Senin, 15 Januari 2024

SERBA SERBI MONITORING PRAKERIN

Prakerin adalah sebuah kegiatan wajib yang dilaksanakan di sekolah vokasional oleh para siswa yang menginjak kelas XI atau kelas XII pada kurikulum Merdeka Belajar,para siswa kelas X jenjang SMK diberikan teori tentang dunia usaha dan dunia industri,setelah mendapat teori dan praktek selama setahun atau dua tahun di sekolah,maka mereka diterjunkan secara nyata di dunia industri sesuai kompetensi masing masing siswa,apakah di house keeping,tata boga dan lain lainnya untuk melakukan job trening yang akan dibina langsung oleh trainer berpengalaman di tempatnya prakerin.

Demikian halnya dengan siswa siswi kelas XI SMK Giri Pendawa,tahun pelajaran 2023/2024 ini melaksanakan kegiatan di berbagai hotel dikawasan Kuta,Jimbaran,Sanur,Rendang,Selat dan Sidemen,Denpasar dll,yang sudah dimulai awal Januari 2024 bahkan bulan Desember 2023 juga sudah ada memulai,pembekalan sudah lengkap diberikan oleh masing-masing instruktur khususnya kepala program studi,sedah berkali-kali membrefing baik mengenai attitude,kedisiplinan,kesiapan kerja dan lainnya,namun ada juga beberapa siswa yang melanggar kedsepakatan. Hal ini terungkap ketika kami ditelpon oleh HRD Hotel Kuta Paradiso,dimana 2 orang anak didik kami dibilang minggat dari tempatnya trening,berselang dua hari kami panggil anak bersangkutan bersama orang tuanya,datang ke sekolah sabtu kemarin untuk dikonfirmasi. menurut pengakuan anak bersangkutan dia sudah menyampaiakan lewat pesan WA kepada seniornya,dan kami periksa HPnya memang benar sudah melapor tetapi tidak menghadap langsung bahkan name tage nya  dibawa pulang. setelah kami kepala sekolah ,koordinatro prakerin dan saya selaku Kaprodi mendengarkan alasan resignnya anak tersebut karena penyakit asma dan tidak kuat jauh dari orang tua dan sudah mendapat tempat trening di Camaya Villa di Padangaji,kebetulan juga ibunya bekerja disana, maka hari ini kami bersama koordinator mengajak kedua anak tersebut menghadap dan mengklarifikasi kejadian tersebut serta memintakan maaf kepada direktur trainernya bapak Made Arta dan senior trainernya Bp.Wayan Astika. bahkan menurut pak Astika ada salah seorang siswa yang sering tidak masuk dan info supervisornya,anak ini agak malas dan sering menggumam kelelahan,mendengar penjelasan tersebut kami langsung telpon dan konfirmasi anak tersebut dan berjanji besok akan melaksanakan tugas dengan baik,setelah dinasehati oleh kordinator prakerin,Ujar Kaprodi PH Drs.Dewa Putu Suaba.

Sementara itu Kordinator Prakerin I Wayan Suiji yang ditugaskan Kepala Sekolah untuk monitoring dan menyelesaikan masalah tersebu,pagi jam 06.46.sudah sampai di sekolah menunggu 2 orang siswa yang resign tersebut juga sambil mempersiapkan surat tugas bersama Kadek Ariawan staf TU, jam 07.09 Wita berangkat menuju lokasi dan sampai jam 09.30,tetapi karena ada metting maka kami menunggu hingga jam 11.20 baru bisa masuk dan ketemu dengan manager trainer.

Usai masalah di Kuta Paradiso jam 12.00 tim monev berangkat menuju Golden Tulip Jineng Resort Bali di Jalan Sunset Road disini kami juga menunggu kurang lebih 45 menit yang dikonfirmasikan oleh satpam tentang kedatangan kami,kemudian diterima oleh staf HRD Dwiyunita,kami sampaikan tentang tujuan kedatangan karena disini ada siswa trening sebanyak ada 5 orang siswa ,menurut Dwiyunita ,dan 2 orang yang ada dc-nya hingga 10 kali alasan jatuh dari sepeda motor.,yang lain sudah bertugas dengan baik.

Perjalanan kemudian berlanjut jam 13.30 menuju Shindu Beach Hotel,karena tidak tau jalan, menggunakan google map,ternyata diarahkan keselatan hingga hampir ke Jimbaran dan bolak balik dibawa kejalan sempit dan akhirnya kami bisa menembus Jl By Pas Ngurah Rai dan sampai di tujuan jam .15.30 ketemu dengan direktur marketing bapak Made Dwija yang menerima kami dan ketemu dengan si Agus Bintang Suardinata salah satu siswa trening,sedangkan Dewa Gede Karang Sucipta sedang off,satu lagi Ni Luh Pira Mirayanti ,kesannya cukup baik dan melaksanakan tugas dengan semangat,disini anak anak SMK Giri Pendawa yang bertugas cukup disiplin dan bertanggungjawab ujar seniornya.

Setelah mendapat jamuan jus campur campur dari Pak Dwija,kami pamit pulang jam 16.50 menuju Batu Bulan kerumah Pak Dewa dan sayapun pulang ke rumah tiba jam 18.00 Wita,Astungkara tugas hari ini dapat dilaksanakan,semoga anak anak yang lain bisa bertahan dan selesai melaksanakan kewajibannya,ujar Suiji.(manix).

 
Menunggu manajer training di Kuta Paradisso
Usai pembahasan,foto bersama Pak Made Arta (dir.trainer) dan Pk Made Astika trainer
 
Dwiyunita staf HRD Golden Tulip Jineng Resort Bali
Bersama Agus Bintang siswa trening

Bersama Pak MAde Dwija manajer marketing Sindhu Beach Hotel








Tidak ada komentar:

Posting Komentar