Kepala sekolah menerima kami dan menginformasikan acara pawiwahan keponakannya.
Diskusi ringan usai makan
Diskusi ringan dengan undangan
Menyama braya adalah tradisi yang dilaksanakan di keluarga SMK Giri Pendawa yang implementasinya dalam bentuk acara suka-duka ,semisal ketika ada salah satu keluarga yang menikah itu tergolong acara suka dan ketika ada keluarga yang sedih atau duka juga dilaksanakan seperti kematian,sakit dan sebagai-nya.Hal ini adalah wujud kekeluargaan dikalangan keluarga besar SMK Giri Pendawa,ditanya sumber dana,pengelola Suka Duka Braya Santhi Ni Wayan Melina Pebriani,SS mengatakan bahwa sumber dana dari suka-duka dari persentasa kegiatan dan atau sumbangan lain yang tidak mengikat. Mengenai yang mendapatkan bantuan adalah anggota yang bersangkutan 100%/Rp.500.000,-(lima ratus ribu rupiah), sedangkan suami/istri,orang tua dan anak bersangkutan mendapatkan 50 sd.75%,ungkap Peby.
Seperti kegiatan hari ini bertepatan dengan Hari Ibu,Jumat 22 Desember 2023 mendapat undangan dari bapak Kepala Sekolah dalam acara pernikahan keponakannya yang bernama I Kadek Suryadiva profesi ahli tatto, putra dari kakaknya kepsek yang bernama I Made Subada tinggal di Lombok profesi sebagai pemborong menyunting gadis asal Blayu,Tabanan yang bernama Ni Putu Sri Wahyuni karyawati hotel,hari ini upacara pawiwahannya sekaligus acara resepsi,maka kami hadir dan memberi ucapan selamat dan doa restu kepada mempelai dan keluarga yang berbahagia,diharapkan acaranya lancar dan menjadi keluarga yang sukinah,rukun bahagia selama hidupnya,pungkas Pebi mengakhiri perbincangannya dengan redaksi Gatra Humas.(manixs)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar