Rapat rutin yang diselenggarakan tiap akhir bulan adalah agenda rutin di SMK Giri Pendawa,rapat yang dibuka Wakasek Humas I Wayan Suiji menyampaikan agenda rapat yang diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan arahan Kepala Sekolah I Komang Sumarta yang membahas tentang permasalahan pembelajaran,LPJ dan pembubaran panitia Hari Ulang Tahun sekokah ke XIII,Pembentukan Panitia PPDB tahun pelajaran 2024/2025,pelaksanaan upacara agama,lomba-lomba dan masalah siswa pindahan australia yang belum masuk dapodik. Dalam arahannya kepala sekolah menekankan agar pembelajaran disekolah jangan sampai terlalu sering kosong,kalau berhalangan mohon guru berkordinasi dengan guru piket untuk diberikan tugas pada siswa,celakanya guru ada,tetapi tidak mengajar sehingga siswa ribut berkeliaran karena jam kosong, kondisi ini sudah terditeksi oleh masyarakat khususnya orang tua siswa, hal ini akan menbawa dampak kurang baik terhadap penerimaan siswa tahun berikutnya. Mengatasi masalah ini saya minta kerjasama semua pihak dan bertanggungjawab terhadap tugasnya,agar image sekolah kita tidak jatuh gara-gara kelakuan guru yang bersangkutan. Saya menjumpai kasus bahwa ada salah satu dan mungkin beberapa guru di absen kehadiran ada menandatangani,tetapi di absen rekap guru mengajar yang dilaksanakan siswa ternyata yang bersangkutan tidak ada mengajar,ini artinya dia masuk tetapi tidak mengajar,mohon ini dicermati dan bisa introspeksi diri,karena apa yang kita lakukan disini, akan diketahui oleh masyarakat melalui cuitan siswa dirumahnya masing-masing. Pada intinya mari kita semua introspeksi diri dan bebenah diri agar melaksanakan tugas sesuai swadarma masing-masing, agar tidak menyusahkan orang lain,saya tidak banyak komentar karena kita sudah sama-sama dewasa.pungkas Sumarta.
Gst Ngr Mataram Wakasek Kurikulum menanggapi informasi yang diberikan kepala sekolah khususnya mengenai jam kosong,ia menyarankan agar pelaksanaan KBM dapat berlangung lancar,guru hendaknya terus dibina dan konfrontasi data kehadirannya,dengan bimbingan yang intensif dari kepala sekolah maka guru akan menjadi sadar akan swadarmanya sebagai pengajar dan kalau bisa diatasi dengan team taching artinya ketika ada guru tidak hadir,maka guru lain dapat menggantikannya sehingga tidak lagi ada istilah jam kosong. Mataram juga memaparkan tentang pelaksanaan UKKS dan UKKN yang sudah diambang pintu sudah siap alat dan bahan yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut,semuanya tergantung kaprodi masing masing. Sumber dana yang dibutuhkan adalah bersumber dari swadaya siswa sesuai hasil kesepakatan dalam rapat sosialisasi UKK bersama orang tua siswa kelas XII,ujarnya.
Dewa Putu Suaba selaku kaprodi perhotelan menginformasikan kesiapan menghadapi UKK karena secara teknis kami sudah siapkan termasuk asessor dari PHRI,semuanya sudah ready,tinggal Sabtu ini sebelum pelaksanaan UKK agar semua warga sekolah dilibatkan untuk mengadakan kebersihan lingkungan,karena kita akan menerima tamu. Sedangkan anak anak yang sedang mengikuti on the job training,ada beberapa masalah,utamanya masalah pindah tempat trening kami sudah selesaikan bersama waka humas kemarin dan sudah clear tetapi yang terakhir ada yang mau pindah tidak saya ijinkan, lapornya.
Selanjutnya Komang Pande Setiawan sebagai ketua HUT sekolah ,melaporkan bahwa pelaksanaan ulang tahun Yayasan dan Sekolah sudah berjalan lancar,atas bimbingan kepala sekolah dan kerjasama warga sekolah,walaupun diselenggarakan secara sederhana,namun agendanya cukup lengkap mulai dari lomba-lomba kompetensi keahlian dibidang perhotelan dan tataboga,juga bakti sosial serta lomba budaya dan praktek keagamaan. Sedangkan anggaran yang dihabiskan bersumber dari dana komite,mohon maaf laporannya sedang dibawa oleh bendahara yang hari ini tidak bisa hadir karena ada acara penting yang tidak bisa diwakilkan,ujarnya.
Akhirnya pada ruang tanya jawab Wakasek Sarpras Komang Wedana menanyakan tentang haknya sebagai wakasek,sudah berjalan satu setengah tahun belum dinikmati dan mengenai pintu FO yang dipecahkan siswa sudah dipesankan dan dalam proses pengerjaan ungkapnya. Kemudian I Made Agus Suciarta pendamping wakasek kesiswaan juga melaporkan tentang kondisi keuangan kesiswaan yang laporan dan keuangannya belum semuanya diterima dan akan dikordinasikan dengan wakasek dan pendamping lainnya yang sudah pindah ketempat lain.
Untuk menanggapi tentang hak wakasek yang belum diterima kepala sekolah mengkonfirmasi kepada bendahara gaji,dan yang bersangkutan secara finansial sudah menerima sama dengan waka lainnya, hanya saja SK kepada yang bersangkutan belum ada,ujar Sri Agustini. kepala sekolah juga meminta maaf atas belum diterimanya SK,tetapi astungkara secara hak finansialnya sudah. Pada kesempatan ini juga saya umumkan,bahwa untuk mengatasi pindahnya teman-teman yang sudah lulus P3K dan Wakasek kesiswaan sedang kosong,maka saya informasikan saudara I Made Agus Suciarta pendamping kesiswaan saya angkat sebagai Wakasek Kesiswaan,SK nya menyusul,sedangkan sebagai Ketua Panitia PPDB tahun pelajaran 2024/2025 saya tunjuk sdr I Wayan Gede Suarnata sesuai rancangan yang disampaikan oleh sdr wakasek humas tadi,ungkap kepala sekolah.
Setelah dikonfirmasikan dan dijawab dengan bijak oleh kepala sekolah,maka semua persoalan menjadi clear dan diterima oleh peserta rapat. Setelah rapat ditutup oleh waka humas,maka acara diakhiri dengan santap siang bersama(manixs).
.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar