Virus Covid 19 telah menyebabkan berbagai persoalan di seluruh jagat raya,lebih-lebih Indonesia khususnya Bali lebih parah lagi dampak sosialnya,karena Bali mengandalkan sektor pariwisata sebagai andalannya dalam memperoleh PAD,sehingga kehidupan masyarakat Bali yang mengandalkan pariwisata nyaris tak berdaya dibuatnya,termasuk sektor pendidikan khususnya sekolah swasta,yang nota bena menghidupi diri dari uluran tangan orang tua siswa. Masyarakat khususnya orangtua siswa semua kelimpungan untuk bertahan hidup,maka kewajiban mereka disekolahpun terabaikan karenanya,sehingga sekolah juga turut prihatin akhirnya menurunkan biaya komite kepada peserta didik,termasuk prakerinpun tidak dipungut bayaran sudah tiga periode,termasuk prakerin tahun ini, ungkap I Wayan Suiji Waka Humas mewakili kepala sekolah dalam sosialisasi prakerin tanggal 29 Juli 2022 kemarin.
Sementara itu Drs.Dewa Putu Suaba kaprodi APH menyampaikan permohonan maafnya kepada orangtua siswa karena kegiatan prakerin tahun ini terasa mendadak,karena dikhawatirkan adanya varian virus baru bisa menutup aktivitas pariwisata,sehingga peserta didik tidak dapat melakukan kegiatan prakerin seperti kejadian awal terjangkitnya corona di Bali,untuk itu sedini mungkin kami antisipasi. Tolong dimaklumi demi anak-anak kita dan untuk biaya prakerin kami tidak memungut,bapak ibu silahkan untuk menempatkan anak-anaknya di hotel kalau ada keluarga yang mencarikan,kalau tidak kami pihak sekolah akan menindak lanjuti,jangan khawatir kami sudah bekerjasama dengan ratusan hotel di Bali yang tersebar dikawasan strategis Kuta,Sanur,Ubud, Denpasar dan sekitarnya.
Kaprodi Tata Boga Dewa Putu Suarya yang juga dosen di beberapa kampus pariwisata di Bali menginformasikan, bahwa anak-anak TB sudah semuanya diterima di DuDi untuk melakukan praktik kerja lapangan,kalau ada kesulitan silahkan hubungi kami ujarnya.
Dalam acara tanyajawab ada beberapa pertanyaan ,namun kesimpulannya,walaupun mendaadak tidak masalah yang penting anak-anak kami mendapat bimbingan yang optimal sehingga mereka memiliki kompetensi yang baik dan siap bersaing di dunia kerja,ungkap salah seorang,orang tua siswa. (manix).
Wakasek Humas Drs.I Wayan Suiji bersama para kaprodi
Orangtua siswa saat mengikuti sosialisasi prakerin


Tidak ada komentar:
Posting Komentar