Jumat, 01 Mei 2026

Upacara Hardiknas 2026, SMK Giri Pendawa Tekankan Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Karakter

Gatra Humas--Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, SMK Giri Pendawa menggelar upacara bendera di lapangan sekolah, Jumat (2/5). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMK Giri Pendawa I Komang Sumarta menyampaikan amanat dengan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Sumarta saat membacakan pidato. Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses menumbuhkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Dalam amanat itu juga disampaikan pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang sistem among yang meliputi asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan). Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan sebagai fondasi pendidikan Indonesia hingga saat ini.

Pidato tersebut turut menggarisbawahi bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Pendidikan diharapkan mampu membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab.

Selain itu, arah kebijakan pendidikan nasional juga dikaitkan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama menuju Indonesia maju dan bermartabat.

Dalam pidato tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui pemahaman yang lebih komprehensif di dalam kelas.

Untuk mendukung implementasinya, pemerintah menetapkan LIMA KEBIJAKAN STRATEGIS. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan modern. Kedua, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui beasiswa, pelatihan, serta perbaikan sistem tunjangan.

Ketiga, penguatan karakter siswa melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, termasuk penerapan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta berbagai program pembiasaan positif. Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi dan evaluasi akademik seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kelima, perluasan akses pendidikan melalui berbagai layanan fleksibel seperti pembelajaran jarak jauh dan pendidikan inklusif.

Upacara Hardiknas di SMK Giri Pendawa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan usaha bersama seluruh elemen bangsa. Melalui semangat kolaborasi, diharapkan tujuan pendidikan nasional dapat terwujud secara nyata.(manixs)

Amanat Pembina dengan membacakan pidato mendikdasmen RI






Tidak ada komentar:

Posting Komentar