Rabu, 07 Oktober 2026

Siswa SMK Giri Pendawa Raih Juara 2 Lomba Making Bed Tingkat Bali Timur

Karangasem,Gatra Humas,07-10-2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Giri Pendawa. I Gede Arimbawa, siswa kelas XI P1, berhasil meraih juara II dalam lomba making bed yang diselenggarakan Monarch Candidasa pada 7 Oktober lalu.

Lomba tersebut diikuti belasan peserta yang merupakan siswa SMK dari berbagai sekolah di wilayah Bali Timur. Keberhasilan Arimbawa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus membuktikan bahwa siswa daerah mampu bersaing dan menunjukkan kompetensinya di bidang perhotelan.

I Gede Arimbawa lahir di Tegenan pada 23 Januari 2010. Ia merupakan putra pasangan Gede Astawa dan Ni Wayan Asih Armini, yang berasal dari Sawan, Buleleng. Saat ini keluarganya tinggal di Br. Dinas Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang.

Kepada redaksi Gatra Humas, Arimbawa mengungkapkan bahwa persiapannya menghadapi lomba mendapat bimbingan dari Kepala Program Studi Perhotelan (PH) SMK Giri Pendawa, Dewa Putu Suaba. Namun, menjelang pelaksanaan lomba, khususnya lima hari terakhir, ia lebih banyak melakukan latihan secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran di internet.

"Persiapan lomba dibimbing oleh Kaprodi PH, Bapak Dewa Putu Suaba. Namun lima hari terakhir saya lebih banyak berlatih secara mandiri melalui internet," ungkapnya.

Arimbawa menamatkan pendidikan dasar di SD 2 Menanga pada 2021. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 3 Rendang sebelum akhirnya menempuh pendidikan di SMK Giri Pendawa.

Menurutnya, kebiasaan hidup mandiri yang ditanamkan kedua orang tuanya sejak kecil menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakternya. Kesibukan kedua orang tuanya membuat Arimbawa terbiasa mengurus dan mengembangkan dirinya sendiri. Sang ayah bekerja sebagai salah satu kepercayaan bos di LA Resort & Restaurant, sedangkan ibunya bekerja sebagai resepsionis sekaligus menjadi salah satu karyawan perintis di restoran tersebut.

Tempaan tersebut, kata Arimbawa, membuat dirinya memahami arti penting kemandirian dan inisiatif. Ia meyakini bahwa seseorang harus memiliki prinsip dan kemauan dari dalam diri sendiri.

"Menurut saya, hidup harus punya prinsip dan kemauan sendiri. Kalau tidak ada kemauan dari dalam diri, apa pun yang kita lakukan tidak akan ada gairahnya," ujarnya.

Ia pun mengajak teman-temannya agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan. Baginya, tantangan harus dihadapi, bukan dihindari, karena pengalaman menghadapi tantangan akan menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan di masa depan.

"Jangan cengeng menghadapi masalah. Tantangan harus dihadapi, bukan dihindari, karena itu akan menentukan cara kita menghadapi tantangan di masa depan. Kita harus mandiri karena tidak selamanya bisa bergantung kepada orang tua," katanya.

Arimbawa juga menekankan pentingnya inisiatif untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi, baik ada maupun tidak ada guru yang mengawasi.

"Bagi saya, ada atau tidak ada guru, disuruh atau tidak disuruh, kita harus punya inisiatif untuk mengisi diri agar memiliki kompetensi. Dengan keterampilan, skill, dan knowledge yang kita punya, kita akan memiliki branding. Ketika kemampuan kita dibutuhkan orang, uang akan datang. Atau kita bisa mengelola potensi yang ada sehingga memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain," tuturnya.

Menutup wawancaranya, Arimbawa menyampaikan pesan kepada sahabat dan teman-temannya agar terus belajar, membangun disiplin, serta membiasakan diri melakukan hal-hal positif.

"Ayo kita semangat belajar, biasakan disiplin diri, pupuk skill kehidupan, dan biasakan melakukan hal-hal baik sehingga kita membangun karakter yang baik. Dengan begitu, di masa depan kita tidak kelimpungan menghadapi kehidupan," pesannya.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk mendengarkan nasihat dan arahan para guru karena guru dinilainya telah lebih dahulu mengalami berbagai tantangan dan pahit getir kehidupan.

"Dengarkan nasihat dan arahan guru, karena beliau sudah lebih dulu mengalami pahit getirnya kehidupan. Astungkara kita bisa sukses ke depannya dan tidak merepotkan orang lain," pungkasnya. (manixs)

Arimbawa saat akan berangkat lomba

Foto bersama peserta dan dewan juri

Hasil kreasi making bad Gde Arimbawa

Saat menerima hadiah

Urutan juara

Foto bersama saat diberi ucapan selamat
dari kiri Kepala Sekolah,Pengawas manajerial Provinsi Bali,Gd.Arimbawa,
Ayu juara plating disert dan kaprodi Perhotelan

Arimbawa saat usai menerima hadiah pada puncak peringatan hari sumpeh pemuda 28 Oktober 2026









Tidak ada komentar:

Posting Komentar