuan fisik
dan non-fisik. Tidak hanya itu, program ini juga meliputi pelatihan kepala
sekolah, guru kejuruan, digitalisasi sekolah, dan kurikulum melalui
pembelajaran dengan paradigma baru.
Program SMK
Pusat Keunggulan mempunyai empat sektor prioritas utama:
- Permesinan dan konstruksi
- Ekonomi kreatif
- Hospitality
- Care services
- Prioritas lain (kerja sama luar negeri, KEK,
maritim, dan pertanian).
Program ini
tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga berkoordinasi dengan
perguruan tinggi vokasi sebagai pendamping.
Terdapat
beberapa langkah yang dilakukan pada program SMK Pusat Keunggulan. Yang
pertama, akselerasi pelatihan upskilling and reskilling guru
berbasis DUDI. Pelatihan ini berguna untuk memastikan kompetensi guru kejuruan
meningkat sesuai standar DUDI. Yang kedua, berlatih kurikulum dengan menekankan
PBL dan soft skills, termasuk mengembangkan mata pelajaran bersama
DUDI.
Mengenai
pelatihan kepala sekolah, dilaksanakan mulai dari pembelajaran paradigma baru,
pemanfaatan platform teknologi dan perencanaan dengan basis refleksi diri
sekolah, hingga ke pendampingan. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk
memastikan jika kepala sekolah bisa memimpin perubahan di sekolah, mempunyai
kapasitas dalam mengelola kerja sama dengan DUDI, serta dapat mengembangkan dan
mengatur road map pengembangan SMK PK.
Sedangkan
pendampingan dalam pengembangan ruang lingkup kerja sama dengan DUDI mencakup:
- Pembelajaran berbasis proyek/industri
- Pengembangan kurikulum
- Teaching factory
- Pengajar dari DUDI/Guru tamu, dan lain
sebagainya.
Tidak hanya
itu, terdapat pula pengembangan sarana dan prasarana yang dilaksanakan untuk
mendukung pembelajaran berbasis industri. SMK PK mempunyai banyak manfaat.
Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama dengan DUDI untuk melahirkan
lulusan yang berkualitas.
https://www.gamelab.id/news/1681-mengenal-smk-pusat-keunggulan-program-unggulan-ditjen-pendidikan-vokasi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar