Senin, 13 Oktober 2025

SMK Giri Pendawa Dukung Program Bela Negara dan Ketahanan Pangan Gagasan AWK DPD RI Bali

Garda Pendawa, 13 Oktober 2025 – Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, secara resmi mengajak Ketua dan Wakil Ketua OSIS beserta perwakilan Komite Sekolah untuk menghadiri Rapat Kerja (RAKER) yang diselenggarakan oleh Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M.W.S., bertempat di Rindam Kediri, Tabanan, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Undangan tersebut merujuk pada surat resmi DPD RI bernomor 01102024/1583– B.66 / DPD-MPR RI / Bali / IX / 2025 yang membahas pelaksanaan Program Bela Negara bekerja sama dengan TNI AD, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Dalam agenda rapat tersebut, AWK memperkenalkan dua program strategis yang akan menjadi prioritas:

1. Program Wajib Bela Negara untuk Siswa SMA/SMK Se-Bali

Program ini bertujuan membentuk karakter dan disiplin generasi muda Bali melalui pendidikan semi-militer di lingkungan Dodiklat TNI AD. AWK menyampaikan bahwa degradasi moral dan karakter akibat pengaruh media sosial, seperti hoaks, kekerasan, bullying, serta sikap apatis dan malas, harus segera diantisipasi agar bangsa tetap utuh dan berdaya saing.
Sebagai langkah awal, setiap SMA/SMK negeri dan swasta di Bali diminta untuk mengirimkan 25 siswa sebagai peserta pilot project. Peserta akan mengikuti pelatihan selama tiga hari dengan biaya swadaya sebesar Rp500.000 per siswa, yang dikoordinasikan melalui dana komite sekolah.

2. Program Ketahanan Pangan Menuju Swasembada 5 Tahun ke Depan

Program ini sejalan dengan visi Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. DPD RI menggagas sinergi dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan guna mensukseskan kegiatan MBG (Makan Bergizi Gratis)). Program ini sekaligus menjadi media mempersiapkan siswa sekolahan yang sehat dan cerdas.

Dalam arahannya, AWK juga menekankan pentingnya tata kelola sekolah yang transparan dan akuntabel, khususnya terkait pengelolaan dana BOS dan dana Komite. Oleh karena itu, DPD RI juga menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Bali untuk memastikan pengawasan dan pembinaan manajemen sekolah, baik negeri maupun swasta.

Kepala SMK Giri Pendawa, I Komang Sumarta, menyatakan dukungan penuh terhadap program-program tersebut.

“Kami menyambut baik inisiatif AWK dan DPD RI Bali. Program Bela Negara ini sangat relevan dalam membentuk karakter siswa, dan kami siap mengirimkan perwakilan siswa serta mendukung upaya ketahanan pangan nasional,” ujar Komang Sumarta.

SMK Giri Pendawa sendiri akan menyiapkan daftar siswa peserta, melakukan koordinasi dengan komite sekolah, dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan dijadwalkan.

Dengan adanya program ini, diharapkan siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga disiplin, cinta tanah air, serta kesadaran bela negara yang tinggi dalam menghadapi tantangan zaman.(manixs)

Sebelum pertemuan



Suasana saat pertemuan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar