Jumat, 12 Januari 2024

SMK GIRI PENDAWA BERGIAT WUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Dalam usianya yang keXIII Yayasan Dan SMK Giri Pendawa merayakan ulang tahunnya dengan bersahaja dan sederhana namun tetap bersemangat,karena dilandasi oleh  swadarma dan swadikara  Yayasan dan warga Sekolah, sehingga tetep semangat berkarya seperti yang dituangkan dalam tema perayaan yaitu Melalui Ultah ke XIII Yayasan dan SMK Giri Pendawa,kita Berkarya Wujudkan Profil Pelajar Pancasila,ucap koordinator perayaan I Wayan Suiji sang Wakasek Humas,disela-sela perayaan ulang tahun.

Sementara itu ketua panitia perayaan ulang tahun ke XIII I Komang Pande Setiawan,A.Md melaporkan bahwa ultah kali ini  dihadiri oleh undangan dari unsur forkompinka,perbekel, bendesa, klian banjar adat dan dinas serta pecalang se desa Nongan,lembaga sejawat SMA/SMK, lembaga SMP negeri dan Satap se Kecamatan Rendang,Selat dan Sidemen, Stake holder dari Dunia Usaha seperti Tapa Agung,Lereng Agung,Maha Giri Hotel and Resort ,seluruh anggota yayasan dan komite,kami sampaikan terimakasih atas kehadirannya. Pada kesempatan ini saya laporkan bahwa ulang tahun kali ini dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi arti,kegiatan yang sudah kami lakukan sejak sabtu lalu adalah melaksanakan lomba-lomba sesuai kompetensi siswa seperti lomba making bad,towel creations untuk anak PH, sedangkan anak TB ada lomba set up table dan disert pletting ,kegiatan out bond ada tarik tambang,kelereng estapet,nyuun sokasi. juga ada bakti sosial sekitar sekolah dan Pura Dalem Kupa. Kegiatan puncak hari ini adalah perayaan ulang tahun ke XIII, kami berharap bapak camat,ketua yayasan dan stake holder dudi dapat ikut bersama-sama bapak kepala sekolah memotong tumpeng ulang tahun sebagai wujud syukur kami dalam mengabdikan diri di sekolah ini. selanjutnya saya laporkan bahwa dana yang dipakai dalam acara ini adalah sumbang sih para orang tua siswa dalam bentuk sumbangan komite,untuk itu kami sampaikan terimakasih kepada seluruh orang tua siswa.  Sebentar juga ada acara hiburan dari artis sengot dan liku cemplon dari Bangli,selanjutnya bapak kepala sekolah,bapak ketua Yayasan dan Bapak Camat agar berkenan memberikan sambutan dan wejangan untuk kemajuan sekolah kami,ujar Pande..

I Komang Sumarta,S.Pd,M.Pd selaku kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini kebetulan kamis,maka sesuai dengan pergub 80 tahun 2018 tentang bahasa dan sastra Bali,maka setiap hari kamis agar menggunakan bahasa Bali,antuk punika tityang jagi menggunakan bahasa campur-campur Indonesia Bali,bila perlu bapak camat malih jebos pasti malih jebos keajeng dados medaging basa inggris. Inggih pamekasnyane tityang angayu bagya,santukan ida dane sareng sami pamekasnyane, sampun presida nagingin uleman tityang,jagi iring tityang iriki ngaturang rahajeng,ring sira ?,ring sekolah tityang,ring yayasan niki,malih jebos manggala yayasan jagi ngerauhang indik yayasan. Yayasan sareng sekolah puniki sinarengang keadegang sampun mayusa telulas warsa,daweg puniki kependem pancadatu pinaka penemakuhan nangun padma lan sekolah iriki,daweg punika wau ketangun 2 lokal wantuan pemerintah alokal kewangun 0lih yayasan,sane mangkin sampun meweweh sayan nincap, minekadi wangunan Lab TB puniki wantuan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi Bali,dados sajeroning mapekeling wanti warsa kaping XIII puniki,tityang kulewarga ageng SMK Giri Pendawa ngaturang angayubagya,intinya bersyukur asapunika majeng ring Ida Sanghyang Widhi Waca pamekasnyane Ida Bhetara Dalem Panca Pendawa lan Ida Betara Dalem Kupa,taler Ida Bhetara Sri, miwah Ida Sanghyang Aji Saraswati taler Ida Bhetara Sesuhunan sami,santukan tityang sareng kulawarga ageng sami presida kaicen kahuripan presida mepengayah nitenin alit alit duene. Unjuk lungsur pemargin sekolah kerasayang,ritatkala wenten gering Copid 19,gunung meletus mawinan sisya sayan akedik kapolihang,nanging mangkin sampun ngawit nincap pikolihan sisya sane ngeranjing. Dukungan lan wantuan pemerintah,lembaga dunia usaha dan Industri,stake holder pendidikan sami pada nyokong,mawinan presida memargi antar,antuk punika tityang ngaturang suksma atas dukungan ida dane sareng sami. Malih jbos wenten pemotonagn tumpeng,indarang pretyaksaang tumpeng punika memuncuk lanying pinaka niasa,segi tiga dados baosang tri hita karana,ngiring pucukang manah iraga ring Ida Hyang Widhi,ngiring tincapang pasewitran ring sesama taler ring jagat semesta mangda mikolihang santi sekala niskala. Khusus ring wargi SMK Giri Pendawa,Guru-Pegawai,Sisya,reraman sisya naler para krama,ngiring nyikiang kayun kadi muncuk tumpeng,nyujur pikayun utama ngewangun Yayasan lan sekolah puniki mangda sayan nincap kapungkur wekas,antuk karya nyata kadi tema perayaan ulang tahun ke XIII puniki "Melalui HUT ke XIII Yayasan dan SMK Giri Pendawa,Kita Berkarya Wujudkan Profil Pelajar Pancasila" . untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya ucapkan SELAMAT kepada Yayasan dan SMK Giri Pendawa dalam usia  XIII tahun,semoga kedepannya semakin eksis dan mampu menghadapi tantangan zaman mellineal dan genzet untuk mewejudkan profil Pelajar pancasila. Selanjutnya kepada Bapak Ketua Yayasan dan bapak camat atau yang mewakili untuk berkenan memberikan arahan untuk kami pedomani dalam melaksanakan swadarma kami selanjutnya, terimakasih pungkas kepala sekolah.

Ketua Yayasan Giri Pendawa Jero Mangku Drs.I Ketut Sudana,M.Si dalam sambutannya menceritakan tentang sejarah berdirinya Yayasan dan SMK Giri Pendawa,dimana pada awal berdirinya terdiri dari 15 orang anggota tetapi satu orang mengundurkan diri sehingga sampai sekarang jumlahnya 14 orang. lima orang penggagas/perintis adalah Bapak Ngk.Putu Murtika(alm) diganti oleh putranya,kemudian Bapak Made Lumbung mahardi(alm) juga diganti oleh putranya , perintis yang masih ada sdr.bp.Drs.Dewa Putu Suaba,Bpk.Ngk Pt.Suarjana,S.Pd,M.Pd dan Bapak Komang Warsa,S.Pd,M.Si,M.Pd dan kami sepuluh orang lainnya. Walaupun 2 orang sudah menjadi Dewa Hyang,namun kami yakin dari alam sana beliau masih mencintai Yayasan dan Sekolah ini. Sekolah ini berdiri 2011 waktu itu masih meminjam lokasi di SD 4 Rendang di Singerata selama 2 tahun ,karena menunggu bangunan selesai ,dalam proses inilah perlu waktu karena merubah lahan basah menjadi lahan umum untuk sekolah,ini memang agak sulit,hampir putus asa ngurus ijinnya bolak balik,tapi bersyukurlah diakhir perjuangan ada jalan sehingga ijin bisa keluar. Tanahnya sudah dibantu oleh almarhum (bapaknya Pak Kadek Murtiana yang juga anggota Yayasan), sebagai bentuk kerjasama petiga sanan yang luas tanahnya kurang lebih 1,5 hektar sangat memenuhi syarat untuk membangun sekolah. Tiga tahun berturut turut kami dapat bantuan dari pusat dan terakhir Lab TB mendapat bantuan dari Provinsi,sehingga anak kami tidak lagi ujian di Manggis atau di Kubu seperti pengalaman awal kami. Sekarang sudah penguji datang ke sekolah dari assesor profesional dari PHRI dan tim penguji lainnya.  Bapak ibu semua,harapan kami terus berusaha untuk melengkapi pasilitas sekolah,juga bagaimana kami mempromosikan kepada masyarakat untuk sekolah kami,kami juga bersyukur karena disekitar kami ada stake holder yang membantu kami seperti Maha Giri,Lereng Agung,Tapa Agung dan sebagainya. Kami merasa bangga bahwa output SMK Giri Pendawa sudah banyak yang kerja ke luar negeri dan juga dalam negeri karena mentalnya bagus,kerja keras dan kreatif, walaupun namanya manusia tentunya satu dua ada juga yang masih  perlu dibina terutama attitude-nya. Kadang saat perpisahan banyak anak yang sudah tamat kelas XII tidak bisa hadir dalam acara lepas pisah,karena mereka sudah langsung bekerja,ini kebanggaan saya selaku ketua Yayasan,ujarnya. 

Terakhir Camat Rendang yang diwakili oleh I Wayan Sujati,yang juga praktisi pariwisata karena sebelum  jadi PNS pernah sebagai guide mengantar tamu di Besakih. Pria yang sedikit kocak ini juga pasih berbahasa Inggris sering melontarkan joke joke dengan berbahasa Inggris,bukan berarti beliaunya sombong tetapi itulah gayanya bila memberikan sambutan. Namun pada intinya Sujati berharap agar sekolah ini semakin maju dan sukses dalam mengantarkan anak anaknya kejenjang yang lebih bermartabat,karena itu attitude-nya perlu digembleng,karena anak anak zaman mellinial apalagi genzet itu perlu mendapat perhatian lebih ekstra,karena memang mereka lahir dizaman digital yang serba praktis berdasarkan logika dalam narasinya banyak diantara mereka tanpa menggunakan nalar,rasa dan karsa,karena memang pengaruh gadget,dunia ada ditelapak tangan yang dibuka oleh jari jemari,kita generasi X tidak bisa melawan itu, tapi marilah kita berusaha implementasikan konsep mendidik yang dikemukan oleh guru bangsa kita Ki Hajar Dewantoro yaitu ing arso sung tulodo,ing madyo mangun karso tut wuri handayani,. Pada awal sambutannya sujati minta maaf karena bapak camat tidak bisa hadir karena ada kesibukan di Pura Dalem Puri Besakih dalam acara Sabha Pitra yang dihadiri oleh sebagian besar umat Hindu di Bali,untuk itu beliau pak Sujati yang ditunjuk mewakili. Kepada para siswa Sujati mengharapkan agar ingat dengan waktu dan tidak bisa diputar balik,ingat petuah anak lingsir, taki takining sewaka guna widya artinya,siapkan diri untuk mencari ilmu pengetahuan yang berguna, mulai dari usia dini,ibaratnya waktu,jam 06 anak anak TK, jam 07 SD,jam 09 SMP jam 10 SMA/SMK,artinya apa, waktu itu terus berjalan,oleh karenanya pesan saya carilah ilmu /Knolage,,Apektif(Sikap) dan Psikumotor/Ketrampilan sebanyak banyaknya di jenjang ini atau disebut brahmacari asrama,persiapkan diri kalian agar matang menghadapi tantangan hidup,jangan hura hura,jangan buang buang waktumu semasih muda agar kelak kalian tidak menyesal. Zaman sekarang belajar tidak hanya disekolah tetapi maanfaatkan dunia digital dengan bijak,isi diri agar kalian mempunya wawasan yang luas,attitude yang bagus,kreatif,tanggungjawab,mandiri dan sebagainya seperti tema ulang tahun sekolah,kalian harus memiliki profil pelajar pancasila,sebagai sendi kehidupan kalian,niscaya kalian akan menjadi incaran orang orang baik di perhotelan,dunia industri dan sebagainya,bila perlu jadilah tamatan SMK yang mampu menciptakan lapangan kerja,maka kalian akan menjadi pahlawan negara karena mampu menampung tenaga kerja.then you will be a role model in society. You are great,you are successful in facing the challenges of your life. Lastly,happy thirteenth birthday to the Giri Pendawa Foundation and Vocational School,hopefully it will progress further. pungkas sujati.

Usai sambutan acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Yayasan dan Kepala SMK giri Pendawa, lanjut diberikan secara simbolis kepada Forkompinka,Stake holder Dudi,Perbekel dan Bendesa Nongan. acara puncak selesai dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba sekaligus penyerahan hadiahnya.  

Pemenangnya adaalah :


Hadiah dan piagam masing-masing diserahkan oleh Camat Rendang,Kapolsek,Danramil,Kepala Sekolah,Ketua Yayasan dan Perbekel serta Bendesa Nongan.(manixs)

 
Sambutan Kepala Sekolah

Penyerahan hadiah oleh Danramil Rendang

Salah satu hasil karya siswa

.Dewa Pt Suaba dan I Km.Warsa,S.Pd,M.Si,M.Pd tokoh pendiri Yayasan dan SMK Giri Pendawa

Pemotongan tumpeng ultah ke XIII oleh  Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah.

 
Pembacaan doa oleh Humas

 
Menyanyikan lagu Indonesia Raya

 
Tampak salah seorang pendiri yayasan Ngk Pt.Suarjana,S.Pd,M.Pd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar