Senin, 05 September 2022

TUMPEK UYE MOMENTUM TEBARKAN CINTA KASIH SEMESTA

Menindak lanjuti intruksi Gubernur Bali nomor 10 tahun 2022 tanggal 12 Agustus 2022 tentang Pelaksanaan rahina Tumpek Uye yang jatuh pada hari Sabtu Klion wara Uye,27 Agustus 2022,SMK Giri Pendawa melaksanakan sesuai dengan intruksi gubernur yang berlandaskan visi nangun sat kertih loka Bali khususnya dalam aspek Danu Kertih sebagai pelestarian palemahan khususnya danau sebagai penampungan air sekaligus sumber air kehidupan,ungkap wayan Desi Bawantara dalam darma wecananya disela-sela nunas tirta wangsuhpada dalam perayaan hari suci Tumpek Uye,sebagai implementasi cinta kasih terhadap binatang peliharaan.

Pelaksanaan hari Tumpek Uye diawali dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Gusti Mangku Sandi Putra yang diikuti oleh segenap pimpinan dan jajaran sivitas SMK Giri Pendawa yang dinakhodai oleh I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd.

Sumarta dalam arahannya menyampaikan betapa pentingnya memaknai Tumpek sebagai hari kasih sayang kepada segenap makluk hidup ciptaan Tuhan,karena merekalah kita bisa bertahan hidup di dunia ini sampai saat ini,bayangkan saja kalau bumi ini tidak ada makluk hidupnya,pasti bagai neraka panas beringas dan ganas,pungkasnya.

Guru Ajeg Bali I Komang Warsa sebagai waka kesiswaan sekaligus Ketua Panitia Tumpek Uye menyampaikan laporannya,bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Intruksi Gubernur Bali nomor 10 tahun 2022 sekaligus kami sikapi dengan rencana aksi sekaligus kami eksekusi hari ini adalah sebagai berikut:

1.       Pelaksanaan                       : hari ini Sabtu Klion Uye,27Agustus2022

2.       Penanggungjawab              : I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd.(Kepala Sekolah)

3.       Koordinator                        : I Wayan Suiji (Wakasek Humas)

4.       Ketua    Panitia                  : I Komang Warsa,S.Pd,M.si,M.Pd.(Waka Kesiswaan)

5.       Agenda Kegiatan              :

a.       Bersifat Niskala         : mengadakan persembahyangan bersama di Padmasana,ngotonin ikan di kolam dan ngotonin burung terus dilepas.

b.      Bersifat sekala           : memberikan pemahaman tentang pentingnya pelestarian lingkungan melalui darma wecana,pembersihan selokan air(jelinjingan),bersih-bersih sampah plastic, penataan taman dll.

Demikian ungkap Komang Warsa.(humas/manixs)

 


                                Ngotonin dan melepas burung salah satu kegiatan Tumpek Uye

Senin, 15 Agustus 2022

UPANAYANA PELANTIKAN NISKALA

Upacara Upanayana adalah upacara agama yang merupakan rangkaian kegiatan MPLS saat awal siswa diterima disekolah bersangkutan,dengan melaksanakan maturpiuning di padmasana sekolah bersangkutan sebagai tanda sahnya anak tersebut sebagai warga sekolah bersangkutan secara niskala,sedangkan secara sekala dilaksanakan pelantikan dalam upacara bendera di sekolah tersebut dengan berita acara serah terima dari Ketua Komite kepada Kepala Sekolah untuk dididik lebih lanjut. Beda halnya dengan SMK Giri Pendawa,pelaksanaan upacara Upanayana dilaksanakan secara khusus tangkil ke Pura Dalem Panca Pendawa,sebagai kiblat sradha terbentuknya SMK Giri Pendawa.
Untuk tahun ini dilaksanakan pada hari Minggu Klion Medangkungan,07 Agustus 2022 lalu. Seperti biasa siswa kelas X didampingi guru dan staf pegawai, selesai melakukan sembahyang piuning di Padmasana sekolah jam 07.00 lanjut rombongan dengan sepeda motor masing-masing menuju Pura Puseh Glagah sebagai tempat transit sekaligus matur piuning untuk menuju Pura Dalem Panca Pendawa kurang lebih 1,8 Km lagi. Usai sembahyang yang dipimpin Jero Mangku Made Yasa dengan asistennya Jero Km.Pande Setiawan sekaligus Kaprodi TKJ, rombongan yang dipimpin I Komang Sumarta Kepala Sekolah dan I Komang Warsa Wakasek Kesiswaan didampingi para Kepala Program Studi PH Dw.Pt.Suaba dan Tata Boga Dw.Pt.Suarya beserta guru dan stap ,siswa kelas X yang pertama kali tangkil diberikan arahan tata tertib naik ke pura agar hati hati dan berlaku sopan karena memasuki kawasan suci dan angker. Selanjutnya rombongan berangkat menuju Pr.Dalem Panca Pendawa tiba jam 09.00 dengan istirahat sejenak,lanjut ngayah memereresik dan nuur tirta kesumber dibawah barat laut pura. Usai persiapan dilakukan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh jero mangku dan arahan tentang kegiatan hari itu,maksud dan tujuannya diberikan oleh I Komang Sumarta selaku kepala sekolah. Komang Warsa Waka Kesiswaan,sekaligus Bendesa Alitan MDA Kecamatan Rendang juga memberikan informasi bahwa Pr.Dalem Panca Pendawa yang terletak di Desa Adat Pule sekaligus sebagai pengemponnya ,adalah Pura yang sakral bagi SMK Giri Pendawa karena di Pura inilah inspirasi untuk membangun rumah pendidikan yang bernama SMK.Giri Pendawa,kebetulan sebagai perintisnya yang memohon restu di pura ini adalah 5 orang yaitu saya sendiri Komang Warsa,Pak Dewa Suaba,Pak Ngk Suarjana dan 2 orang sudah almarhum Pak Ngk.Pt.Murtika(kepala Sekolah pertama)dan Pak Md.Lumbung. dengan demikian setiap awal tahun pelajaran baru ,siswa diajak tangkil ke Pura ini sebagai wujud rasa syukur atas anugrah beliau Ida Betara sesuhunan disini,pungkasnya. Usai persembahyangan dilanjutkan dengan santap siang bersama dan rombongan kembali pulang kerumah masing-masing,rahayu (manixs). 

 




 

KERJASAMA JEPANG -SMK GIRI PENDAWA

Kerjasama adalah suatu kegiatan yang dilakukan bersama untuk mencapai tujuan bersama,kegiatan ini rencananya dilakukan oleh PT.OS Selnajaya Indonesia bersama dengan SMK Giri Pendawa,hal ini terungkap saat kunjungan Mr.Satoshi Miyajima presiden direktur PT.OS Selnajaya Indonesia ke SMK Giri Pendawa Senin,15 Agustus 2022 kemarin. Rencana kerjasama dimaksud adalah dalam bidang mendidik calon tenaga kerja yang berminat ke Jepang melalui pendidikan singkat terutama dalam belajar Bahasa Jepang,belajar budaya jepang dan pendidikan teknis dalam bidang kerja yang diminati. Ketua rombongan Jero Gede Witama yang juga anggota Yayasan Giri Pendawa mengungkapkan kerjasama ini dimaksudkan untuk dapat mengangkat animo masyarakat menyertakan anak-anaknya bersekolah di SMK Giri Pendawa,karena dengan adanya kerjasama ini akan lebih menarik minat masyarakat ,karena harapan diterima kerja setelah tamat lebih berpeluang besar untuk diperolehnya,karena sudah difasilitasi secara jelas. Bahkan bagi masyarakat yang tidak mampu biaya keberangkatan bisa dicicil setelah kerja di Jepang. Rombongan diterima oleh Waka Humas I Wayan Suiji,bersama I Komang Warsa Waka Kesiswaan dan Kaprodi Perhotelan Dewa Pt.Suaba. Suiji dalam penyambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Sekolah berhalangan hadir dan memperkenalkan yang menerima rombongan,juga atas nama lembaga menyampaikan rasa terimakasi sebagai apresiasi atas kunjungan rombongan yang bermaksud baik untuk bekerjasama,secara teknis keadaan dan keberadaan siswa dipaparkan oleh Komang Warsa sebaga waka kesiswaan. Lebih jauh setelah diberikan paparan oleh Komang Warsa, selanjutnya Mr.Satoshi Miyajima menjelaskan bahwa kerjasama dimaksud diharapkan bisa terealisasi setelah dapat pengkajian lebih lanjut,sekolah menyediakan pasilitas belajar ,masalah teknis lainnya pengajar dll dipasilitasi oleh PT Os.Selnajaya Indonesia sesuai kebutuhan bidang kerja yang yang diperlukan di Jepang antara lain Bidang Pertanian,Keperawatan/Ners,Pariwisata/Restaurant/TataBoga,Industri besi baja,Kapal,Peternakan dll. Usai diterima rombongan langsung meninjau sekolah dan bertatap muka dengan seluruh siswa di lapangan upacara,pada saat itu I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Sekolah sudah datang   sekaligus memberikan apresiasi dan memimpin acara dialog nara sumber dengan siswa  yang sebelumnya nara sumber memaparkan tujuan kedatangan dan memberikan motipasi kepada seluruh siswa juga ada beberapa pekerja memberikan testimonya dalam pengalaman kerja di Jepang dan Australia. Selesai pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama.(manixs) 
Mr.Satoshi Miyajima saat memaparkan tujuan kedatanganya bersama rombongan.
Sesi foto bersama.

 
 


 

Kamis, 14 Juli 2022

YAYASAN GIRI PENDAWA DALAM REGENARASI KEPEMIMPINAN

Yayasan Giri Pendawa yang sudah berdiri 11 tahun silam, memiliki unit usaha bidang pendidikan yakni SMK Giri Pendawa yang memiliki 3 prodi yaitu Perhotelan,Tata Boga dan TKJ. dengan pemimpin pertamanya sebagai perintis adalah alm.Bapak Ngakan Putu Murtika,S.Pd.H yang berakhir Juni 2018 karena meninggal,kemudian digantikan oleh Drs.I Putu Gede Arimbawa,M.Si hingga mengundurkan diri tanggal 8 Juli 2022 dalam rapat yayasan karena mendapat tugas lain di Denpasar sehingga tidak merangkap jabatan.. Sebelum rapat beliau sempat mengadakan pertemuan dengan guru dan stap pegawai ,beliau minta maaf apabila selama kepemimpinannya ada yang salah dan keras melakukan ucapan,namun semua itu adalah demi kemajuan sekolah ujarnya.

Sementara dalam rapat yayasan muncul tiga nama yakni I Wayan Suiji,I Komang Sumarta dan I Komang Warsa. Selanjutnya Wayan Suiji tidak mau dipilih karena alasan kesehatan,sementara I Komang Warsa masih aktif sebagai PNS dan banyak menduduki jabatan lainnya sehingga terpilih secara aklamasi I Komang Sumarta sebagai kepala sekolah dalam periode berikutnya,yang sebelumnya usulan dari Gusti Ngurah Mataram,sebaiknya masalah pimpinan di PLTkan dulu dan kordinasikan juga dengan guru-guru terutama yang mempunyai NUPTK.

Dari hal tersebut disimpulkan  berdasarkan rangkuman pendapat dari peserta rapat diputuskan bahwa yang terpilih sebagai Kepala Sekolah adalah I Komang Sumarta karena dari berbagai kajian yang bersangkutan sudah memenuhi syarat,ucap Ketua Yayasan.(manix)

Jumat, 01 Juli 2022

SOSIALISASI PRAKERIN VARIAN BARU

Virus Covid 19 telah menyebabkan berbagai persoalan di seluruh jagat raya,lebih-lebih Indonesia khususnya Bali lebih parah lagi dampak sosialnya,karena Bali mengandalkan sektor pariwisata sebagai andalannya dalam memperoleh PAD,sehingga kehidupan masyarakat Bali yang mengandalkan pariwisata nyaris tak berdaya dibuatnya,termasuk sektor pendidikan khususnya sekolah swasta,yang nota bena menghidupi diri dari uluran tangan orang tua siswa. Masyarakat khususnya orangtua siswa semua kelimpungan untuk bertahan hidup,maka kewajiban mereka disekolahpun terabaikan karenanya,sehingga sekolah juga turut prihatin  akhirnya menurunkan biaya komite kepada peserta didik,termasuk prakerinpun tidak dipungut bayaran sudah tiga periode,termasuk prakerin tahun ini, ungkap I Wayan Suiji Waka Humas mewakili kepala sekolah dalam sosialisasi prakerin tanggal 29 Juli 2022 kemarin.

Sementara itu Drs.Dewa Putu Suaba kaprodi APH menyampaikan permohonan maafnya kepada orangtua siswa karena kegiatan prakerin tahun ini terasa mendadak,karena dikhawatirkan adanya varian virus baru bisa menutup aktivitas pariwisata,sehingga peserta didik tidak dapat melakukan kegiatan prakerin seperti kejadian awal terjangkitnya corona di Bali,untuk itu sedini mungkin kami antisipasi. Tolong dimaklumi demi anak-anak kita dan untuk biaya prakerin kami tidak memungut,bapak ibu silahkan untuk menempatkan anak-anaknya di hotel kalau ada keluarga yang mencarikan,kalau tidak kami pihak sekolah akan menindak lanjuti,jangan khawatir kami sudah bekerjasama dengan ratusan hotel di Bali yang tersebar dikawasan strategis Kuta,Sanur,Ubud, Denpasar dan sekitarnya.

Kaprodi Tata Boga Dewa Putu Suarya yang juga dosen di beberapa kampus pariwisata di Bali menginformasikan, bahwa anak-anak TB sudah semuanya diterima di DuDi untuk melakukan praktik kerja lapangan,kalau ada kesulitan silahkan hubungi kami ujarnya.

Dalam acara tanyajawab ada beberapa pertanyaan ,namun kesimpulannya,walaupun mendaadak tidak masalah yang penting anak-anak kami mendapat bimbingan yang optimal sehingga mereka memiliki kompetensi yang baik dan siap bersaing di dunia kerja,ungkap salah seorang,orang tua siswa. (manix).

                                       Wakasek Humas Drs.I Wayan Suiji bersama para kaprodi


                                 Orangtua siswa saat mengikuti sosialisasi prakerin

Selasa, 28 Juni 2022

REVEW KURIKULUM DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU

Dalam rangka menyongsong tahun Pelajaran baru 2022/2023 dengan pembelajaran paradigma baru, SMK Giri Pendawa mulai berbenah dengan meningkatkan kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan melalui workshop revew kurikulum,implementasi Kurikulum merdeka belajar dan kurikulum satuan pendidikan. Diharapkan dengan kegiatan ini kompetensi dan daya kreasi dalam pembelajaran di SMK Giri Pendawa semakin kreatif dan inovatif dalam meningkatkan daya saing para alumni di dunia usaha dan dunia industri dan memiliki integritas dan berprofil Pancasila,ungkap kepala SMK Giri Pendawa Drs.I Putu Gede Arimbawa,M.Si dalam pembukaan workshop tersebut. 
Sebagai narasumber dalam acara tersebut Ida Bagus Wayan Keniten pengawas SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali,sesi materi yang disajikan cukup menarik dengan menggambarkan pengalamannya secara lugas dan gambling dalam menggeluti dunia pendidikan di berbagai daerah dengan karakter yang berbeda-beda sesuai dengan lokasi sekolah tersebut. Seorang pendidik harus memiliki kepekaan sosial dan mengenal identitas daerah,identitas siswa peserta didik secara spesifik dan detil sehingga pelaksanaan pembelajaran akan lebih berhasil,juga apabila jumlah peserta didik dalam satu kelas idealnya 22 orang,lebih dari itu susah mengenal,menyentuh secara koperhensif,ungkap Ida Bgs Keniten. Kita sebagai insan pendidik jangan apriori terhadap perubahan utamanya paradigma di masyarakat ganti menteri ganti kurikulum,kita harus sadari,perkembangan dunia digital superr cepat,kalau hal ini kita tidak sikapi dan mau menyesuaikan kita akan ketinggalan dibanding Negara lain,dengan demikian mari kita ikuti perkembangan agar tidak ketinggalan tegasnya. Dalam acara shering pendapat I Gst Ngr.Mataram,S.Pd,M.Si guru muda bergolongan IV.d yang juga wakasek kurikulum itu, berpendapat bahwa sehebat apapun kurikulum dibuat diganti seribu kali,tanpa guru menyentuh langsung peserta didik,maka nonsen hasilnya bagus,karakter siswa akan baik bila senantiasa dibimbing dan disentuh oleh tangan tangan guru,metoda dan teknologi hanya sebagai media perlancar proses.pungkasnya (manixs)

Acara Pembukaan oleh Kepala Sekolah
Peserta cukup antusias mengikuti workshop

Foto Bersama nara sumber


Jumat, 24 Juni 2022

RAPAT ANGGOTA PARIPURNA KOPSEK GIRI AMERTHA

Pandemi covid 19 memang sangat membawa dampak terhadap semua sektor kehidupan,termasuk Koperasi Sekolah Giri Amertha milik keluarga besar SMK Giri Pendawa. Situasi tersebut mengakibatkan aktivitas sekolah nyaris tidak berjalan hingga 3 tahunan,oleh karenanya transaksi di koperasi mengalami kendala,sehingga dana dan aktivitas lainnya nyaris tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal itu diungkapkan oleh I Wayan Suiji selaku pendiri sekaligus pembina Kopsek Widya Amertha.    Dalam prakteknya koperasi yang ditangani oleh Komang Tia Setiani mampu menghasilkan SHU relatif kecil karena adanya dana idol sekitar 58 juta lebih, disamping adanya kredit macet yang cukup besar karena kurangnya komunikasi. Hal senada juga disampaikan oleh Drs.I Putu Gede Arimbawaa,M.Si selaku penanggungjawab kopsek,hendaknya kepada petugas ada komunikasi yang intens terhadap anggota yang tidak memenuhi kewajibannya,karena bisa juga mereka lupa karena saking lamanya tidak dikomunikasikan,kedepan kita berharap koperasi ini lebih menggeliat dan nasabah yang macet agar dijajagi dan dikomunikasaikan dengan baik untuk mencari solusi yang terbaik agar sama sama bisa jalan dan saya yakin mereka akan melunasi kewajibannya apalagi anggota kita adalah kalangan pendidik,sangat paham akan hal tersebut. Keberadaan koperasi, sebab akibat pandemi dan dana idol,SHU hingga kekayaan anggota dipaparkan oleh I Wayan Suiji dihadapan anggota yang hadir cukup signipikan antusias mendengarkan keberadaan koperasinya. Dalam rapat anggota paripurna itu disepakati program kerja kedepan usaha utamanya adalah Simpan Pinjam disamping usaha pertokoan dan jasa lainnya dengan menempati salah satu ruang Lab TKJ sebagai pangkalannya. Ketentuan lain disepakati agar semua anggota berpartisipasi aktif dalam menunjang usaha koperasi yakni wajib meminjam,wajib menabung (sisuka),berbelanja dan lainnya sehingga diakhir tahun SHU akan dibagikan sesuai dengan skor partisipasi anggota terhadap koperasi. Mengenai ketentuan bunga pinjaman adalah 12% pertahun dengan administrasi 1% jangka waktu 24 bulan sistem bunga flate rate. Bagi anggota yang memerlukan dana melebihi gajinya bisa dilakukan dengan meminjam nama anggota lainnya asal diijinkan memotong gajinya. Diharapkan kesadaran anggota sebagai pemilik sekaligus pelanggan untuk selalu bisa ditingkatkan,pungkasnya. Acara kemudian diakhiri dengan kesepakatan metirta yatra ke Nusa Penida diakhir bulan Juni 2022,juga bagi anggota yang telah lepas sebagai warga SMK Giri Pendawa,simpanan pokok dan wajib serta SHU juga tabungannya dikembalikan sesuai hak anggota masaing-masing, setelah bubaran semua anggota yang hadir diberikan uang transportasi.(manixs)


 Suasana Rapat Paripurna Kopsek Giri Amertha(23062022)