Penataan kembali penggunaan Anggaran Belanja Sekolah di SMK Giri Pendawa tahun 2023 dibahas dalam Rapat Perubahan Anggaran yang dipimpin oleh Kepala SMK Giri Pendawa diikuti oleh manajemen pimpmpinan sekolah,para Waka,Kaprodi,KTU dan Bendahara BOS. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menyatukan persepsi dalam penggunaan anggaran secara akuntable,transparan dan kredibelitas. Prinsip ini harus dipegang teguh oleh saudara-saudara sekalian,karena ini uang negara harus betul-betul dipertanggungjawabkan,saudara bendahara agar melengkapi administrasi penggunaan anggaran,karena jikalau ada monitoring akan mudah kita pertanggungjawabkan. Saya selaku pimpinan selaku penanggungjawab wajib tau kemana arah penggunaan anggaran,oleh karena itu kita rapat hari ini agar dana yang disalurkan pemerintah kepada sekolah kita tepat sasaran dan tepat waktu. Jumlah siswa sedikit maka anggaranpun kita peroleh sedikit,untuk itu skala prioritas dan urgensitas kita utamakan untuk kepentingan bersama. Dari masing-masing bidang agar memaparkan kebutuhannya,nanti kita simak dan kita putuskan bersama berdasarkan skala prioritas tadi,dana yang bisa dialokasikan sekitar 166 jutaan, ungkap Km.Sumarta,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Sekolah.
Rapat yang dipandu oleh I Wayan Suiji Waka Humas SMK Giri Pendawa memberikan kesempatan kepada masing-masing bidang antara lain:
Bendahara BOS Tia Setiani memaparkan tentang keberadaan keuangan yang digunakan selama tahun 2023 dan menyampaikan dana yang masih bisa diresecdule kurang lebih sebesar 166.juta lebih,silahkan dianggarkan ulang untuk membiayai keperluan masing-masing bidang,kita harapkan minggu ini bisa selesai,pintanya.
Waka Kurikulum Gst.Ngrh Mataram,S.Pd,M.Si menyampaikan karena terbatasnya anggaran maka skala prioritas diutamakan kepada bidang Tata Boga dan Perhotelan untuk melengkapi alat-alat yang dibutuhkan dalam kegiatan praktek siswa,sebab di tahun mendatang tidak mungkin akan membeli alat tersebut mengingat jumlah siswa terbatas. sedangkan kebutuhan kurikulum agar dianggarkan dalam kegiatan UAS dan pengadaan buku pegangan guru,ungkap Mataram.
Sementara itu Dewa Putu Suarya,SE kaprodi Tata Boga juga menyampaikan perencanaan pengadaan peralatan yang urgen di tata boga seperti kunci keamanan tabung gas,pengadaan air bersih yang kadang tersendat dan alat-alat lainnya,sedangkan bahan praktek anak-anak yang bawa dan sisanya ditaruh di kulkas akan digunakan praktek berikutnya,kalau bp ibu mau masak silahkan gunakan alat tapi jangan mengambil bahan dari Kulkas agar anak-anak tidak komplin,pintanya.
Bidang Perhotelan menyampaikan bahwa kebutuhan di perhotelan cukup banyak agar memenuhi kwalifikasi,beberapa alat sudah banyak yang tidak layak pakai itu harus diupgrade,perincian kami dari Perhotelan butuh dana sekitar 76 juta,kalau tidak memungkinkan kami revisi ulang ungkap Kaparodi Perhotelan Dewa Putu Suaba didampingi IGNR Sandi Adi Putra SE.
Bidang kesiswaan diwakili oleh pendampingnya I Made Agus Suciarta,S.Pd. menyampaikan kebutuhan mendesak adalah agenda pemilihan pengurus OSIS di bulan Desember dan pengiriman lomba seperti lomba catur ke Undiksa dll.
Waka Sarana Prasarana yang diwakili pendampingnya I Gusti Ngurah Gde Adnyana,SE merencanakan perbaikan Front Office ,WC,CCTV dan pipanisasi air PDAM.dan dalam waktu dekat akan memperbaiki sarana yang vital,ucapnya.
KTU Ni Made Sri Agustini meminta agar struktur organisasi sekolah dibuat dan bel pergantian pelajaran yang sudah lama mati untuk segera diperbaiki.
Usai diskusi,Suiji meminta kesepakatan batas waktu untuk pengumpulan perencanaan anggaran lengkap dengan nilai nominalnya dari masing-masing bidang, hasil diskusi menyepakati pengumpulan berkas masing-masing bidang paling lambat hari Rabu,27 September 2023 dan bendahara akan meramu paling lambat Sabtu 30 September 2023 bisa diselesaikan,itu kesepakatannya ujar suiji sekaligus menutup acara pertemuan.(manixs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar