SMK Giri Pendawa melaksanakan upacara Piodalan Saraswati II Tahun 2026 di Padmasana dan Gedong Linggih Sanghyang Aji Saraswati pada Sabtu, 30 Oktober 2026, bertepatan dengan Saniscara Umanis Watugunung. Piodalan yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali ini menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memohon anugerah ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan tuntunan dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Ketua Panitia, I Wayan Gede Suarnata, menyampaikan bahwa persiapan piodalan kali ini terbilang cukup singkat. Panitia baru dibentuk empat hari sebelum pelaksanaan, namun seluruh anggota langsung bergerak melakukan berbagai persiapan. Mulai 28 Oktober, kegiatan difokuskan pada pemesanan banten dan babi guling, latihan tari dan gong, pemasangan busana, hingga pembuatan penjor sehari sebelum puncak upacara.
Meski persiapan berlangsung dalam waktu terbatas dan kondisi cuaca kurang mendukung, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan upacara yang semula direncanakan pukul 08.00 WITA sempat mengalami sedikit keterlambatan akibat hujan.
Suarnata juga menyampaikan bahwa piodalan kali ini memiliki keistimewaan tersendiri karena untuk pertama kalinya upacara dipuput oleh Gusti Mangku Adi Sandi Putra, pemangku dari lingkungan sekolah. Biasanya, upacara dipimpin oleh Jero Mangku Dalem. Penggunaan pemangku lokal tersebut dilakukan agar pelaksanaan upacara dapat berlangsung lebih pagi dan menyesuaikan kondisi serta kesiapan panitia.
Sementara itu, Ni Made Sri Agustini selaku bendahara kegiatan yang juga Kepala Tata Usaha menyampaikan bahwa anggaran yang tersedia sebesar Rp8 juta masih belum mencukupi seluruh kebutuhan upacara. Biaya banten pokok mencapai sekitar Rp3 juta, babi guling sekitar Rp2 juta, serta perlengkapan upakara dan sarana pendukung lainnya, termasuk pembelian lapan, sekitar Rp2,4 juta.
Untuk menyiasati keterbatasan anggaran tersebut, panitia mengajak guru dan pegawai yang berkenan untuk turut menghaturkan pejati. Respons positif pun ditunjukkan oleh warga sekolah sehingga terkumpul sebanyak 22 pejati yang sangat membantu kelancaran pelaksanaan upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Kegiatan yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, mewakili Kepala SMK Giri Pendawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan pegawai yang telah berpartisipasi aktif, para siswa yang dengan tulus ngayah melalui persembahan tari, serta I Made Ariawan selaku pembina ekstrakurikuler tabuh yang telah mendampingi persiapan pementasan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMK Giri Pendawa yang telah mengambil bagian sesuai kemampuan dan perannya masing-masing sehingga piodalan dapat terlaksana dengan baik.
"Semoga yadnya tulus kita mendapat anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Lebih dari itu, semoga kebersamaan ini semakin mempererat persatuan keluarga besar SMK Giri Pendawa, seluruh warga sekolah selalu rukun, anak-anak semakin mampu mendengarkan, menghormati, dan melaksanakan harapan serta nasihat para guru," ungkapnya.
Pelaksanaan Piodalan Saraswati ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran spiritual bagi peserta didik untuk menumbuhkan nilai sraddha dan bhakti, ketulusan dalam ngayah, serta rasa kebersamaan dan gotong royong.
Melalui momentum suci ini, keluarga besar SMK Giri Pendawa berharap senantiasa memperoleh tuntunan dan anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya Dewi Saraswati sebagai manifestasi Tuhan dalam memberikan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan, sehingga seluruh warga sekolah dapat terus berkembang dalam ilmu, karakter, dan pengabdian.(manixs)
.jpeg)

.jpeg)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar