Sebagai manusia biasa,setiap keberkahan yang diterima dalam hidupnya,pasti senantiasa mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena Beliaulah berkah itu diturunkan,engan berbagai cara dilakukan,paling tidak sujud syukur dihadapanNya dengan melaksanakan persembahyangan,dengan membayar kaul yang diucapkan dan dengan rasa suka cita lainnya,apapun kegiatannya yang penting sebagai rasa syukur atas berkah yang diterimanya.
Demikian pula halnya siang hari ini Sabtu,20 Januari 2024 keluarga besar SMK Giri Pendawa yang sudah mendapat berkah lulus P3K mengadakan syukuran dengan megibung bersama keluarga besarnya di sekolah ini,sekian tahun sudah bersama tetapi tiba tiba hijrah ketempat lain(yang lebih baik),maka rasa haru dan sedih itu pasti ada, namun dibalik semua itu ada bahagia yang tersirat,melepas sedih merangkul bahagia,bisik Kepala sekolah I Komang Sumarta kepada Putu Dharma Suci koordinator kegiatan syukuran. Darma Sucipun menyahut sendu, saya mewakili teman teman yang pernah singgah dihati sekolah ini,menyampaikan terimakasih kepada keluarga SMK,karena selama kita memadu harapan,tak secuilpun ada rasa dengki dan dusta diantara kita,semua berjalan pada alurnya,meskipun kadang rasa kantuk dan lesu pernah singgah di hati ini,tetapi dengan bimbingan dan elusan mesra profesionalisme dari bapak pimpinan kami sema merasa lapang dada dan nyaman berkeluarga disini. Namun kini nasib menentukan lain,kami dipisahkan dengan keadaan ada yang ke Bangli,ada yang ke Abang tetapi kedekatan hati kami seutuhnya hari ini ada disini, mengenang kisah yang pernah kita rajut bersama selama ini. Kesel kecewa,sedih bahagia pasti pernah kami alami dan mungkin karena prilaku salah kami,maka pada hari ini,semua kesalahan dan kemarahan kami mohon dicabut dari akar hati bapak dan teman teman yang paling dalam dan semua kesalahan itu lemparkan ke keluar dan benamkan disamudra biru penuh harapan. Kami merasa sedih meninggalkan sekolah ini karena berbagai kenangan manis pernah kami rasakan,tapi kami bahagia karena asa dan harapan kami terkabulkan dari cita kami sejak dibangku sekolah. Bapak pimpinan dan rekan rekan semua itulah sebenarnya isi hati kami,walau kami tak berucap karena waktu yang tak menyingkap sehingga kami merasa disekap dalam dekap kasih yang tak tersingkap.
Usai berdiam dalam ucap,maka tanganpun tak sabar menyingkap kain lembut diatas meja,tiba tiba dipojok timur sudah tak sabar,dengan mata mengintip tangan bergrelia membuka selimut gadis gadis yang tertidur pulas diikat tali kasih beralaskan daun daun enau. Setelah ada doa kecil rasa syukur dalam hati,maka dipersilahkan menikmati,semua pada sibuk mempersiapkan diri,tangan dicuci bersih bersih karena akan meraba gadis tidur tadi,mutiara putih bertumpuk tumpuk kemudian ditindih dengan irisan jukut ares,juga dihiasi lawar-lawar indah,maka air liurpun mulai menetes pertanda akan mencapai kenikmatan. dengan sigap tangan mengepal bak perjaka yang akan bertempur,berkelahi memperebutkan kekasih hatinya,setelah berjalan beberapa menit sigadis telanjang yang bernama satay pun diturunkan, dengan beringas kami membantai satu persatu dilahap habis hingga diakhir perjuangan kami pada menikmati kenikmatan yang disuguhkan oleh rekan rekan yang bersyukur lulus P3K melalui 'gibungan kuir'.
Astungkara semua berjalan lancar,semua riang gembira,walau berpisah tetep menyama dadi nyama di SMK Giri Pendawa,yang belum dapat jangan bersedih,mungkin belum takdirmu,semua butuh proses, karena hidup memang berproses untuk menjadi sukses agar nikmat hidup jadi beres sukses hingga akhuir kehidupan bukan hanya menjadi dagelan di tukang bondres.(manixs)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar